LITERASI DIGITAL MASYARAKAT DESA SIDOMULYO SUMATERA SELATAN DALAM PEMASARAN OLAHAN MAKANAN BERDASARKAN PRODUK BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL
Vol. 21 No. 1, Juli 2023
ISSN : 1693-8305
e ISSN : 2797-5444
LITERASI DIGITAL MASYARAKAT DESA SIDOMULYO SUMATERA
SELATAN DALAM PEMASARAN OLAHAN MAKANAN BERDASARKAN
PRODUK BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL
Sendi Okta Saputra1, Moh. Imam2, A. Aswan3
Universitas Jambi1,Universitas Lambung Mangkurat 2, Universitas Negeri Malang3
085750412530
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui literasi digital masyarakat Desa Sidomulyo Sumatera
Selatan dalam pemasaran olahan makanan berbasis produk bioteknologi konvensional. Jenis
metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Studi kasus dilakukan untuk penyelidikan secara mendalam terhadap kasus yang diteliti. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa literasi digital sangat memiliki peranan penting dalam media
akses bagi masyarakat desa Sidomulyo Sumatera Selatan seperti facebook yang tidak asing
dan tetap menjadi tren di kalangan masyarakat khusus kaum ibu rumah tangga yang
memanfaatkan media facebook sebagai sarana pemasaran usaha makanan berbasis
bioteknologi konvensional. Produk yang dihasilkan merupakan olahan makanan melalui
pemilihan bahan dari hasil fermentasi secara konvensional yang dipasarkan dan banyak
diminati masyarakat seperti berbagai olahan makanan kue, donat, dan martabak. Berdasarkan
kebiasaan harian ibu rumah tangga masyarakat Sidomulyo Sumatera Selatan dapat
memberikan dampat positif bagi kesejahteraan ekonomi kreatif lingkungan masyarakat dalam
pemenuhan pangan berbasis usaha makanan produk lokal.
Kata kunci : Literasi digital, Pemasaran, Bioteknologi konvensional
ABSTRACT
The purpose of this study was to determine the digital literacy of the people of Sidomulyo
Village, South Sumatra in marketing processed food based on conventional biotechnology
products. The type of method used in this research is qualitative with a case study approach.
Case studies are conducted for in-depth investigation of the case under study. The results
show that digital literacy has an important role in media access for the people of Sidomulyo
Village, South Sumatra, such as Facebook, which is familiar and remains a trend among the
community, especially housewives who use Facebook as a marketing tool for conventional
biotechnology-based food businesses. The resulting product is processed food through the
selection of ingredients from conventional fermentation which are marketed and are in great
demand by the public such as various processed foods such as cakes, donuts, and martabak.
Based on the daily habits of housewives, the people of Sidomulyo, South Sumatra, can have a
positive impact on the welfare of the creative economy of the community in fulfilling food
based on local food products.
Keyword: Digital literacy, Marketing, Conventional biotechnology
811
Vol. 21 No. 1, Juli 2023
ISSN : 1693-8305
e ISSN : 2797-5444
PENDAHULUAN
Pada masa Pandemi Covid-19 yang terjadi pada tahun 2019, penggunaan internet
sangat penting sekali di dalam semua kegiatan masyarakat. Salah satu dampak dari pandemi
Covid-19 adalah pelaku usaha atau bisnis yang kesulitan untuk memasarkan produk mereka,
terlebih lagi merek yang telah dibangun sebelumnya menjadi tidak dikenal kembali
dikarenakan pemerintah menetapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan social
distancing untuk menekan angka pertumbuhan kasus positif. Perkembangan zaman saat ini
mengharuskan bagi pemasar untuk memperbaharui sistem penjualannya agar tetap mampu
bersaing di era ini (Fadly & Sutama, 2020).
Penggunaan internet di Indonesia setiap tahun berkembang sangat pesat. Berdasarkan
data yang dikeluarkan oleh Doni dkk. (2021), adalah data yang di dapat dari penetrasi internet
di Indonesia pada akhir Maret 2021 sebesar 76,8% dari total populasi. Oleh karena itu,
pemerintah pun ingin memastikan agar pelaku usaha dapat mengoptimalkan beragam manfaat
yang dihadirkan melalui penggunaan internet. Salah satunya pada ekonomi digital. Seperti
diketahui, potensi ekonomi digital Indonesia diproyeksi mencapai sekitar 124 miliar dollar
Amerika Serikat (AS) pada 2025. Pada web seminar (webinar) Literasi Digital, Menteri
Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, pemerintah tengah
melakukan akselerasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang digital. Salah
satu dampak dari perkembangan terhadap penggunaan internet, membuat teknologi
berkembang semakin pesat dan banyak terjadi transformasi digital di segala bidang kehidupan
masyarakat. Penggunaan media internet sebagai alat jaringan sosial tidak hanya dalam
membagikan kegiatan si pengguna tetapi dapat meningkatkan penggunaan bisnis secara
online. Media sosial juga dapat mempunyai tujuh fungsi potensial dalam bisnis yaitu
mengidentifikasi pelanggannya, mengadakan komunikasi timbal balik, membagikan
informasi untuk dapat mengetahui obyek yang disukai pelanggan, kehadiran pelanggan,
hubungan antar pelanggan berdasarkan lokasi dan pola interaksi, reputasi perusahaan di mata
pelanggan dan membentuk kelompok antar pelanggan. Banyak aplikasi yang dapat
mendukung dalam proses penjualan online, terutama aplikasi terkait pendukung dan
pemasaran online.
Seiring bertransformasinya teknologi yang ada di dunia tentu mengisyaratkan adanya
banyak hal-hal baru yang harus terus dipelajari dan diintegrasikan ke dalam kehidupan. Salah
satu komitmen penting yang menunjukkan kesediaan kita mengikuti perubahan adalah dengan
pemahaman tentang literasi digital. Literasi digital sangat diperlukan sebagai media melihat
dunia secara lebih luas dan dapat dengan mudah mengikuti perkembangan zaman, karena
pengetahuan terus mengalami kemajuan. Media sosial terkini seperti berlari terus mengalami
kemajuan yang pesat, sehingga dengan cepat mengalihkan budaya-budaya baru yang
berkembang di masyarakat termasuk bidang perekonomian, maka literasi digital menjadi
solusi penting mengatasi berbagai kebutuhan saat ini. Meskipun begitu, ternyata yang ada di
lapangan berkebalikan bahwa tidak semua masyarakat melek terhadap literasi digital untuk
dapat menggunakan media sosial sebagai wadah untuk menguatkan dan mempromosikan
barang atau jasa yang mereka produksi. Dengan demikian, diperlukan pemahaman yang
diberikan kepada masyarakat agar dapat memahami literasi digital sebagai bentuk penguatan
812
Vol. 21 No. 1, Juli 2023
ISSN : 1693-8305
e ISSN : 2797-5444
terhadap ekonomi kreatif di Indonesia. Ekonomi Kreatif adalah salah satu ajang bergengsi
yang digadang-gadang pemerintah untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat
agar terus mampu memberikan banyak inovasi di bidang perekonomian, yang pada akhirnya
untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat (Fatmawati dkk, 2022).
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Nugraheni dan Rahmattullah (2021), terdapat
permasalahan yang dihadapi ibu rumah tangga antara lain sulitnya untuk mengatur
pengeluaran dengan dana terbatas sehingga banyak diantara mereka yang membutuhkan
penghasilan tambahan atau program penghematan. Selain itu, perempuan selaku ibu rumah
tangga se (...truncated)