BERMAIN PERAN SEBAGAI AWAK MEDIA

EPIGRAM (e-journal), Oct 2016

AbstrakPembelajaran bahasa Inggris di bidang penerbitan dan jurnalistik tidak luput dari pengaruh era media digital. Pemilihan metode dan materi pembelajaran perlu menyesuaikan dengan kondisi kekinian. Sebelumnya, pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam peningkatan kemampuan berbicara, menggunakan materi yang tidak sesuai kondisi mahasiswa seperti percakapan dengan isu umum. Mahasiswa berpendapat bahwa belajar berbicara bahasa Inggris tidak mudah dan tidak menarik. Maka itu, penelitian ini mengkaji pemilihan metode dan materi pembelajaran dalam mata kuliah English for Journalists 2 bagi mahasiswa program studi Penerbitan (Jurnalistik) kelas 2G di semester dua (semester genap) tahun akademik 2014/2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode dan bentuk materi pembelajaran yang difokuskan pada tugas di akhir semester berupa bermain peran sebagai news anchor dan reporter terhadap peningkatan kemampuan berbicara (speaking skill) mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penilitian tindakan kelas (classroom action research) dengan pengumpulan data yang diperoleh dari hasil observasi dan performa berbicara mahasiswa dari tiga siklus yang dilaksanakan. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa nilai rata-rata kelas pada siklus 1 sebesar 68,7; siklus 2 sebesar 73,2 dan pada siklus 3 sebesar 81,4. Penelitian ini menunjukkan bahwa bermain peran sebagai awak media massa tidak hanya membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan berbicara namun memfasilitasi mahasiswa berbahasa Inggris dalam situasi realistik dan aplikatif juga mengaplikasikan kemampuan teknologi digital yang mereka miliki.Kata kunci: bermain peran, media massa, teknologi digital Abstract Learning English in the field of publishing and journalism do not escape the influence of digital media era. Selection methods and learning materials need to adjust to the current condition. Previously, English language learning, particularly in improving the ability to speak, using material that is not suitable conditions such as a conversation with a student common issues. Students found learning to speak English is not easy and unattractive. Thus, this study examines the selection of methods and teaching materials in the subjects English for Journalists 2 for students of Publishing (Journalistic) 2G classes in the second semester academic year 2014/2015. The purpose of this study was to determine the application of methods and forms of learning materials focused on the task at the end of the semester in the form of playing a role as a news anchor and reporter to the improvement of speaking skills students. The method used in this research is the classroom action research with the collection of data obtained from the observation and performance of the students speak three cycles were carried out. The findings showed that the average value of the class in cycle 1 68.7; 2 cycles of 73.2 and the third cycle of 81.4.This study shows that playing the role of the mass media crews not only help students improve speaking ability but to facilitate the students speak English in a realistic situation and applicable also apply digital technology capabilities at their disposal.Keywords: role play, mass media, digital technology

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.pnj.ac.id/epigram/article/download/803/511

