Pengaruh Otonomi Daerah Dengan Sistem Pemerintahan Desa Terhadap Pembangunan Desa Di Desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan

Jurnal Dunia Pendidikan, Nov 2023

Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Otonomi Daerah Dengan Sistem Pemerintahan Desa terhadap Pembangunan Desa di Desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu Variabel Bebas (X) Otonomi Daerah dan Variabel Terikat (Y) Pembangunan Desa.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Pengelolaan Dana Desa Terhadap Pembangunan Desa.Penelitian ini dilakukan di desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh aparat desa dan masyarakat desa Siholi yang berjumlah 300 orang. Jadi yang menjadi sampel penelitian ini adalah 75 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu interview (wawancara), questioner (angket), dan observasi. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment dan uji signifikan. Berdasarkan pengolahan data bahwa hasil nilai r tabel product moment dengan =75 dan taraf kepercayaan 95% atau kesalahan 5% adalah 0,216 Dengan demikian bahwa r hitung 0,39> r tabel 0,216. Ini berarti ada pengaruh besar antara Otonomi Daerah Dengan Pembangunan Desa. Dengan demikian hipotesis dapat diterima, yaitu dengan besarnya Pengaruh Otonomi Daerah Dengan Sistem Pemerintahan Desa Terhadap Pembangunan Desa di Desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP/article/download/1488/826

Pengaruh Otonomi Daerah Dengan Sistem Pemerintahan Desa Terhadap Pembangunan Desa Di Desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan

