DIALEK SOSIAL BAHASA DAYAK SEBERUANG DI DESA SUKAU BERSATU KECAMATAN SEPAUK KABUPATEN SINTANG

Jurnal Kansasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Oct 2018

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dialek berdasarkan tingkat usia, kelas sosial penuturnya di ambil dari segi pekerjaan, dan jenis kelamin penuturnya dalam Bahasa Dayak Seberuang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, berbentuk deskriptif. Data penelitian berupa rekaman Dialek Sosial Bahasa Dayak Seberuang. Dengan menggunakan observasi partisipan, wawancara tidak terstruktur dan teknik perekam sebagai teknik pengumpul data, data di transkripsikan menggunakan aplikasi Elan Versi 4.9.4. Berdasarkan hasil rekaman yang ada di temukan adanya tiga kata yang sama tapi pengucapan yang berbeda terdapat di dalam dialek sosial berdasarkan tingkat usia, contohnya kata laki yang di ucapkan oleh penutur remaja sedang penutur dewasa dan lansia mengucapkan kata lake tapi keduanya itu sama merujuk kepada laki-laki. Kata dirik di ucapkan oleh penutur remaja dan lansia, sedangkan kata direk diucapkan oleh penutur dewasa tapi keduanya sama merujuk kepada diri sendiri. Kata tuai di ucapkan oleh penutur dewasa dan lansia, sedangkan kata retuai di ucapkan oleh penutur remaja tapi keduanya itu sama merujuk kepada orang yang lebih tua. Sedangkan dialek sosial yang berdasarkan kelas sosial penuturnya di temukan ada lima kata yang sama tapi pengucapannya yang berbeda. Kata isik di ucapkan oleh penutur pertambangan emas, sedangkan kata bisik di ucapkan oleh penutur petani keduanya sama merujuk kepada kata ada. Kata ugak di ucapkan oleh penutur petani sedangkan kata gak di ucapkan oleh penutur pertambangan emas keduanya merujuk kepada kata juga. Kata bulih di ucapkan oleh penutur pertambangan emas, sedangkan kata ulih di ucapkan oleh penutur petani keduanya sama merujuk kepada mendapatkan hasil. Kata yak di ucapkan oleh penutur pertambangan emas sedangkan kata nyak di ucapkan oleh penutur petani keduanya merujuk kepada kata itu. Kata makai di ucapkan oleh penutur pertambangan emas, sedangkan kata pajuh di ucapkan oleh penutur petani keduanya sama merujuk ke pada kata makan. Adapun dialek sosial berdasarkan jenis kelamin hanya terdapat satu variasi kosakatanya yang di temukan yaitu kata laki penutur perempuan mengucapkan kata laki sedangkan penutur lakilaki mengucapkan kata lake dialek sosial berdasarkan jenis kelamin inilebih menitikberatkan kepada perbedaan dari segi variasi bahasa laki-laki dan perempuan terletak pada kehalusan bahasa, panjang pendeknya kalimat, serta jenis kata yang dipergunakan. Untuk melihat kemungkinan adanya dialek lain dalam Bahasa Dayak Seberuang, di perlukan adanya penelitian lanjutan dalam korpus data yang lebih luas lagi. Kata kunci: Dialek Sosial Bahasa Dayak Seberuang

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/KAN/article/download/949/pdf

