Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, Volume 6 Nomor 2, 2023 | 1522
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran
http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp
Volume 6 Nomor 4, 2023
P-2655-710X e-ISSN 2655-6022
Mega Maulina 1
Harningsih Fitri
Situmorang2
Submitted : 27/10/2023
Reviewed : 07/11/2023
Accepted : 08/11/2023
Published : 13/11/2023
PENGARUH KELENGKAPAN FASILITAS
BELAJAR
DAN
MOTIVASI
BELAJAR
TERHADAP
PRESTASI
BELAJAR
AKUNTANSI SISWA KELAS XI AKUNTANSI
SMK PAB 2 HELVETIA MEDAN T.A 2022/2023
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui adakah pengaruh kelengkapan fasilitas
belajar terhadap prestasi belajar siswa, (2) untuk mengetahui adakah pengaruh motivasi belajar
terhadap prestasi belajar siswa, (3) untuk mengetahui adakah pengaruh kelengkapan fasilitas
belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa di SMK PAB 2 Helvetia
Medan.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI program keahlian Akuntansi yang
berjumlah 35 siswa. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu fasilitas
belajar (X1) dan motivasi belajar (X2) serta variabel terikat yaitu prestasi belajar (Y). Metode
pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Analisis data menggunakan analisis
regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis regresi linear berganda
diperoleh persamaan: Y = 120.589 - 0,647X1 - 0,748X2. Hasil Uji t untuk fasilitas belajar (X1)
diperoleh thitung = -3.537 sehingga H1 diterima dan motivasi belajar (X2) diperoleh thitung = 3.159, sehingga H2 diterima. Kemudian untuk Uji F diperoleh Fhitung = 16.897, seingga H3
diterima. Secara simultan (R2) fasilitas belajar dan motivasi belajar siswa berpengaruh terhadap
prestasi belajar siswa sebesar 48,3%. Kesimpulan penelitian ini adalah fasilitas belajar dan
motivasi belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa baik secara simultan maupun
parsial.
Kata Kunci: Fasilitas Belajar, Motivasi Belajar dan Prestasi Belajar
Abstract
The aims of this research are: (1) to find out whether there is an influence of the completeness
of learning facilities on student learning achievement, (2) to find out whether there is an
influence of learning motivation on student learning achievement, (3) to find out whether there
is an influence of the completeness of learning facilities and learning motivation on learning
achievement students at SMK PAB 2 Helvetia MedanThe population in this research was class
XI students in the Accounting skills program, totaling 35 students. The variables in this research
consist of independent variables, namely learning facilities (X1) and learning motivation (X2)
as well as the dependent variable, namely learning achievement (Y). Data collection methods
use questionnaires and observation. Data analysis uses multiple linear regression analysis.The
results of the research show that the multiple linear regression analysis obtained the equation: Y
= 120,589 - 0.647X1 - 0.748X2. The results of the t test for learning facilities (X1) obtained
tcount = -3.537, so H1 was accepted and learning motivation (X2) obtained tcount = -3.159, so
H2 was accepted. Then for the F test, Fcount = 16,897, so H3 is accepted. Simultaneously (R2)
learning facilities and student learning motivation influence student learning achievement by
48.3%. The conclusion of this research is that learning facilities and learning motivation
influence student learning achievement both simultaneously and partially.
Keyword: Learning Facilities, Learning Motivation and Learning Achievement
1,2)
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
email:
[email protected] , .id2
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, Volume 6 Nomor 2, 2023 | 1523
PENDAHULUAN
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki
kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta
keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Keberhasilan pendidikan siswa dapat dilihat dari prestasi belajar siswa di sekolah. Prestasi
belajar merupakan sebuah gambaran dari usaha belajar yang dilakukan oleh siswa. Menurut
(Utami, 2020) Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang
dikembangkan oleh mata pelajaran, dengan ditunjukkan berupa nilai tes atau angka nilai yang
diberikan oleh guru.
Prestasi belajar siswa juga dapat dilihat dari nilai ulangan harian (UH), ulangan tengah
semester (UTS), dan ulangan akhir semester (UAS). Prestasi belajar siswa juga dipengaruhi oleh
dua faktor yaitu dari subjek belajar, yaitu bakat, minat, aktivitas belajar, motivasi belajar,
intelegensi yang dimiliki atau kecerdasan yang dimiliki, dan faktor dari luar siswa yaitu
lingkungan, cara belajar, kurikulum, program pengajaran serta fasilitas belajar yang memadai.
Selain prestasi belajar fasilitas belajar juga memiliki peran dalam pencapaian prestasi belajar
siswa. Fasilitas di sebuah lembaga pendidikan juga merupakan bagian penting yang perlu
diperhatikan. Karena keberadaan fasilitas yang akan mendukung kegiatan akademik dan nonakademik siswa serta terwujudnya proses belajar mengajar yang kondusif. Menurut (Sitirahayu
& Purnomo, 2021) Fasilitas belajar merupakan sarana dan prasarana belajar yang diperlukan
dalam proses pembelajaran agar pencapaian tujuan pembelajaran dapat berjalan dengan lancar,
teratur, efektif dan efisien. Sarana dan prasarana tersebut meliputi antara lain berupa lahan,
ruang kelas, ruang pimpinan satuan pendidikan, ruang pendidik, ruang tata usaha, ruang
perpustakaan, ruang laboratorium, ruang bengkel kerja, ruang unit produksi, ruang kantin,
instalasi daya dan jasa, tempat berolahraga, tempat beribadah, tempat bermain/tempat berkreasi
dan ruang/tempat lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan
berkelanjutan. Sudah menjadi suatu tuntutan bahwa sekolah harus memiliki fasilitas belajar
yang memadai dan dalam kondisi yang baik, hal ini bertujuan untuk menunjang jalannya proses
belajar mengajar di sekolah.
Selain fasilitas belajar, motivasi belajar juga menjadi faktor yang mempengaruhi
keberhasilan suatu proses pembelajaran. Menurut (ARIANTI, 2019) motivasi belajar adalah
sesuatu yang menimbulkan dorongan atau semangat belajar atau dengan kata lain sebagai
pendorong semangat belajar. Motivasi mengakibatkan siswa menjadi terdorong untuk belajar
dengan senang dan sungguh-sungguh sehingga menyebabkan siswa belajar secara sistematis,
penuh konsentrasi dan dapat menyelesaikan kegiatan-kegiatannya dengan baik. Seorang siswa
yang memiliki motivasi belajar yang tinggi akan rajin mengerjakan segala tugas yang diberikan
oleh guru. Siswa juga akan rajin belajar untuk mengulang semua materi pelajaran yang
diberikan oleh guru, sehingga pada akhirnya prestasi yang didapatkan akan meningkat. Siswa
yang memiliki motivasi yang rendah akan malas untuk (...truncated)