Etika Mahasiswa di Lingkungan Pendidikan
SOSMANIORA (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
https://journal.literasisains.id/index.php/sosmaniora
DOI: 10.55123/sosmaniora.v3i1.3260
e-ISSN 2829-2340| p-ISSN 2829-2359
Vol. 3 No. 1 (Maret 2024) 114-120
Submitted: March 11, 2024 | Accepted: March 21, 2024 | Published: March 25, 2024
Etika Mahasiswa di Lingkungan Pendidikan
Renofa Bernadeth Pasaribu1, Ketrin Gresia Nainggolan2, Noni Robintang Simbolon3, Refina
Betseiba Br Tarigan4
1,2,3,4
Stikes Santa Elisabeth Medan, Medan, Sumatera Utara
Email: , , ,
4
Abstrak
Etika merupakan hal yang mendasari karakter mahasiswa. Mahasiswa yang baik pasti memiliki etika yang
baik pula. Namun, tidak semua mahasiswa memperhatikan tentang etika. Pada zaman sekarang ini, banyak
isu-isu atau kasus mahasiswa yang kurang beretika di lingkungan pendidikan. Kurangnya rasa hormat
kepada dosen seringkali menjadi masalah etika mahasiswa. Contohnya, mahasiswa tidak memperhatikan
ketika dosen sedang berbicara atau menjelaskan materi. Seperti mahasiswa yang suka mengobrol dengan
mahasiswa lain dengan suara cukup keras, bermain handphone, hingga ditegur oleh dosen yang mengajar
karena mengganggu kegiatan pembelajaran dan kurang menghargai dosen yang berbicara. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa masih ada mahasiswa yang tak beretika di lingkungan pendidikan dan seharusnya
mengetahui dan menerapkan etika di lingkungan pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui bagaimana pengetahuan dan penerapan mahasiswa tentang etika mahasiswa di lingkungan
pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi. Populasi yang digunakan dalam
penelitian ini adalah mahasiswa DIII Keperawatan, Manajemen Informasi Kesehatan, dengan jumlah
narasumber 30 dan indicator sebanyak 5 pertanyaan.
Kata Kunci: Etika, Mahasiswa, Lingkungan Pendidikan
Abstract
Ethics is something that underlies the character of students. A good student must have good ethics too.
However, not all students pay attention to ethics. Nowadays, there are many issues or cases of students
who lack ethics in the educational environment. Lack of respect for lecturers is often a problem of student
ethics. For example, students do not pay attention when the lecturer is talking or explaining the material.
Such as students who like to chat with other students with a loud enough voice, playing mobile phones, to
be reprimanded by the lecturer who teaches because it disrupts learning activities and lacks respect for the
lecturer who speaks. So it can be concluded that there are still students who are not ethical in an
educational environment and should know and apply ethics in an educational environment. The purpose of
this research is to find out how students' knowledge and application of student ethics in the educational
environment. This research uses interview and observation methods. The population used in this study were
DIII Nursing students, Health Information Management, with the number of sources 30 and indicators as
many as 5 questions.
Keywords: Ethics, Students, Educational Environment
PENDAHULUAN
Secara etimologi, kata etika berasal dari kata Yunani ethos atau ethikos, yaitu, karakter, tempat
tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan, adat, akhlak, perasaan, dan cara berpikir. dalam
bentuk jamak disebut ta etha, artinya adat kebiasaan. Dalam istilah filsafat, etika berarti ilmu tentang apa
yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah etika
adalah ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak. Etika adalah fondasi atau dasar dari sesuatu pengkalian
tentang nilai-nilai kehidupan manusia. Jadi bila bicara tentang etika sangat berhubungan dengan moral.
Perkataan moral disebut dalam bahasa Latin disebut mos atau dalam bentuk jamak disebut mores yaitu,
Lisensi: Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0)
114
Renofa Pasaribu1, Ketrin Nainggolan2, Noni Simbolon3, Refina Br Tarigan4
SOSMANIORA (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora) Vol. 3 No. 1 (2024) 114 – 120
adat, atau cara hidup. Etika sebagai sesuatu yang melekat pada diri manusia, tentunya memiliki beberapa
manfaat didalam kehidupan bermasyarakat dan bersosial.(Muldiah, 2023)
Etika sebagai nilai-nilai atau norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau kelompok dalam mengatur
tingkah lakunya. Sifat dasar etika adalah kritis. Oleh karena itu tugas etika adalah memperoleh norma yang
dianggap berlaku. Diselidikinya apakah dasar suatu norma itu dan apakah dasar itu membenarkan ketaatan
yang dituntut oleh norma itu terhadap norma yang dapat berlaku. Etika mengajukan pertanyaan tentang
legitimasinya, artinya norma yang tidak dapat mempertahankan diri dari pertanyaan kritis dengan
sendirinya akan kehilangan haknya. (Riana Lumbanraja, 2022)
Etika mempersoalkan hak setiap lembaga seperti orang tua, sekolah, negara, dan agama untuk memberikan
perintah atau larangan yang harus ditaati. Etika memberikan bekal kepada manusia untuk mengambil sikap
yang rasional terhadap semua norma. Etika menjadi alat pemikiran yang rasional dan bertanggung jawab
bagi seorang ahli dan bagi siapa saja yang tidak mau diombang ambing oleh norma-norma yang ada.(Riana
Lumbanraja, 2022)
Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefiniskan etika sebagai ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk
dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). Mulyadi menjelaskan secara sistematis, etika dapat
dikelompokkan sebagai berikut; pertama, etika umum adalah etika yang berlaku umum, tidak hanya pada
pihak yang tertentu saja, seperti manusia mengambil keputusan etis, teori-teori dan prinsip-prinsipmoral
dasar yang menjadi pegangan untuk bertindak, dan menjadi tolak ukur untuk menilai baik dan buruknya
suatu tindakan tersebut. Salah satu dari etika umum adalah etika profesi, yaitu perilaku untuk orang-orang
profesional yang dirancang baik. Oleh karena itu, kode etik harus realistis termasuk etika profesi
mahasiswa. Kedua, etika khusus dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu etika individual, ini meliputi
kewajiban bagi manusia terhadap dirinya sendiri dan etika sosial berkaitan dengan kewajiban, sikap dan
pola perilaku manusia dengan manusia lainnya. Salah satu bagian dari etika sosial adalah etika profesi,
termasuk etika mahasiswa.(Henny Saida Flora, 2019)
Mahasiswa adalah individu yang sedang menuntut ilmu di pendidikan tingkat perguruan tinggi, baik yang
sedang belajar di perguruan tinggi negeri maupun yang perguruan tinggi swasta. Pendidikan secara umum
menurut Notoatmodjo adalah segala upaya yang direncanakan untuk mempengaruhi orang lain baik
individu, kelompok, atau masyarakat sehingga mereka melakukan apa yang diharapkan oleh pelaku
pendidikan.(Hayati, 2013)
Menurut Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan
tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran
dan pelatihan, proses, cara, perbuatan mendidik. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa mahasiswa
merupakan intelektual yang memiliki peran di pe (...truncated)