Perancangan Brand Identity Kawasan Wisata Romokalisari Adventure Land di Surabaya
Perancangan Brand Identity Kawasan Wisata
Romokalisari Adventure Land di Surabaya
Swesti Anjampiana Bentri1, Karina Angelina Putra2, Marceline Brenda3,
Debrina Natasha Noelia4, Louis Jericho Senjaya5, Putra Elroi Valentino6
Institusi Informatika Indonesia, Surabaya
Abstrak
Romokalisari Adventure Land memiliki potensi menjadi destinasi wisata
yang tinggi, namun banyak wisatawan yang berkunjung terhitung
rendah dikarenakan kurangnya promosi dari Romokalisari Adventure
Land dan media pendukung yang sudah ada namun belum memadai
untuk mendapatkan perhatian masyarakat sehingga Romokalisari
Adventure Land dapat mengalami masalah serius karena kurangnya
pendapatan yang dapat berujung kesulitan dalam mempertahankan
kualitas fasilitas, menutupi biaya operasional, dan kurangnya
pemeliharaan. Perancangan ini ditujukkan untuk merancang Brand
Identity kawasan wisata Romokalisari Adventure Land. Metode yang
digunakan merupakan identifikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi. Hasil
penelitian ini berupa perancangan brand identity kawasan wisata
Romokalisari Adventure Land diikuti dengan terciptanya media
pendukung dan merchandise. Perancangan ini bertujuan untuk
meningkatkan informasi tentang keberadaan tempat wisata tersebut agar
lebih dikenal oleh masyarakat dengan merancang dan memperbaiki
media identitas agar lebih sesuai dan menarik bagi pengunjung.
Kata kunci: branding destination, Romokalisari Adventure Land,
Surabaya Barat.
Abstract
Romokalisari Adventure Land has the potential to become a high tourist
destination, but the number of tourists visiting is low due to the lack of
promotion from Romokalisari Adventure Land and existing supporting
media but has not been able to get public attention so that Romokalisari
Adventure Land can experience serious problems due to reduced
income. can end difficulties in maintaining facility quality, covering
operational costs, and hampering maintenance. This design is aimed at
designing the Brand Identity of the Romokalisari Adventure Land tourist
area. The methods used are identification, synthesis, analysis and
evaluation. The results of this research are in the form of designing a
brand identity for the Romokalisari Adventure Land tourist area
followed by the creation of supporting media and merchandise. This
design aims to increase information about the existence of these tourist
attractions so that they are better known to the public by designing and
Swesti Anjampiana Bentri, Institut Informatika Indonesia, Surabaya.
.
167
improving identity media to make them more suitable and attractive to
visitors.
Keywords: destination branding, Romokalisari Adventure Land, West
Surabaya.
PENDAHULUAN
Taman Rekreasi menurut Mullins dan Feild (2020) adalah suatu area atau
kompleks yang dirancang dan diatur untuk tujuan rekreasi dan hiburan. Taman
rekreasi biasanya menawarkan berbagai macam fasilitas dan atraksi yang ditujukan
untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pengunjung. Taman rekreasi dapat
mencakup wahana permainan, atraksi alam, area piknik, taman bermain, area
olahraga, dan fasilitas lainnya. Surabaya dikenal sebagai kota pahlawan yang populer
di kalangan masyarakat dengan banyaknya tempat wisata seperti Patung Sura Baya,
Tugu Pahlawan, Wisata Pecinan Kembang Jepun Kya-kya dan masih banyak lagi.
Kebanyakan tempat wisata yang disebutkan diatas menyuguhkan pemandangan serta
wahana permainan ringan. Temat-tempat wisata tersebut diatas masih belum
menyediakan wahana permainan yang menguji adrenalin. Hal ini membuat
masyarakat kota Surabaya harus berkunjung ke kota lain untuk mendapatkan
pengalaman bermain wahana pemicu adrenalin.
