PENGGAMBARAN DISTOPIA DALAM SENI INTERAKTIF
ISSN : 2355-9349
e-Proceeding of Art & Design : Vol.10, No.4 Agustus 2023 | Page 6044
PENGGAMBARAN DISTOPIA DALAM SENI INTERAKTIF
DYSTOPIAN DEPICTION IN INTERACTIVE
Erik Montela1, Iqbal Prabawa Wiguna2 , Cucu Retno Yuningsih3
1,2,3 Seni Rupa, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom, Jl. Telekomunikasi No 1, Terusan Buah Batu –
Bojongsoang, Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 40257
, ,
Abstrak: Perkembangan teknologi dalam 100 tahun begitu banyak perubahan di dunia,
teknolog yang membuat prilaku manusia semakin berubah, manusia lebih dipermudah
oleh teknologi dari hal kecil salah satunya berkomunikasi jarak jauh di zaman sekarang
lebih dipermudah dibandingkan 100 tahun yang lalu. Namun teknologi tidak sepenuhnya
baik bagi umat manusia tetapi banyak masalah – masalah baru yang muncul, yang sangat
terasa yaitu perubahan iklim begitu cepat salah satu penyebabnya teknologi itu sendiri
yang menyebabkan polusi seperti mobil dan penggunaan listrik yang begitu besar banyak
alam menjadi korban untuk kebutuhan teknologi. Suhu perkotaan semakin hari semakin
terasa panas dan polusi semakin parah, banyaknya bangunan tinggi yang menggunakan
kaca dan kendaraan yang masih banyak menggunakan bahan bakar yang tidak ramah
lingkungan membuat polusi semakin parah. Melihat di zaman sekarang polusi sudah
terasa parah dan suhu udara semakin parah, tidak terbayang dalam 100 tahun kedepan
akan menjadi seperti apa dunia kalau tidak ada penemuan teknologi yang benar – benar
ramah lingkungan. Walaupun sekarang banyak penemuan baru dengan energi yang
terbarukan akan tetapi belum benar – benar 100% ramah lingkungan.
Kata-kata Kunci : masa depan, distopia, teknologi, kerusakan lingkungan, seni interaktif
Abstract: Technological developments in 100 years have seen so many changes in the
world, technology has changed human behavior, humans are made easier by technology
from small things, one of which is communicating remotely in today's world easier than
100 years ago. But technology is not entirely good for mankind but many new problems
are emerging, which are very pronounced, namely climate change is so fast, one of the
causes is technology itself that causes pollution such as cars and the use of electricity is so
large that many nature are victims of technological needs. The temperature of the city is
getting hotter day by day and the pollution is getting worse, the number of tall buildings
that use glass and vehicles that still use a lot of fuel that is not environmentally friendly
make the pollution worse. Seeing today's pollution is already severe and the air
temperature is getting worse, it is unimaginable in the next 100 years what the world will
be like if there is no technological invention that is truly environmentally friendly. Although
now there are many new discoveries with renewable energy, but it is not really 100%
environmentally friendly.
ISSN : 2355-9349
e-Proceeding of Art & Design : Vol.10, No.4 Agustus 2023 | Page 6045
Keywords: future, dystopia, technology, environmental damage, interactive art
PENDAHULUAN
Waktu begitu cepat berbarengan dengan berkembangnya teknologi
seperti mobil zaman sekarang semakin canggih tidak seperti pertama kali
ditemukan, tidak hanya mobil yang semakin berkembang banyak tekonlogiteknologi yang juga berkembang. Setelah melihat teknologi semakin berkembang
apakah manusia sebagai yang membuat teknologi semakin berkembang juga ikut
berkembang pemikirannya. Di buku
homo deus Yuval Noah Harrari
mempertanyakan. <Dunia seperti apa yang diciptakan manusia? Bagaimana
manusia begitu yakin bahwa mereka tidak hanya menguasai dunia, tetapi juga
memberinya makna? Bagaimana humanism menyembah manusia menjadi agama
yang paling penting? (Harari, 2015)= Seperti yang ditanyaka Yuval Noah Harari
dalam buku Homo Deus, manusia akan terus berusaha untuk mencapai satu tujan
yang baik dengan caranya masing – masing tetapi manusia lupa dengan yang
memberinya segala kebutuhan yaitu alam itu sendiri.
