Workload with Documentation Nursing Care in the Patient Room

Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), Aug 2023

Nursing documentation is part of a record action of accurate written evidence carried out by nurses during nursing activities high workloads can affect complete nursing documentation. The purpose of the research was to analyze the relationship of the workload with the documentation of nursing care in the nursing room in RSUD Tora Belo District Sigi. This research was a quantitative study with a cross sectional approach. The population was a cement and ebony nurses with a total of 34 subjects. Research tools for this research were the workload questionnaires and document observation panel. The sampling technique used is the total sampling technique. Its free variable was a workload and its bonded variable was a data analysis document used spearman test. Univariat result obtained heavy workload of 18 subjects 52,9 %, incomplete care record of 31 subjects 91,2 %. Two variable analysis shows that there's a workload link with a nursing system in the hospital in RSUD Tora Belo District Sigi which was p-value=0,035 (p-value<0,05). While correlation value of 0,36 indicated a medium relationship with positive correlation value. The conclusion of this study is that there's a workload link to the documentation of nursing care in the nursing room in RSUD Tora Belo District Sigi.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://salnesia.id/jika/article/download/511/269

Workload with Documentation Nursing Care in the Patient Room

Vol. 5, No. 2, Agustus 2023, pp 312-322 https://doi.org/10.36590/jika.v5i2.511 http://salnesia.id/index.php/jika , p-ISSN: 2337-9847, e-ISSN: 2686-2883 Penerbit: Sarana Ilmu Indonesia (salnesia) ARTIKEL PENELITIAN Beban Kerja dengan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Workload with Documentation Nursing Care in the Patient Room Benny Harry Leksmon Situmorang1*, Viere Allanled Siauta2, Elin Puspitasari3, Iin Octaviana Hutagaol4 1 Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Widya Nusantara, Palu, Indonesia Program Studi Ners, Universitas Widya Nusantara, Palu, Indonesia 3 Program Studi Kebidanan, Universitas Widya Nusantara, Palu, Indonesia 2,4 Abstract Nursing documentation is part of a record action of accurate written evidence carried out by nurses during nursing activities high workloads can affect complete nursing documentation. The purpose of the research was to analyze the relationship of the workload with the documentation of nursing care in the nursing room in RSUD Tora Belo District Sigi. This research was a quantitative study with a cross sectional approach. The population was a cement and ebony nurses with a total of 34 subjects. Research tools for this research were the workload questionnaires and document observation panel. The sampling technique used is the total sampling technique. Its free variable was a workload and its bonded variable was a data analysis document used spearman test. Univariat result obtained heavy workload of 18 subjects 52,9 %, incomplete care record of 31 subjects 91,2 %. Two variable analysis shows that there's a workload link with a nursing system in the hospital in RSUD Tora Belo District Sigi which was p-value=0,035 (p-value<0,05). While correlation value of 0,36 indicated a medium relationship with positive correlation value. The conclusion of this study is that there's a workload link to the documentation of nursing care in the nursing room in RSUD Tora Belo District Sigi. Keyword: documentation, nursing care, workload Article history: PUBLISHED BY: Sarana Ilmu Indonesia (salnesia) Address: Jl. Dr. Ratulangi No. 75A, Baju Bodoa, Maros Baru, Kab. Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Submitted 19 Februari 2023 Accepted 30 Agustus 2023 Published 31 Agustus 2023 Email: , Phone: +62 85255155883 312 Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 5, No. 2, Agustus 2023 Abstrak Kegiatan dokumentasi keperawatan merupakan kegiatan wajib yang memuat catatan tertulis berkaitan dengan kegiatan keperawatan di ruang perawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kegiatan dokumentasi keperawatan di unit rawat inap keperawatan RSUD Tora Belo Kabupaten Sigi. