PESAN DAKWAH DALAM KIRAB BUDAYA MALAM 1 SURO KRATON KASUNANAN SURAKARTA

HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam, Oct 2019

AbstrakInteraksi Islam dan budaya lokal menghasilkan akulturasi budaya yang lestari di tengah masyarakat. Produk akulturasi budaya tersebut membawa pesan-pesan dakwah baik yang tersirat maupun tersurat. Artikel ini mencoba mendeskripsikan pesan-pesan dakwah yang ada pada budaya Kirab Malam 1 Suro Kraton Kasunanan Surakarta. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif ditemukan bahwa unsur-unsur Islam yang terkandung dalam Kirab Pusaka di antaranya adalah symbol atau perlambang pada peralatan, sesaji dan doa yang digunakan dalam proses Kirab Pusaka. Hal inilah yang disebut dengan pesan dakwah. Kata Kunci : Pesan Dakwah, Dakwah Kultural, Kirab Budaya 1 Suro, Kasunanan Surakarta

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.uinsyahada.ac.id/index.php/Hik/article/download/1329/pdf_43

PESAN DAKWAH DALAM KIRAB BUDAYA MALAM 1 SURO KRATON KASUNANAN SURAKARTA

PESAN DAKWAH DALAM KIRAB BUDAYA MALAM 1 SURO KRATON KASUNANAN SURAKARTA Akhmad Anwar Dani Program Studi Manajemen Dakwah IAIN Surakarta (E-mail: ) Siti Chotijah Program Studi Manajemen Dakwah IAIN Surakarta (E-mail: ) Abstract The interaction of Islam and local culture resulted in acculturation of a sustainable culture in the community. This cultural acculturation product carries both the implied and explicit messages. This article tries to describe da'wah messages that are in the Kirab Malam 1 Suro Kraton Surakarta culture. By using descriptive qualitative methods it was found that the elements of Islam contained in the Heritage Kirab include symbols or symbols on equipment, offerings and prayers used in the Heritage Kirab process. This is what is called the missionary message. Keywords: Da'wah Message, Cultural Da'wah, Culture Kirab 1 Suro, Surakarta Sunanate Abstrak Interaksi Islam dan budaya lokal menghasilkan akulturasi budaya yang lestari di tengah masyarakat. Produk akulturasi budaya tersebut membawa pesanpesan dakwah baik yang tersirat maupun tersurat. Artikel ini mencoba mendeskripsikan pesan-pesan dakwah yang ada pada budaya Kirab Malam 1 Suro Kraton Kasunanan Surakarta. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif ditemukan bahwa unsur-unsur Islam yang terkandung dalam Kirab Pusaka di antaranya adalah symbol atau perlambang pada peralatan, sesaji dan doa yang digunakan dalam proses Kirab Pusaka. Hal inilah yang disebut dengan pesan dakwah. Kata Kunci : Pesan Dakwah, Dakwah Kultural, Kirab Budaya 1 Suro, Kasunanan Surakarta 60 Pesan Dakwah Dalam Kirab Budaya… (Akhmad Anwar Dani dan Siti Chotijah) 61 A. Pendahuluan Islam memiliki nilai yang universal dan absolut sepanjang zaman. Namun demikian Islam sebagai dogma tidak kaku dalam menghadapi zaman dan perubahannya. Islam selalu memunculkan dirinya dalam bentuk yang luwes, ketika menghadapi masyarakat yang dijumpainya dengan beraneka ragam budaya, adat kebiasaan atau tradisi. Islam merespon budaya lokal, adat/tradisi di manapun dan kapanpun, dan membuka diri untuk menerima budaya lokal, adat/tradisi sepanjang budaya lokal, adat/tradisi tersebut tidak bertentangan dengan spirit nash Al-Quran dan AsSunnah. Bahkan Islam mampu mentransformasi nilai-nilai yang dimilikinya ke dalam berbagai budaya yang bersinggungan dengannya, mengakulturasi budaya lokal menjadi lebih baik dan bermakna.1 Salah satu tradisi budaya yang dipengaruhi Islam adalah kirab pusaka keraton yang diadakan setiap malam 1 Suro atau 1 Muharam. Peringatan tahun baru Jawa atau 1 Suro merupakan penanda pergantian tahun menurut penanggalan Jawa.Tanggal 1 Suro diperingati tepat dengan 1 Muharram atau Asyuro. Sebutan Asyuro dari bahasa Arab dalam dialek masyarakat Jawa berubah jadi Suro. Kirab pusaka Keraton Solo yang diselenggarakan setiap malam 1 Suro merupakan tradisi Jawa yang sudah mengalami proses akulturasi dengan kebudayaan Islam. Dalam istilah kebudayaan, akulturasi merupakan proses pertukaran benda-benda budaya, adat istiadat, dan kepercayaan yang dihasilkan dari kontak antara bangsa-bangsa yang berbeda-beda latar belakang kehidupannya.2 Sebagai budaya yang mengalami akulturasi dengan agama Islam, upacara ritual tahunan kirab pusaka Keraton Solo 1 Suro tidak lepas dari pengaruh budaya Islam. Artinya, ada nilai-nilai Islam yang masuk di dalamnya. Hal ini sebagaimana yang diungkapkan oleh Jalaludin bahwa, tradisi yang sudah berakar ada di pulau Jawa mengandung nilai-nilai yang sangat penting yang berkaitan erat 1. Masykurotus Syarifah, “Budaya Dan Kearifan Dakwah,” al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi 1, no. 1 (June 8, 2016): 23, accessed December 12, 2017, http://ejournal.iainsurakarta.ac.id/index.php/al-balagh/article/view/43. 