ANALISA PERFORMA KOLOM DISTILASI (105D4) DI FATTY ACID PLANT-1 PT. DOMAS AGROINTI PRIMA DENGAN SIMULASI ASPEN HYSYS
Jagad Wibisono / Chemical Engineering Journal Storage 1 :1 (Agustus 2021) 1–11
Chemical Engineering Journal Storage 1:1 (Agustus 2021) 1-13
ANALISA PERFORMA KOLOM DISTILASI (105D4) DI FATTY ACID
PLANT-1 PT. DOMAS AGROINTI PRIMA DENGAN SIMULASI ASPEN
HYSYS
Jagad Wibisono, Lukman Hakim, Nasrul ZA
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh
Kampus Utama Cot Teungku Nie Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara – 24355
Korespondensi: HP: 085296148295, e-mail:
Abstrak
Fatty acid adalah salah satu bagian dari produk industri oleochemical. Salah satu
industri hilir yang bergerak pada produksi fatty acid (asam lemak) adalah PT.
Domas Agrointi Prima. Pada PT. Domas Agrointi Prima fatty acid diproduksi di
fatty acid-1 plant. Untuk menghasilkan fatty acid yang sesuai spesifikasi pasar,
maka perlu dilakukannya proses pemisahan dan pemurnian pada kolom
distilasi/fraksinasi. Salah satu produk utama pada fatty acid-1 plant adalah fatty
acid yang banyak mengandung asam oleat (C18:1) yang dipisahkan dan dimurnikan
pada kolom distilasi 105D4. Penelitian ini menganalisa performa kolom distilasi
105D4 pada fatty acid-1 plant PT. Domas Agrointi Prima dengan mensimulasikan
proses pemisahan dan pemurnian fatty acid ke dalam aspen hysys dengan
mentuning variabel suhu top column, suhu side column, suhu bottom column,
pressure top dan pressure bottom yang bermaksud untuk meninjau laju alir fatty
acid yang berhasil dikeluarkan pada setiap aliran, yield fatty acid aliran destilat,
dan konsentrasi asam oleat pada aliran destilat untuk mendapatkan performa yang
paling optimal dari kinerja kolom distilasi 105D4 dalam proses pemisahan dan
pemurnian fatty acid. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yield produk fatty
acid pada distillate stream yang paling maksimal didapatkan pada run ke 6 yaitu
sebesar 99,22%. Konsentrasi asam oleat pada produk yang keluar melalui distillate
stream yang paling maksimal didapatkan pada run ke 6 yaitu sebesar 57,95%.
Kondisi operasi kolom distilasi 105D4 yang paling optimal didapatkan pada
simulasi run ke 6, dimana untuk suhu top column sebesar 189,35 oC , suhu side
column sebesar 210,65 oC, suhu bottom column sebesar 223,69 oC, tekanan top
column sebesar 9,58 mBar dan tekanan bottom column sebesar 11,87 mBar.
1
Jagad Wibisono / Chemical Engineering Journal Storage 1 :1 (Agustus 2021) 1–11
1.
Pendahuluan
Industri oleochemical pada saat ini memiliki peran yang besar sebagai
industri hilir dalam dunia industri yang berkembang sangat pesat, salah satunya
produksi fatty acid (asam lemak) di PT. Domas Agrointi Prima. Selain untuk
pemasok utama bahan pembuatan kosmetik dan sabun, industri fatty acid
merupakan penyedia bahan baku utama untuk industri farmasi dan makanan.
Banyak cara yang dilakukan untuk meningkatkan yield dan kemurnian fatty acid
yang memang sangat dibutuhkan di proses industri, salah satu cara yang bisa
dilakukan adalah melakukan analisa dan kajian proses pemisahan dan pemurnian
crude fatty acid menjadi produk, sehingga dapat mengetahui proses tersebut
berjalan maksimal atau tidak.
Proses tersebut raw material (dalam hal ini crude fatty acid) dipompa dari
tangki penyimpanan ke dalam kolom fraksinasi untuk mengalami proses pemisahan
dan pemurnian menjadi produk C6-8, C8-10, C1270, light ends, C18:1Oleic dan residu.