BERMAIN PERAN SEBAGAI AWAK MEDIA

1 BERMAIN PERAN SEBAGAI AWAK MEDIA Sari Puspita Dewi Teknik Grafika dan Penerbitan, Politeknik Negeri Jakarta Jl. Prof. Dr. G.A Siwabessy, Kampus Baru UI, Depok Email: Abstrak Pembelajaran bahasa Inggris di bidang penerbitan dan jurnalistik tidak luput dari pengaruh era media digital. Pemilihan metode dan materi pembelajaran perlu menyesuaikan dengan kondisi kekinian. Sebelumnya, pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam peningkatan kemampuan berbicara, menggunakan materi yang tidak sesuai kondisi mahasiswa seperti percakapan dengan isu umum. Mahasiswa berpendapat bahwa belajar berbicara bahasa Inggris tidak mudah dan tidak menarik. Maka itu, penelitian ini mengkaji pemilihan metode dan materi pembelajaran dalam mata kuliah English for Journalists 2 bagi mahasiswa program studi Penerbitan (Jurnalistik) kelas 2G di semester dua (semester genap) tahun akademik 2014/2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode dan bentuk materi pembelajaran yang difokuskan pada tugas di akhir semester berupa bermain peran sebagai news anchor dan reporter terhadap peningkatan kemampuan berbicara (speaking skill) mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penilitian tindakan kelas (classroom action research) dengan pengumpulan data yang diperoleh dari hasil observasi dan performa berbicara mahasiswa dari tiga siklus yang dilaksanakan. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa nilai rata-rata kelas pada siklus 1 sebesar 68,7; siklus 2 sebesar 73,2 dan pada siklus 3 sebesar 81,4. Penelitian ini menunjukkan bahwa bermain peran sebagai awak media massa tidak hanya membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan berbicara namun memfasilitasi mahasiswa berbahasa Inggris dalam situasi realistik dan aplikatif juga mengaplikasikan kemampuan teknologi digital yang mereka miliki. Kata kunci: bermain peran, media massa, teknologi digital Abstract Learning English in the field of publishing and journalism do not escape the influence of digital media era. Selection methods and learning materials need to adjust to the current condition. Previously, English language learning, particularly in improving the ability to speak, using material that is not suitable conditions such as a conversation with a student common issues. Students found learning to speak English is not easy and unattractive. Thus, this study examines the selection of methods and teaching materials in the subjects English for Journalists 2 for students of Publishing (Journalistic) 2G classes in the second semester academic year 2014/2015. The purpose of this study was to determine the application of methods and forms of learning materials focused on the task at the end of the semester in the form of playing a role as a news anchor and reporter to the improvement of speaking skills students. The method used in this research is the classroom action research with the collection of data obtained from the observation and performance of the students speak three cycles were carried out. The findings showed that the average value of the class in cycle 1 68.7; 2 cycles of 73.2 and the third cycle of 81.4. _____________________________________________________________________________________________________ Epigram Vol. 13 No. 1 April 2016 2 This study shows that playing the role of the mass media crews not only help students improve speaking ability but to facilitate the students speak English in a realistic situation and applicable also apply digital technology capabilities at their disposal. Keywords: role play, mass media, digital technology PENDAHULUAN Teknologi terus berubah untuk semua pihak yang terkait dengan bidang penerbitan, seni grafis, percetakan dan pemasaran. Perkembangan dalam media dan komunikasi mengubah seluruh lingkungan dan juga mempengaruhi setiap sektor masyarakat. Pembelajaran bahasa Inggris di bidang penerbitan dan jurnalistik pun tidak luput dari pengaruh era media digital. Pemilihan metode dan materi pembelajaran perlu menyesuaikan dengan kondisi kekinian. Berdasaarkan observasi awal, pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam peningkatan kemampuan berbicara, menggunakan materi yang tidak sesuai dengan bidang jurnalistik, seperti percakapan dengan isu umum. Mahasiswa berpendapat bahwa belajar berbicara bahasa Inggris tidak mudah dan tidak menarik. Bermain peran (role play) merupakan teknik komunikasi menyeluruh yang mengembangkan kemahiran bahasa pembelajar, meningkatkan motivasi dan menciptakan interaksi (Ladousse, 2004:7) sehingga pembelajar dapat mengembangkan kesadaran bersosial dan berpikir mandiri (Furness, 1976:19). Huang menunjukkan bahwa bermain peran dapat membantu pembelajar mengalami berbagai situasi yang mendorong pembelajar menggunakan bahasa yang tepat sasaran (Huang, 2008). Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitan tidakan kelas. Esensi dari penelitian tindakan kelas terletak pada adanya tindakan dalam situasi yang dialami untuk memecahkan permasalahan praktis atau untuk meningkatkan kualitas praktis (Rofi’uddin, 1998:2). Dengan demikian tujuan penelitian tindakan kelas tidak hanya mengungkapkan penyebab dari permasalahan yang dihadapi dosen, akan tetapi penelitian ini pada dasarnya bertujuan dapat memberi solusi guna mengatasi permasalahan pembelajaran yang dihadapi oleh dosen. Penelitian ini difokuskan untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris mahasiswa Program Studi Penerbitan (Jurnalistik) berbasis multimedia. METODE PENELITIAN Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa penerapan teknik role play. Kegiatan diterapkan pada mahasiswa semester dua Program Studi Penerbitan (Jurnalistik) Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan PNJ tahun akademik 2014/2015. Variable dalam penelitian ini adalah mahasiswa dan dosen. Pada mahasiswa, faktor yang diselidiki adalah penguasaan materi meliputi sasaran belajar berupa fakta, konsep, prosedur dan proses meningkatnya keterampilan berbicara bahasa Inggris serta keterampilan menggunakan multimedia. Kemudian pada dosen, bagaimana menyiapkan materi pembelajaran dan memodelkan, mendesain dan menerapkan role play kepada mahasiswa, kemudian apakah materi dan media sudah sesuai dengan kompetensi dasar dan indikator hasil belajar. Berdasarkan silabus yang telah disusun, materi pembelajaran yang diberikan dalam mata kuliah Bahasa Inggris 2 disesuaikan dengan bidang jurnalistik. Metode pembelajaran pun disesuaikan dengan ciri vokasional PNJ, yaitu lebih banyak praktek dibandingkan teori dalam mengenalkan dan menerapkan bahasa Inggris yang dibutuhkan oleh seorang _____________________________________________________________________________________________________ Sari Puspita Dewi Bermain Peran Sebagai Awak Media 3 jurnalis di lapangan. Pada penelitian ini berupa bermain peran sebagai awak media massa dengan bentuk tugas akhir semester berupa news report video. Rancangan yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah Hop (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.pnj.ac.id/epigram/article/download/803/511
Article home page: https://jurnal.pnj.ac.id/epigram/article/view/803/511

Sari Puspita Dewi. BERMAIN PERAN SEBAGAI AWAK MEDIA, EPIGRAM (e-journal), 2016,