2. Syah, “Akulturasi Islam Dan Budaya Lokal Kajian Historis Sejarah Dakwah Islam Di Wilayah Rejang.” 62 HIKMAH, Volume 13 Nomor 1, Juni 2019, h. 60-74 dengan agama yang dianut oleh masyarakat atau pribadi-pribadi pemeluk agama tersebut3. Sebagian besar masyarakat Jawa telah memiliki suatu agama secara formal, namun dalam kehidupan masih nampak adanya suatu sistem kepercayaan yang masih kuat dalam kehidupan religinya, seperti kepercayaan terhadap adanya dewa, makhluk halus, atau leluhur. Semenjak manusia sadar akan keberadaannya di dunia, sejak saat itu pula ia mulai memikirkan akan tujuan hidupnya, kebenaran, kebaikan, dan Tuhannya 4. Masyarakat Jawa yang menganut Islam Kejawen dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari juga dipengaruhi oleh keyakinan, konsep-konsep, pandangan-pandangan, nilai-nilai budaya, dan norma-norma yang kebanyakan berada di alam pikirannya. Menyadari kenyataan seperti itu, maka orang Jawa terutama dari kelompak kejawen tidak suka memperdebatkan pendiriannya atau keyakinannya tentang Tuhan. Mereka tidak pernah menganggap bahwa kepercayaan dan keyakinan sendiri adalah yang paling benar dan yang lain salah. Sikap batin yang seperti inilah yang merupakan lahan subur untuk tumbuhnya toleransi yang amat besar baik di bidang kehidupan beragama maupun di bidangbidang yang lain5. Sebagai sebuah kenyataan sejarah, agama dan kebudayaan dapat saling mempengaruhi karena keduanya terdapat nilai dan simbol. Agama adalah simbol yang melambangkan nilai ketaatan kepada Tuhan. Kebudayaan juga mengandung nilai dan simbol supaya manusia bisa hidup di dalamnya. Agama memerlukan sistem simbol, dengan kata lain agama memerlukan kebudayaan agama. Tetapi keduanya perlu dibedakan. Agama adalah sesuatu yang final, universal, abadi (perennial) dan tidak mengenal perubahan (absolut). Sedangkan kebudayaan bersifat partikular, relatif dan temporer. Agama tanpa kebudayaan memang dapat berkembang sebagai agama pribadi, tetapi tanpa kebudayaan agama sebagai kolektivitas tidak akan mendapat tempat. 3 Jalaluddin, Psikologi Agama (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1998). 4 Koentjaranigrat, Manusia Dan Kebudayaan Di Indonesia (Jakarta: Djambatan, 1999). 5 Ibid. Pesan Dakwah Dalam Kirab Budaya… (Akhmad Anwar Dani dan Siti Chotijah) 63 Dakwah merupakan upaya untuk menumbuhkan kecenderungan dan ketertarikan pada apa yang diserukan, yakni Islam. Oleh karena itu, dakwah tidak hanya terbatas pada aktivitas lisan semata tetapi mencakup seluruh aktivitas manusia dan perbuatan yang ditunjukkan dalam rangka menumbuhkan kecenderungan dan ketertarikan pada lisan-lisan. Selain itu, Tuti Alawiyah dalam tulisannya mengatakan bahwa dakwah adalah seruan atau ajakan keinsyafan atau usaha mengubah situasi ke situasi yang lebih baik dan sempurna, baik terhadap pribadi maupun masyarakat. Perwujudan dakwah bukan sekedar usaha peningkatan pemahaman keagamaan saja, tetapi juga menuju sasaran yang lebih luas. Apabila pada sekarang ini, harus lebih efektif menuju kepada pelaksanaan ajaran Islam secara menyeluruh dalam berbagai aspek kehidupan 6. Akulturasi budaya lokal dan ajaran Islam telah menjadi kajian sejak lama di Indonesia. Tidak hanya di jawa, namun juga di berbagai wilayah nusantara. Diantaranya akulturasi budaya yang terja (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.uinsyahada.ac.id/index.php/Hik/article/download/1329/pdf_43
Article home page: https://jurnal.uinsyahada.ac.id/index.php/Hik/article/view/1329/pdf_43

Dani Akhmad Anwar. PESAN DAKWAH DALAM KIRAB BUDAYA MALAM 1 SURO KRATON KASUNANAN SURAKARTA, HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam, 2019, pp. 60-74,