Satu-satunya taman rekreasi menguji adrenalin yang terdapat di Surabaya
adalah Romokalisari Adventure Land. Destinasi wisata ini berlokasi di jalan
Romokalisari I, Kecamatan Benowo, Surabaya yang diresmikan pada tanggal 25
September 2022. Romokalisari Adventure Land menyediakan berbagai macam
wahana seperti ATV, sepeda air, sekoci, kano, jetski, wisata perahu, dan lintasan
berkuda. Romokalisari Adventure Land sendiri sudah berdiri sejak 1999 tetapi belum
dilengkapi area wahana seperti sekarang ini. Area tersebut direvitalisasi oleh
pemerintah dan dijadikan tempat berkembangnya UMKM dan mempekerjakan
masyarakat berpenghasilan kecil.
Romokalisari menjadi jawaban penduduk Benowo dan sekitarnya untuk
mengembangkan usaha mereka. Namun para pekerja di sana kurang efektif dalam
mempromosikan tempat wisata tersebut. Menurut Morissan (2007) promosi
didefinisikan sebagai koordinasi dari seluruh upaya yang dimulai pihak penjual
168
ARTIKA Vol.7,No.2 November (2023)
ISSN 2355-8121, EISSN 2549-7251
untuk membangun berbagai saluran informasi dan persuasi untuk menjual barang
dan jasa atau memperkenalkan suatu gagasan. Sedangkan strategi promosi menurut
Lamb (2009) adalah rencana untuk penggunaan yang optimal dari elemen-elemen
promosi: periklanan, hubungan masyarakat, penjualan pribadi, dan promosi
penjualan.
Minimnya
pengetahuan
masyarakat
mengenai
Romokalisari
menyebabkan kurangnya minat dan kesadaran untuk mengunjungi tempat tersebut.
Selain itu, Romokalisari Adventure Land juga dapat mengalami masalah serius
karena kurangnya pendapatan yang dapat mengakibatkan kesulitan dalam
mempertahankan kualitas fasilitas dan menutupi biaya operasional.
Upaya dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap Romokalisari
Adventure Land, membutuhkan identitas visual yang tepat. Mulai dari membenahi
desain yang terpampang untuk menarik perhatian masyarakat, logo, papan penunjuk,
peta, merchandise, dan sebagainya. Tindakan-tindakan tersebut merupakan upaya
yang efektif untuk mengembangkan Romokalisari Adventure Land agar usaha
masyarakat tetap memiliki tempat untuk melanjutkan usaha dan menyokong
masyarakat Surabaya sekitar Benowo yang berpenghasilan rendah untuk terus
berkarya.
KAJIAN TEORI
Brand
Menurut Wheeler (2009:16), makna brand dapat berubah sesuai dengan
konteksnya. Kadang brand sebagai kata benda, kadang sebagai kata kerja. Kadang
menjadi sama dengan nama perusahaan, pengalaman perusahaan dan harapan
konsumen. Keberadaan setiap brand adalah unik dan mempunyai perbedaan satu
dengan yang lainnya. Masyarakat umum menganggap brand sama dengan logo,
merek, atau nama entitas. Semua bersifat fisik semata. Padahal sebenarnya brand
lebih merupakan rangkuman pengalaman dan asosiasi terhadap sebuah entitas, jadi
jauh lebih dalam dari sekedar fisik saja. Brand menjadi salah satu yang paling
mempengaruhi dikenalnya produk/jasa oleh masyarakat. Adanya brand membantu
masyarakat untuk mengenali produk/jasa yang ditawarkan.
Swesti Anjampiana Bentri, Institut Informatika Indonesia, Surabaya.
.
169
Brand Identity
Bagian lain dari sebuah brand adalah asosiasi pengikat identitas yang ada di
dalamnya, sebagai upaya mengenalkan produk/jasa yang ditawarkan. Menurut
Ghodeswar (2008), brand identity adalah asosiasi merek yang unik yang
menunjukkan janji kepada konsumen. Agar menjadi efektif, identitas merek perlu
beresonansi dengan konsumen, mem (...truncated)