Proses ini terjadi pada section fatty acid fractionation/ distillation di fatty acid-1
plant PT. Domas Agrointi Prima. Pada section tersebut terdapat tiga kolom
pemisahan yaitu kolom fraksinasi 1 (105D2), kolom fraksinasi 2 (105D3) dan
kolom distilasi (105D4). Unit yang akan disimulasikan yaitu kolom distilasi yang
akan memisahkan dan memurnikan produk utama yakni C18:1 Oleic.
Destilasi adalah metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan titik
didih. Dalam penyulingan, campuran zat dididihkan sehingga menguap dan uap ini
kemudian didinginkan kembali kedalam bentuk cairan. Zat yang memiliki titik
didih lebih rendah akan menguap terlebih dahulu, sedangkan zat yang memiliki titik
didih yang lebih tinggi akan mengembun dan akan menguap apabila telah mencapai
titik didihnya (Treybal, 1981). Distilasi fraksinasi dapat dilakukan dalam
pemisahan komponen yang memiliki titik didih berdekatan dan dapat digunakan
untuk memisahkan bermacam-macam komponen sekaligus dalam satu kali operasi
(Lister & Renshaw, 2000).
Dalam penelitian ini dibahas variabel-variabel penting yang mempengaruhi
proses pemisahan dan pemurnian di kolom distilasi (105D4). Menganalisa dan
mengkaji performa kolom distilasi pada proses pemisahan dan pemurnian fatty acid
2
Jagad Wibisono / Chemical Engineering Journal Storage 1 :1 (Agustus 2021) 1–11
dari crude fatty acid di fatty acid-1 plant PT. Domas Agrointi Prima dengan
simulasi Aspen Hysys.
2.
Alat dan Metode
Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah satu unit PC (personal
computer) yang dilengkapi software engineering yaitu Aspen Hysys. Pada
penelitian ini, variabel tetap yang digunakan antara lain yaitu flowrate crude fatty
acid (Feed) sebesar 3809 kg/h, packed kolom distilasi yang digunakan adalah montz
ring metal structured, property package yang digunakan pada Aspen Hysys adalah
UNIQUAC, temperatur crude fatty acid sebesar 236oC, tekanan crude fatty acid
sebesar 31 mBar, dan komposisi crude fatty acid dapat dilihat pada Tabel 2.1.
Tabel 2.1 Komposisi feed (crude fatty acid)
Komponen
Komposisi
C14 (Myristic acid)
0.77%
C16 (Palmitic acid)
23.27%
C18:0 (Stearic acid)
8.99%
C18:1 (Oleic acid)
57.82%
C18:2 (Linoleic acid)
8.33%
C18:3 (Linolenic acid)
0.34%
C20 (Arachidic Acid)
0.48%
Total
100%
(Sumber: DCS Log Sheet Data PT. Domas Agrointi Prima)
BM (Kg/Kmol)
228.36
256.43
284.48
282.47
280.45
278.43
312
Data-data pada variabel tetap akan diinput sebagai parameter tetap pada
simulasi kolom distilasi 105D4 dengan menggunakan Aspen Hysys. Adapun
tahapan pada penelitian ini yaitu pemodelan kolom distilasi 105D4 pada Aspen
Hysys, simulasi proses pemisahan dan pemurnian crude fatty acid pada kolom
distilasi 105D4 dengan Aspen Hysys, validasi hasil pemisahan yang berhasil pada
simulasi, dan evaluasi yield fatty acid paling maksimal didapatkan distillate stream,
evaluasi konsentrasi oleic acid yang paling maksimal didapatkan pada distillate
stream dan evaluasi kondisi optimum yang didapatkan dari hasil validasi yang
berhasil.
3.
Hasil dan Pembahasan
3
Jagad Wibisono / Chemical Engineering Journal Storage 1 :1 (Agustus 2021) 1–11
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa performa kolom distilasi
(105D4) pada PT. Domas Agrointi Prima terhadap laju alir asam lemak, yield yang
didapatkan, konsentrasi asam oleat yang didapat pada aliran destilat dan kondisi
optimum yang didapatkan dari simulasi pemisahan dan pemurnian asam lemak
dengan menggunakan Aspen Hysys.
3.1
Evaluasi Flow Mass Fatty Acid dengan Tuning Variabel Suhu Top
Column, Suhu Side Column, Suhu Bottom Column, Pressure Top dan
Pressure Bottom
Simulasi proses pemisahan dan pemurnian fatty acid menggunakan aspen
hysys yaitu untuk mengetah (...truncated)