Kemajuan teknologi menjadi salah satu bagian terjadinya distopia di masa
depan, Terkadang berpikir juga masa depan akan lebih menakutkan dengan
teknologi-teknologi yang diluar nalar manusia mungkin di masa depan manusia
lebih bisa hidup immortal dengan bantuan teknologi atau manusia kebal dengan
apapun. manusia semakin dipermudah dengan adanya temuan robot yang
canggih yang bisa menggantikan semua pekerjaan manusia dengan adanya robotrobot pekerja manusia menjadi malas dan tidak berpikir lebih manusiawi
dikarenakan sudah nyamannya kehidupan yang mengabaikannya alam dan
lingkungan
perkotaan
yang
menyebabkan
polusi
semakin
parah
dan
menyebabkan iklim semakin tidak teratur.
Tidak hanya penggunaan listrik yang berlebihan efek rumah kaca berperan
besar untuk pemanasan global yang menyebabkan suhu bumi semakin panas yang
ISSN : 2355-9349
e-Proceeding of Art & Design : Vol.10, No.4 Agustus 2023 | Page 6046
sudah dirasakan di zaman sekarang tahun 2022. Semakin banyak gedung gedung
tinggi yang menggunakan kaca dan semakin banyak pabrik-pabrik yang
membuang limbah dan polusi sembarangan tidak hanya itu penggundulan hutan
semakin banyak terjadi salah satunya di Indonesia menurut LSM peduli lingkungan
mengungkapkan kerusakan hutan mencapai 1.315.000 – 2.000.000 ha per tahun.
Hutan sangat penting untuk kehidupan makhluk hidup yang ada di bumi dan
menjaga kesetabilan untuk menghindari bencana-bencana alam seperti banjir,
longsor, dan pemanasan global. <The idea of consumerism ultimately leads us to
the idea of alienated nature. This is interesting because the development of the
city and its inhabitants as well as the instant fabrication process demands the
opening of land and factories. (I P Wiguna, 2021)= Melihat dari kerusakan
lingkungan di zaman sekarang mengerikan jika lihat lebih dalam tidak seperti 10
tahun yang lalu udara yang masih segar dan sejuk walaupun di siang hari tidak
sama seperti sekarang suhu semakin panas dan cuaca yang tidak stabil apalagi di
masa depan nanti.
Dengan yang apa yang telah dibahas di atas, penulis bertujuan untuk
membuat karya seni instalasi video interaktif menggunakan projektor dan kinect
atau sensor yang terinspirasi dari mimpi buruk distopia nantinya bertujuan untuk
mengingatkan dan penyampaian pesan untuk menjadi lebih baik pada
penggunaan teknologi dan pembuatan teknologi yang tidak diimbangin kerusakan
lingkungan yang semakin hari semakin parah salah satunya limbah dari teknologi
yang mencemari lingkungan tentunya manusia menginginkan linkungan yang
bersih dan sehat. Karya yang dibuat penulis ini tidak hanya terinspirasi dari
distopia, keresahan udara semakin panas dan cuaca tidak stabil juga menjadi salah
satu alasan penulis membuat karya ini.
TEORI-TEORI DASAR PERANCANGAN
ISSN : 2355-9349
e-Proceeding of Art & Design : Vol.10, No.4 Agustus 2023 | Page 6047
Teknologi
Teknologi merupakan alat yang dibuat untuk mempermudah pekerjaan
manusia atau membantu manusia atau pengubahan sumber daya alam menjadi (...truncated)