ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MAHASISWA SAHABAT DIFABEL DI SURAKARTA

Journal On Teacher Education (Jote), Jan 2022

Sahabat difabel adalah mahasiswa yang secara sukarela menjadi teman dekat mahasiswa penyandang disabilitas dalam membantu proses perkuliahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa yang berstatus sahabat difabel. Penelitian dilakukan di UIN Raden Mas Said Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitiaan deskriptif kuantitatif menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menjadi sahabat difabel mempunyai andil terhadap prestasi belajar sebesar 79%. Terdapat 5 (lima) variabel yang berpengaruh terhadap prestasi belajar sahabat disabilitas, yaitu: motivasi; kesadaran diri; lingkungan; komunikasi; dan kedekatan prestasi belajar ini mencakup variabel motivasi; kesadaran diri; lingkungan; komunikasi; dan kedekatan.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jote/article/download/3442/2262

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MAHASISWA SAHABAT DIFABEL DI SURAKARTA

JOTE Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022 Halaman 200-212 JOURNAL ON TEACHER EDUCATION Research & Learning in Faculty of Education ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MAHASISWA SAHABAT DIFABEL DI SURAKARTA Hery Setiyatna1, Muhammad Julijanto2, Susilo Surahman3 Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini1, Hukum Ekonomi Syariah2,3 UIN Raden Mas Said Surakarta Email : .id1, .id2, .id3 Abstrak Sahabat difabel adalah mahasiswa yang secara sukarela menjadi teman dekat mahasiswa penyandang disabilitas dalam membantu proses perkuliahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa yang berstatus sahabat difabel. Penelitian dilakukan di UIN Raden Mas Said Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitiaan deskriptif kuantitatif menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menjadi sahabat difabel mempunyai andil terhadap prestasi belajar sebesar 79%. Terdapat 5 (lima) variabel yang berpengaruh terhadap prestasi belajar sahabat disabilitas, yaitu: motivasi; kesadaran diri; lingkungan; komunikasi; dan kedekatan prestasi belajar ini mencakup variabel motivasi; kesadaran diri; lingkungan; komunikasi; dan kedekatan. Kata Kunci: Prestasi belajar, mahasiswa, sahabat difabel Abstract Friends with disabilities are students who volunteer to become close friends of students with disabilities in helping the lecture process. This research aims to find out the factors that affect students' learning achievement who are friends with disabilities. The research was conducted at UIN Raden Mas Said Surakarta. This study is a quantitative descriptive research using multiple linear regressions. The results showed that being a friend of disability contributes to learning achievement by 79%. There are 5 (five) variables affect the learning achievement of friends with disabilities: motivation, self-awareness; environment; communication; and proximity to learning to restation, including motivational variables; selfawareness; environment; communication; and closeness. Keywords: Learning achievements, students, friends with disabilities Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022| 200 PENDAHULUAN Status sebagai mahasiswa pada dasarnya berada pada rentang usia dewasa dini, dimana secara psikologis seseorang pada tingkat itu dituntut untuk dapat mandiri serta mampu memecahkan masalahnya sendiri. Salah satu tanggung jawab yang harus ia penuhi sebagai mahasiswa adalah mampu mengembangkan potensi diri sebagai bekal tahap selanjutnya melalui keberhasilan dalam menyelesaiakan studi. Prestasi belajar menjadi salah satu faktor yang berperan dalam hal itu. Anggraeni dan Murni menyebut bahwa lingkungan kampus merupakan media mahasiswa dalam mengeksplorasi kemampuan kognitifnya sejalan dengan tuntutan prestasi belajar (Anggraeni & Murni, 2017). Marina dan Yendra dalam penelitiannya menekankan pentingnya kesehatan mental mahasiswa dalam menjalani perkuliahan, khususnya dalam mengejar prestasi belajar yang diharapkan (Anna Marina & Yendra, 2021). Indriana bahkan menyebut arti penting organisasi di sebuah lembaga pendidikan dalam memberikan layanan pengembangan diri (Indriana et al., 2016). Suwena mengingatkan