ANALISIS DAMPAK DOWNSIZING TERHADAP AGLOMERASI INDUSTRI DAN PEREKONOMIAN DI JAWA TIMUR: (Studi Kasus 5 Daerah Aglomerasi di Jawa Timur Tahun 2016-2017)

El Mudhorib Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah, Dec 2020

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk meneliti Analisa Dampak Downsizing Terhadap Aglomerasi Industri dan Perekonomian di Jawa Timur adalah menjelaskan penerapan downsizing untuk menghadapi ketidakpastian yang menimbulkan suatu risiko bagi perusahaan, yang dapat menghambat pencapaian tujuan perusahaan. Dalam penelitian ini berfokus pada dampak downsizing terhadap aglomerasi ekonomi di Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan suatu kesimpulan tentang dampak downsizing yang dilakukan perusahaan untuk menyelamatkan perusahaan dalam keadaan karena perusahaan umumnya memfokuskan ulang pada bisnis inti (core) mereka. Efektivitas perusahaan meningkat karena perusahaan menjadi sedikit bervariasi, mngijinkan tim manajemen tingkat tinggi lebih baik mengerti dan mengatur bisnis yang terisisa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan diuraikan secara analisis deskriptif. Data yang dianalisis adalah hasil wawancara Manfaat yang didapat yaitu perusahaan akan lebih terstruktur, sehingga jika terjadi suatu masalah dapat diketahui masalah apa saja yang terjadi, bagaimana cara menanggulanginya dan apakah masalah tersebut sudah terselesaikan atau ada yang belum terselesaikan namun tetap dibutuhkan penelitian lebih lanjut yang beragam dengan menggunakan metode penelelitian lain untuk memperkuat hasil penelitian maupun menambah wawasan secara akademis dan bidang ekonomi.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://e-journal.iainfmpapua.ac.id/index.php/elmudhorib/article/download/103/71

ANALISIS DAMPAK DOWNSIZING TERHADAP AGLOMERASI INDUSTRI DAN PEREKONOMIAN DI JAWA TIMUR: (Studi Kasus 5 Daerah Aglomerasi di Jawa Timur Tahun 2016-2017)