Volume 4 Nomor 1 November 2023 JURNAL DUNIA PENDIDIKAN https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP E-ISSN: 2746-8674 Pengaruh Otonomi Daerah Dengan Sistem Pemerintahan Desa Terhadap pembangunan Desa Di Desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan Yafaeli Giawa1, Hidaman Hulu2, Nurul Dalimunte3 1,2,3 Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Alamat : Jl. Teladan No.15, Teladan Bar., Kec. Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara 20214 Email: ttttgvvvlvvvvvvv; Abstrak Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Otonomi Daerah Dengan Sistem Pemerintahan Desa terhadap Pembangunan Desa di Desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu Variabel Bebas (X) Otonomi Daerah dan Variabel Terikat (Y) Pembangunan Desa.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Pengelolaan Dana Desa Terhadap Pembangunan Desa.Penelitian ini dilakukan di desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh aparat desa dan masyarakat desa Siholi yang berjumlah 300 orang. Jadi yang menjadi sampel penelitian ini adalah 75 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu interview (wawancara), questioner (angket), dan observasi. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment dan uji signifikan. Berdasarkan pengolahan data bahwa hasil nilai r tabel product moment dengan =75 dan taraf kepercayaan 95% atau kesalahan 5% adalah 0,216 Dengan demikian bahwa r hitung 0,39> r tabel 0,216. Ini berarti ada pengaruh besar antara Otonomi Daerah Dengan Pembangunan Desa. Dengan demikian hipotesis dapat diterima, yaitu dengan besarnya Pengaruh Otonomi Daerah Dengan Sistem Pemerintahan Desa Terhadap Pembangunan Desa di Desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan. Kata Kunci: Otonomi Daerah, Pembangunan Desa, Pemerintahan PENDAHULUAN Sesuai dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, Otonomi daerah di Indonesia adalah hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Negara Indonesia sebagai negara kesatuan menganut asas desentralisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, dengan memberikan kesempatan dan keleluasaan kepada daerah untuk menyelenggarakan otonomi daerah. Peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan 364 sebagai produk administrasi Negara Pengaruh Otonomi Daerah Dengan Sistem Pemerintahan Desa Terhadap pembangunan Desa Di Desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan Yafaeli Giawa, Hidaman Hulu, Nurul Dalimunte kecendrungannya semakin meningkat secara kuantitatif sejalan dengan tuntutan masyarakat terhadap pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dalam Negara kesejateraan. Realisasi otonomi daerah itu tidak hanya ditingkat kabupaten/kota namun berpengaruh kepada sistem pemerintahan desa dan pembangunan desa yang dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 200 dan 216 menyatakan bahwa desa di Kabupaten/Kota memiliki kewenangan-kewenangan yang dapat diatur secara bersama antara pemerintah desa dan BPD yang dimaksudkan untuk meningkatkan pelayananan kepada masyarakat. Penyelenggaraan desa yang otonom dengan kewenangan yang dilimpahkan tersebut pada dasarnya merupakan proses yang terjadi secara simultan dan berkesinambungan yang memerlukan pengetahuan aparatur daerah tentang kewenangan mereka, potensi daerah dan menjaring aspirasi masyarakat di wilayahnya. Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan suatu masyarakat adil dan makmur yang merata materiil dan spiritual berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Ketentuan lebih lanjut dijabarkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 tahun 2014 tentang pedoman pembangunan Desa, Pembangunan Desa adalah upaya peningkatan kualitas hidup dan kehidupan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa. Dalam pelaksanaannya, pembangunan desa senantiasa memperhatikan asas-asas pembangunan antara lain, bahwa segala usaha dan kegiatan pembangunan harus memberikan manfaat yang sebesarbesarnya bagi kemanusiaan, bagi peningkatan kesejahteraan rakyat dan bagi pengembangan pribadi masyarakat. Penyelenggaraan urusan Pemerintahan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa yaitu untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam Sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 365 Pengaruh Otonomi Daerah Dengan Sistem Pemerintahan Desa Terhadap pembangunan Desa Di Desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan Yafaeli Giawa, Hidaman Hulu, Nurul Dalimunte Sebagai masyarakat adat yang memiliki otonomi maka desa merupakan subyek hukum. Taliziduhu Ndraha (kutipan nurcholis hanif 2011:21) menjelaskan bahwa desa yang otonom adalah desa yang merupakan subyek hukum, artinya dapat melakukan tindakantindakan hukum. Dari alinea diatas bahwa adanya keterkaitan antara otonomi daerah dan sistem pemerintahan desa serta pembangunan desa sehingga penulis menetapkan penelitian Pengaruh Otonomi Daerah Dengan Sistem Pemerintahan Desa Terhadap pembangunan Desa Di Desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan. METODE PENELITIAN Dalam penelitian kuantitatif ini peneliti adalah instrumen. Validitas dan metodemetode kualitatif banyak bergantung pada keterampilan, kemapuan, dan kecermatan yang melakukan kerja lapangan (Suyanto, 2011:168-169). Penelitian ini dilakukan Di Desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan. Menurut Sugiyono (2017:80), Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh penelitian untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Dalam penelitian ini populasi adalah seluruh Aparatur Desa dan masyarakat Desa Siholi Kecamatan Beronado Kabupaten Nias Selatan yang berjumlah 13 orang dan jumlah penduduk 287 orang. Jadi jumlah populasi adalah sebanyak 300 orang. Jumlah sampel yang didapatkan berdasarkan rumus slovin adalah 75 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, interview dan observasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Hasil penelitian yang akan dikemukakan maka diperoleh berdasarkan data primer, menyangkut tentang karakteristik responden, tanggapan responden terhadap variabel bebas (X) Pengelolaan Dana Desa dan variabel terikat (Y) Pembangunan Desa di Desa Siholi Kecamatan Boronadu Kabupaten Nias Selatan. Berdasarkan hasil angket yang disebarkan pada responden sesuai 20 (dua puluh) item pernyataan untuk variabel bebas dan 20 (dua 366 Pengaruh Otonomi Daerah Dengan Sistem Pemerintahan Desa Terhadap pembangunan Desa Di Desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan Yafaeli Giawa, Hidaman Hulu, Nurul Dalimunte puluh) item pernyataan untuk variabel terikat dengan jumla (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP/article/download/1488/826
Article home page: https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP/article/view/1488/826

Yafaeli Giawa, Hidaman Hulu, Nurul Dalimunte. Pengaruh Otonomi Daerah Dengan Sistem Pemerintahan Desa Terhadap Pembangunan Desa Di Desa Siholi Kecamatan Boronado Kabupaten Nias Selatan, Jurnal Dunia Pendidikan, 2023, pp. 364-371,