arti penting organisasi dalam mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa yang dapat berimbas pada peningkatan prestasi belajar (Suwena & Meitriana, 2018). Melalui pemanfaatan pengetahuan soft skill diharapkan mahasiswa secara umum mampu berinteraksi terkait bakat dan minat serta belajar berkomunikasi sebagai bekal berkehidupan sosial. Indriani dalam penelitiannya menekankan pentingnya pengembangan materi untuk penyandang disabilitas (Indriani & Marlina, 2020). Selain itu layanan aksesibilitas diperlukan sebagai dasar pertimbangan pemberian nilai kepada penyandang disabilitas sesuai dengan hambatan yang dialami. Hal ini oleh (Sodiqin, 2021) dikarenakan dalam realitasnya kaum disabilitas berpotensi mengalami diskriminasi melalui pembatasan, hambatan, kesulitan, serta pengurangan hak. Selain itu terbatasnya akses informasi dan komunikasi dikarenakan keterbatasannya sebagai penyandang disabilitas dapat berpengaruh pada konsisi sosial dan ekonominya (Setyaningsih & Gutama, 2016). Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022| 201 Shaleh menggarisbawahi dalam berbagai layanan, penyandang disabilitas mendapat kesulitan dalam mengakses, salah satunya adalah layanan pendidikan (Shaleh, 2018). Kebutuhan yang berbeda dari penyandang disabilitas memerlukan perhatian mulai dari lingkungan terdekat. Aksesibilitas pada lingkungan fisik, sosial, ekonomi, budaya, kesehatan, pendidikan, informasi, dan komunikasi diperlukan sebagai upaya dalam membangun potensi disabilitas sebagai individu yang sama dalam jaminan hak asasi manusia (Pawestri, 2017). Pentingnya hak atas pendidikan bagi kaum disabilitas merupakan salah satu bahasan utama dalam pemenuhan hak asasi manusia. Pendidikan sebagai kunci pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas memerlukan komitmen yang tinggi khususnya dari pemerintah dalam menyusun regulasi, mengingat salah satu tujuan utama Negara Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa (Michael, 2020). Dikatakan pula dalam implementasinya di Perguruan Tinggi masih terdapat mahasiswa disabilitas yang mempunyai kendala dalam perkuliahannya dengan berbagai faktor, termasuk availability; accessesbility; acceptability; dan adaptability. Selain itu masih terdapat permasalahan terkait kesetaraan peluang bagi kaum disabilitas dalam memperoleh pendidikan yang dapat berakibat pada kesenjangan keterampilan. Jaminan yang diberikan pemerintah melalui regulasi tidak serta merta secara langsung berimbas pada berbagai unsur pendidikan, termasuk didalamnya sarana pendidikan. Untuk itulah permasalahan fasilitasi pendidikan bagi disabilitas juga merupakan urgensi dunia Pendidikan (Widjaja et al., 2020). Dari sinilah memberikan waktu kemudian dan muncul tenaganya mahasiswa dalam yang membantu secara kaum sukarela disabilitas mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Mahasiswa yang kemudian dikenal dengan istilah “Sahabat Difabel” ini mendampingi dan membantu dalam aktivitas belajar, bahkan menjadi teman dekat yang bersedia mengantar dan memfasilitasi disabilitas dalam menempuh serta memperjuangkan hak-haknya dalam ranah pendidikan. Nalim menyebut motivasi berprestasi diperlukan sebagai sarana dalam mencapai sesuatu (Nalim & Pramesti, 2020). Hal ini dilakukan melalui aktivitas yang diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar (Muhsam & Saputra, 2022). Sahabat difabel muncul sebagai salah satu solusi problematika Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022| 202 pendidikan disabilitas, dimana ia berangkat dari sisi kemanusiaan sekaligus kualitas sumber daya manusia. Berhubungan dengan kaum disabilitas dapat dikategorikan sebagai pekerjaan sosial dimana didalamnya terdapat tanggung jawab serta komitmen dalam layanan dan intervensi searah dengan sisi kemanusiaan dan keilmuan (Apsari & Mulyana, 2018). Pekerja sosial berperan dalam mengembalikan fungsi so (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jote/article/download/3442/2262
Article home page: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jote/article/view/3442/2262

Hery Setiyatna, Muhammad Julijanto, Susilo Surahman. ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MAHASISWA SAHABAT DIFABEL DI SURAKARTA, Journal On Teacher Education (Jote), 2022, pp. 200-212,