El Mudhorib: Jurnal Kajian Ekonomi Perbankan Syariah Vol. 1 No. 2 Desember 2020 E-ISSN : 2722-5615 ANALISIS DAMPAK DOWNSIZING TERHADAP AGLOMERASI INDUSTRI DAN PEREKONOMIAN DI JAWA TIMUR (Studi Kasus 5 Daerah Aglomerasi di Jawa Timur Tahun 2016-2017) Wening Purbatin Palupi Soenjoto STITNU Al Hikmah Mojokerto Abstract This study is a qualitative study to examine the Analysis of the Impact of Downsizing on Economic Industry Agglomeration in East Java, which explains the application of downsizing to deal with uncertainties that pose a risk to the company, which can hinder the achievement of company goals. This study focuses on the impact of downsizing on economic agglomeration in East Java. The purpose of this study is to provide a conclusion about the impact of downsizing by the company to save the company in a state because companies generally refocus on their core business. The effectiveness of the company increases as the company varies slightly, allowing the high-level management team to better understand and manage the remaining businesses. This study uses a qualitative approach with a case study method and is described in descriptive analysis. The data analyzed is the result of the interview. The benefits obtained are that the company will be more structured, so that if a problem occurs, it can be seen what problems are occurring, how to overcome them and whether the problem has been resolved or something has not been resolved, but still various further research is needed. by using other research methods to strengthen research results and add insight academically and economically. Keywords: downsizing, agglomeration, human resources, economy Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk meneliti Analisa Dampak Downsizing Terhadap Aglomerasi Industri dan Perekonomian di Jawa Timur adalah menjelaskan penerapan downsizing untuk menghadapi ketidakpastian yang menimbulkan suatu risiko bagi perusahaan, yang dapat menghambat pencapaian tujuan perusahaan. Dalam penelitian ini berfokus pada dampak downsizing terhadap aglomerasi ekonomi di Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan suatu kesimpulan tentang dampak downsizing yang dilakukan perusahaan untuk menyelamatkan perusahaan dalam keadaan karena perusahaan umumnya memfokuskan ulang pada bisnis inti (core) mereka. Efektivitas perusahaan meningkat karena perusahaan menjadi sedikit bervariasi, mngijinkan tim manajemen tingkat tinggi lebih baik mengerti dan mengatur bisnis yang terisisa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan diuraikan secara analisis deskriptif. Data yang dianalisis adalah hasil wawancara Manfaat yang didapat yaitu perusahaan akan lebih terstruktur, sehingga jika terjadi suatu masalah dapat diketahui masalah apa saja yang terjadi, bagaimana cara menanggulanginya dan apakah masalah tersebut sudah terselesaikan atau ada yang belum terselesaikan namun tetap 24 El Mudhorib: Jurnal Kajian Ekonomi Perbankan Syariah Vol. 1 No. 2 Desember 2020 E-ISSN : 2722-5615 dibutuhkan penelitian lebih lanjut yang beragam dengan menggunakan metode penelelitian lain untuk memperkuat hasil penelitian maupun menambah wawasan secara akademis dan bidang ekonomi. Kata kunci: Downsizing, aglomerasi, sumber daya manusia, ekonomi PENDAHULUAN Jawa Timur memiliki 5 daerah aglomerasi industri skala besar yaitu: Pasuruan, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto dan Lamongan menjadi penggerak mobilitas ekonomi dan mendukung pemusakan daerah sehingga terjadi adanya penyerapan tenaga kerja dan penerapan uang minimum regional (UMR) yang lebih besar dibandingkan daerah-daerah lainnya,bahkan penerapan tata kelola kota dan peraturan daerah menjadi berbeda pula dengan daerah non aglomerasi. Mengikuti perkembangan jaman, permintaan konsumen yang saat ini sangat beraneka ragam sehingga para produsen penggiat ekonomi banyak membangun perusahaan besar dan menyerap tenaga kerja.Namun di sisi lain menjadi masalah-masalah baru yang muncul saat terjadi berkumpulnya banyak perusahaan dalam satu daerah. Polusi udara dan tanah menjadi perhatian dalam kajian amdal. Efek ekonomi yang terjadi sangat berperan dan berdampak bagi produsen,para pekerja dan lingkungan sekitar aglomerasi. Daerah aglomerasi menjadi penyokong pendapatan daerah yang juga berdampak pada pendapatan nasional sehingga akan terjadi pembangunan ekonomi sebagai proses yang progressif terhadap meningkatnya pendapatan keseluruhan yang berkelanjutan dengan memperhatikan pemerataan pendapatan dan pertambahan penduduk termasuk adanya perubahan keadaan ekonomi suatu negara. Dalam berbisnis, perusahaan akan berusaha untuk meraih kesuksesan dapat diraih dengant produktifitas yang selalu meningkat lakukan survei pasar secara teratur dan menganalisa perubahan yang terjadi.Downsizing dan aglomerasi merupakan dua fenomena ekonomi yang berlawanan namun berkaitan dan saling mempengaruhi sehingga membutuhkan tata kelola yang maksimal di berbagai aspek.Namun kebijakan pemerintah dan keadan realita di masing-masing perusahan memiliki perbedaan yang tidak bisa diabaikan. Setiap perusahaan memiliki media dan proses khas yang terdiri atas perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasan yang dilakukan untuk menentukan usaha mencapai sasaran-sasaran dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya. Dalam membagi-bagikan tugas serta jenisnya kepada semua karyawan dengan pemberian kewenangan serta tanggung jawab yang tegas dan jelas. Sumber daya manusia menjadi motor penggerak dalam perusahan.Setiap karyawan memiliki tugas sesuai yang ditentukan perusahaan dan disesuaikan dengan keterampilan masingmasing karyawan. Setiap karyawan hendaknya diberikan wewenang sepenuhnya untuk melaksanakan tugasnya dengan baik serta dapat mempertanggungjawabkannya kepada atasan secara langsung dengan bentuk aksi dan proses yang dilakukan harus mempunyai tujuan yang 25 El Mudhorib: Jurnal Kajian Ekonomi Perbankan Syariah Vol. 1 No. 2 Desember 2020 E-ISSN : 2722-5615 sama serta dipimpin oleh seorang atasan langsung yang didasarkan pada rencana dan tujuan kerja yang sama. Perusahan-perusahaan yang sudah berjalan dengan mobilitas ekonomi yang stabil dan progresif maka tata kelola perusahaan menjadi kunci penting selain harus adanya adaptasi dengan berbagai macam kebjikan baik kebijakan dari pemerintah maupun daerah. Dalam proses aktifitas perusahaan yang bertujuan meningkatkan produktivitas,ROI serta kualitas hidup manusia berdasarkan tindakannya pada aspek kuantitatif serta perilaku sumber daya manusia di masing-masing perusahaan akan menghadapi isu inflasi, sumber daya (resource) yang makin langka, nilai sosial budaya masyarakat, teknologi, hubungan karyawan dan manajemen, etika dan tanggung jawab sosial, konflik-konflik serta globalisasi. menghadapi masalah yang datang dari sektor industri sehingga menuntut informasi yang dibutuhkan melalui sistem informasi manajemen yang baik. Di Indonesia masih banyak sektor industri yang sifatnya UMKM dan indu (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://e-journal.iainfmpapua.ac.id/index.php/elmudhorib/article/download/103/71
Article home page: https://e-journal.iainfmpapua.ac.id/index.php/elmudhorib/article/view/103/71

Soenjoto Wening Purbatin Palupi. ANALISIS DAMPAK DOWNSIZING TERHADAP AGLOMERASI INDUSTRI DAN PEREKONOMIAN DI JAWA TIMUR: (Studi Kasus 5 Daerah Aglomerasi di Jawa Timur Tahun 2016-2017), El Mudhorib Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah, 2020, pp. 24-41,