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada perawat bangsal Kashiwa dan Ebony yang berjumlah 34 subjek. Alat yang digunakan adalah angket beban kerja dan angket observasi dokumen. Metode pengambilan sampel adalah keseluruhan sampling, variabel bebas adalah beban kerja dan variabel terikat adalah dokumentasi keperawatan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Spearman. Hasil pengolahan data univariat menunjukkan bahwa beban kerja berat sebanyak 18 subjek sebanyak 52,9% dan ijazah perawat yang tidak lengkap sebanyak 31 subjek sebanyak 91,2%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara beban kerja perawat dengan dokumentasi, p-value = 0,035 < 0,05. Sedangkan nilai korelasi sebesar 0,36 menunjukkan nilai korelasi positif. Penelitian ini menyimpulkan terdapat hubungan antara beban kerja dengan dokumentasi keperawatan di unit rawat inap RSUD Tora Belo Kabupaten Sigi. Kata Kunci: dokumentasi, asuhan keperawatan, beban kerja *Penulis Korespondensi: Benny Harry Leksmon Situmorang, email: This is an open access article under the CC–BY license PENDAHULUAN Sebagai fasilitas penyedia layanan kesehatan, rumah sakit menawarkan layanan kesehatan kepada setiap orang dalam masyarakat dengan menyediakan layanan rawat inap, rawat darurat dan rawat jalan. Setiap rumah sakit dilengkapi dengan pelayanan rawat inap, sarana penunjang, dan dana penitipan pasien untuk setiap rawat inap yang akan dan telah dilakukan. Ada dua jenis sanitarium dengan isi dan pelayanan yang berbeda yaitu sanitarium umum dan sanitarium khusus. Seseorang dapat digolongkan memiliki kewajiban profesi apabila telah menyelesaikan pendidikan profesi yang mempersiapkan mereka untuk kewajiban tersebut dan telah diterima oleh pemerintah sesuai dengan hukum Indonesia secara khusus (BPK RI, 2021). Ketika memberikan bantuan, perawat harus mempertimbangkan kesejahteraan dan keamanan pasien. Hal ini sangat penting karena keberadaan perawat merupakan indikator penting dari kualitas hidup pasien. Pelayanan yang diberikan oleh pemerintah harus konsisten dengan landasan hukum yang ada, memenuhi kebutuhan dasar manusia dan memajukan globalisasi. Memberikan bimbingan profesional dengan cara yang dapat dipercaya, bertanggung jawab, dan ramah. Setiap tindakan yang diambil secara legal harus didokumentasikan. Presentasi yang jelas mengenai klinik, layanan yang tersedia, pengumpulan data oleh perawat dan informasi mengenai kebutuhan pasien disediakan untuk membantu dokter dalam memberikan perawatan terapeutik yang tepat (Koerniawan et al., 2020). Dokumen yang baik harus memiliki kualitas sebagai berikut: harus akurat, komprehensif, dapat diandalkan, terorganisasi dengan baik, tepat waktu dan mudah dibaca. Catatan yang diberikan oleh perawat adalah badan hukum yang terkait dengan layanan medis dan layanan lain yang diberikan dalam perawatan (Ilyas RF, 2021). Manfaat lain dari dokumentasi adalah sebagai saluran komunikasi antara petugas Penerbit : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia) p-ISSN: 2337-9847, e-ISSN: 2686-2883313 Situmorang1 et al. Vol. 5, No. 2, Agustus 2023 kesehatan, serta meningkatkan kualitas pelayanan. Manfaat lebih lanjut dari dokumentasi adalah identifikasi praktik-praktik berisiko dalam pemberian obat, seperti penggunaan dosis yang tidak tepat, metode pemberian yang tidak tepat, cara pemberian yang tidak tepat, waktu pemberian yang tidak tepat dan pemahaman yang tidak tepat mengenai efek pemberian obat (Nursalam, 2014). Untuk memaksimalkan retensi klien, Sejumlah faktor yang harus diperhatikan yaitu praktik perekrutan, perilaku (sikap), tingkat motivasi karyawan. Salah satu kesulitan dalam memberikan asuhan perawatan adalah kurangnya informasi mengenai catatan perawat yang disebabkan oleh beratnya beban kerja perawat rumah sakit. Beban kerja perawat dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari menilai beban kerja secara keseluruhan dan menilai bagaimana alokasi waktu saat memberikan pelayanan kepada pasien, pasien yang menerima pengobatan, kemampuan bekerja cerdas (Pujilestari A et al., 2021). Bangsal Ebony memiliki 17 perawat, termasuk 1 kepala ruang, 1 ketua regu, dan 15 perawat operasional. Selain itu, terdapat 9 bangsal dengan 30 kamar tidur, 1 kamar kepala seksi, 1 kamar (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://salnesia.id/jika/article/download/511/269
Article home page: https://salnesia.id/jika/article/view/511/269

Situmorang Benny Harry Leksmon, Siauta Viere Allanled, Elin Puspitasari, Hutagaol Iin Octaviana. Workload with Documentation Nursing Care in the Patient Room, Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 2023, pp. 331-341, Volume 5, Issue 2,