PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN REFLEKTIF BERBASIS UNITY OF SCIENCES BAGI CALON GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PROFESIONAL

Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), Nov 2023

Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan berkewajiban menyiapkan guru SMK yang profesional dengan pembelajaran refleksi (reflective learning) yang merupakan model kegiatan pembelajaran dengan melibatkan kegiatan berpikir reflektif dalam prosesnya. Refleksi dalam konteks pembelajaran merupakan kegiatan intelektual dan afektif untuk mengekplorasi pengalaman dalam mencapai pemahaman dan apresiasi-apresiasi baru. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan yang menunjukkan pentingnya Micro Teaching dalam membentuk calon guru SMK yang professional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diperlukan pengembangan model pembelajaran reflektif berbasis Unity of Sciences untuk pembentukan calon guru SMK yang profesional. Pentingnya penelitian ini dilakukan adalah agar dapat menghasilkan suatu model pembelajaran reflektif berbasis Unity of Sciences yang dilakukan melalui tiga pilar utama yaitu spiritualisasi ilmu-ilmu sains, humanisasi ilmu-ilmu agama, dan pemanfaatan local wisdom sehingga dapat membentuk calon guru SMK profesional. Kontribusi penelitian ini adalah menghasilkan suatu model pembelajaran reflektif berbasis Unity of Sciences untuk meningkatkan daya saing calon guru SMK pada era revolusi digital yang memiliki kekuatan NASIONALISME, IPTEKS dan IMTAQ dalam mendukung Indonesia Maju. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran reflektif berbasis Unity of Sciences untuk pembentukan calon guru Sekolah Menengah Kejuruan profesional. Metode penelitian menggunakan desain model pengembangan yang digunakan adalah pengembangan pendidikan umum (Plomp, 1997) implementasi, yaitu (1) fase investigasi awal, (2) fase desain, (3) fase realisasi, (4) fase tes, evaluasi dan revisi, (5) fase implementasi luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran reflektif berbasis Unity of Sciences yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan daya saing calon guru SMK pada era revolusi digital yang memiliki kekuatan NASIONALISME, IPTEKS dan IMTAQ dalam mendukung Indonesia Maju.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/download/21533/15267

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN REFLEKTIF BERBASIS UNITY OF SCIENCES BAGI CALON GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PROFESIONAL

Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, Volume 6 Nomor 2, 2023 | 2030 Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp Volume 6 Nomor 4, 2023 P-2655-710X e-ISSN 2655-6022 Siraj1 Muhammad Yusuf2 Islami Fatwa3 Faizar Rianda4 Mulyadi5 Submitted : 27/10/2023 Reviewed : 16/11/2023 Accepted : 22/11/2023 Published : 23/11/2023 PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN REFLEKTIF BERBASIS UNITY OF SCIENCES BAGI CALON GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PROFESIONAL Abstrak Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan berkewajiban menyiapkan guru SMK yang profesional dengan pembelajaran refleksi (reflective learning) yang merupakan model kegiatan pembelajaran dengan melibatkan kegiatan berpikir reflektif dalam prosesnya. Refleksi dalam konteks pembelajaran merupakan kegiatan intelektual dan afektif untuk mengekplorasi pengalaman dalam mencapai pemahaman dan apresiasi-apresiasi baru. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan yang menunjukkan pentingnya Micro Teaching dalam membentuk calon guru SMK yang professional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diperlukan pengembangan model pembelajaran reflektif berbasis Unity of Sciences untuk pembentukan calon guru SMK yang profesional. Pentingnya penelitian ini dilakukan adalah agar dapat menghasilkan suatu model pembelajaran reflektif berbasis Unity of Sciences yang dilakukan melalui tiga pilar utama yaitu spiritualisasi ilmu-ilmu sains, humanisasi ilmu-ilmu agama, dan pemanfaatan local wisdom sehingga dapat membentuk calon guru SMK profesional. Kontribusi penelitian ini adalah menghasilkan suatu model pembelajaran reflektif berbasis Unity of Sciences untuk meningkatkan daya saing calon guru SMK pada era revolusi digital yang memiliki kekuatan NASIONALISME, IPTEKS dan IMTAQ dalam mendukung Indonesia Maju. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran reflektif berbasis Unity of Sciences untuk pembentukan calon guru Sekolah Menengah Kejuruan profesional. Metode penelitian menggunakan desain model pengembangan yang digunakan adalah pengembangan pendidikan umum (Plomp, 1997) implementasi, yaitu (1) fase investigasi awal, (2) fase desain, (3) fase realisasi, (4) fase tes, evaluasi dan revisi, (5) fase implementasi luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran reflektif berbasis Unity of Sciences yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan daya saing calon guru SMK pada era revolusi digital yang memiliki kekuatan NASIONALISME, IPTEKS dan IMTAQ dalam mendukung Indonesia Maju. Kata Kunci: Guru; Unity of Sciences; Profesional. Abstract Education is obliged to prepare professional vocational teachers with reflective learning which is a model of learning activities by involving reflective thinking activities in the process. Reflection in the context of learning is an intellectual and affective activity to explore experience in achieving new understanding and appreciations. This research is motivated by the fact that shows the importance of Micro Teaching in forming professional vocational teacher candidates. To overcome these problems, it is necessary to develop a reflective learning model based on Unity of Sciences for the formation of professional vocational teacher candidates. The importance of this research is to produce a reflective learning model based on Unity of Sciences which is carried out through three main pillars, namely the spiritualization of sciences, the humanization of religious sciences, and the use of local wisdom so that it can form prospective professional vocational teachers. The contribution of this research is to produce a reflective learning model based on Unity of Sciences to increase the competitiveness of prospective 1) Pendidikan Profesi Guru, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Malikussaleh Magister Teknik Energi Terbarukan, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh 3,4,5) Pendidikan Vokasional Teknik Mesin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Malikussaleh email: , , , , 2) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, Volume 6 Nomor 2, 2023 | 2031 vocational teachers in the era of the digital revolution that has the strength of NATIONALISM, Science and Technology and IMTAQ in supporting Advanced Indonesia. The purpose of this study is to develop a reflective learning model based on Unity of Sciences for the formation of prospective professional Vocational High School teachers. The research method using the development model design used is general education development (Plomp, 1997) implementation, namely (1) initial investigation phase, (2) design phase, (3) realization phase, (4) test, evaluation and revision phase, (5) broad implementation phase. The results showed that the reflective learning model based on Unity of Sciences developed has been valid, practical and effective to increase the competitiveness of prospective vocational teachers in the era of the digital revolution that has the strength of NATIONALISM, Science and Technology and IMTAQ in supporting Advanced Indonesia. Keywords: teacher; Unity of Sciences; Professional. PENDAHULUAN Perkembangan dunia yang semakin cepat dan pesat telah memasuki era knowledge based society and economy serba digital dan bertumpu pada persaingan bebas. Era tersebut ditandai dengan persaingan dalam menguasai pengetahuan dan perlombaan ketat penemuan pengetahuan baru. Kesiapan kerja sangat diperlukan karena merupakan suatu kesiapan mental dan fisik serta sumberdaya kejuruan lainnya dalam memasuki dunia kerja yang kompetitif (Robert dan Diene, 2004). Tujuan utama pendidik dan pemangku kebijakan pendidikan adalah bagaimana dapat membentuk peserta didik pada proses pembelajaran yang berorintasi pada kesiapan kerja. Irwanto (2021) menjelaskan bahwa SMK memerlukan mitra seperti SMK lain, LPTK, pemerintah daerah, dinas pendidikan setempat, industri, asosiasi profesi kependidikan dan lembaga-lembaga lain yang relevan. Untuk itu, diperlukan ada dan terpeliharanya jaringan kemitraan yang berkelanjutan antara SMK dengan semua unsur tersebut. Kemitraan SMK dengan lembaga mitranya harus didasarkan pada prinsip manfaat timbal balik dalam meningkatkan kemitraan dan mutu kinerja pihak-pihak yang bermitra. Salah satu isu strategis yang menjadi prioritas revitalisasi SMK adalah inovasi pembelajaran dan pemenuhan dan peningkatan profesionalitas guru yang mengajar mata pelajaran yang sesuai dengan kejuruannya. Guru SMK dituntut memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial. Selain itu guru kejuruan dalam program produktif perlu memiliki karakteristik dan persyaratan kompetensi profesional yang spesifik, antara lain memiliki keahlian praktis yang memadai pada semua bidang studi produktif, mampu menyelenggarakan pembelajaran yang relevan dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja, mampu merancang pembelajaran baik di sekolah maupun di dunia usaha dan industri. Untuk menjawab tantangan ke (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/download/21533/15267
Article home page: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/view/21533/15267

Siraj Siraj, Yusuf Muhammad, Fatwa Islami, Rianda Faizar, Mulyadi Mulyadi. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN REFLEKTIF BERBASIS UNITY OF SCIENCES BAGI CALON GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PROFESIONAL, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 2023, pp. 2030-2038,