DIALEK SOSIAL BAHASA DAYAK SEBERUANG DI DESA SUKAU BERSATU KECAMATAN SEPAUK KABUPATEN SINTANG

JURNAL KANSASI Volume 3, Nomor 2, Oktober 2018 Jurnal online pendidikan bahasa dan sastra Indonesia terbit dua kali setahun yaitu pada bulan April dan Oktober. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil telaah dan penelitian di bidang pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia. Editor In Chief Debora Korining Tyas Deputy Chief Editor Sri Astuti Editor Tedi Suryadi Ursula Dwi Oktaviani Yudita Susanti Muhammad Thamimi Muchammad Djarot Reviewer Yusuf Olang Herpanus Bani Sudardi Yoseph Yapi Taum Agus Wartiningsih Administratative Staffs Valentinus Ola Beding Evi Fitrianingrum Alamat Redkasi: Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Jl. Pertamina Sengkuang, Kotak Pos 126, Hp/WA. 082150544710. Website e-journal KANSASI: http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/KAN Jurnal ilmiah online KASASI diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Terbit sejak April 2016. Penyunting menerima tulisan ilmiah yang belum pernah diterbitkan dimedia lain, baik cetak maupun elektronik. Naskah diketik untuk ukuran HVS A4 dengan spasi satu koma lima, maksimal 20 halaman. Tulisan yang masuk direview dan selanjutnya untuk diterbitkan. e-ISSN: 2540-7996 JURNAL KANSASI Volume 3, Nomor 2, Oktober 2018 DAFTAR ISI Halaman Penerapan Media Blog Terhadap Kemampuan Siswa Menulis Resensibuku Di Kelas Xi Sma Negeri 2 Sintang Yusuf Olang, Hilarius Jago Duda, Riyanti Gustini STKIP Persada Khatulitiwa Sintang Dialek Sosial Bahasa Dayak Seberuang Di Desa Sukau Bersatu Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang Ursula Dwi Oktaviani, Yudita Susanti, Munika STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Pemertahanan Bahasa Melayu Menyumbung Kecamatan Sintang abupaten Sintang Debora Korining Tyas, Sri Astuti, Ertika Widasari Stkip Persada Khatulistiwa Sintang Tataran Frase pada Bahasa Dayak Mualang Desa Bukit Rambat Kecamatan Belitang Hulu Herpanus, Yudita Susanti, Novi Christiana STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen Berdasarkan Pengalaman Pribadidengan Menggunkan Model Pembelajaran Think-Talk-Write Valentinus Ola Beding, Mardawani, Valentinus Guna Making STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013 Melalui Pendampingan Di SDN 6 Dedai Buang Sekolah Dasar Negeri 6 Dedai Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Melalui Pengadaan Perpustakaan Mini Di Sekolah Suyoto Sekolah Dasar Negeri 9 Kederas 76-81 82-89 90-95 96-101 102-112 113-120 121-128 Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Menyusun RPP K13 oleh Kepala Sekolah Melalui Program CLCK Di SD Negeri 12 Merempit Sugianto SD Negeri 12 Merempit 129-133 Jurnal KANSASI Vol. 3, No. 2, Oktober 2018 e-ISSN: 2540-7996 http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/KAN/index DIALEK SOSIAL BAHASA DAYAK SEBERUANG DI DESA SUKAU BERSATU KECAMATAN SEPAUK KABUPATEN SINTANG Ursula Dwi Oktaviani1, Yudita Susanti2, Munika3 1 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang STKIP Persada Khatulistiwa Sintang 3 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang 2 [email protected], [email protected] , [email protected] Diajukan, 3 Agustus 2018, Diterima, 1 September 2018, Dterbitkan, 1 Oktober 2018 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dialek berdasarkan tingkat usia, kelas sosial penuturnya di ambil dari segi pekerjaan, dan jenis kelamin penuturnya dalam Bahasa Dayak Seberuang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, berbentuk deskriptif. Data penelitian berupa rekaman Dialek Sosial Bahasa Dayak Seberuang. Dengan menggunakan observasi partisipan, wawancara tidak terstruktur dan teknik perekam sebagai teknik pengumpul data, data di transkripsikan menggunakan aplikasi Elan Versi 4.9.4. Berdasarkan hasil rekaman yang ada di temukan adanya tiga kata yang sama tapi pengucapan yang berbeda terdapat di dalam dialek sosial berdasarkan tingkat usia, contohnya kata laki yang di ucapkan oleh penutur remaja sedang penutur dewasa dan lansia mengucapkan kata lake tapi keduanya itu sama merujuk kepada laki-laki. Kata dirik di ucapkan oleh penutur remaja dan lansia, sedangkan kata direk diucapkan oleh penutur dewasa tapi keduanya sama merujuk kepada diri sendiri. Kata tuai di ucapkan oleh penutur dewasa dan lansia, sedangkan kata retuai di ucapkan oleh penutur remaja tapi keduanya itu sama merujuk kepada orang yang lebih tua. Sedangkan dialek sosial yang berdasarkan kelas sosial penuturnya di temukan ada lima kata yang sama tapi pengucapannya yang berbeda. Kata isik di ucapkan oleh penutur pertambangan emas, sedangkan kata bisik di ucapkan oleh penutur petani keduanya sama merujuk kepada kata ada. Kata ugak di ucapkan oleh penutur petani sedangkan kata gak di ucapkan oleh penutur pertambangan emas keduanya merujuk kepada kata juga. Kata bulih di ucapkan oleh penutur pertambangan emas, sedangkan kata ulih di ucapkan oleh penutur petani keduanya sama merujuk kepada mendapatkan hasil. Kata yak di ucapkan oleh penutur pertambangan emas sedangkan kata nyak di ucapkan oleh penutur petani keduanya merujuk kepada kata itu. Kata makai di ucapkan oleh penutur pertambangan emas, sedangkan kata pajuh di ucapkan oleh penutur petani keduanya sama merujuk ke pada kata makan. Adapun dialek sosial berdasarkan jenis kelamin hanya terdapat satu variasi kosakatanya yang di temukan yaitu kata laki penutur perempuan mengucapkan kata laki sedangkan penutur lakilaki mengucapkan kata lake dialek sosial berdasarkan jenis kelamin inilebih menitikberatkan kepada perbedaan dari segi variasi bahasa laki-laki dan perempuan terletak pada kehalusan bahasa, panjang pendeknya kalimat, serta jenis kata yang dipergunakan. Untuk melihat kemungkinan adanya dialek lain dalam Bahasa Dayak Seberuang, di perlukan adanya penelitian lanjutan dalam korpus data yang lebih luas lagi. Kata kunci: Dialek Sosial Bahasa Dayak Seberuang 82 Jurnal KANSASI Vol. 3, No. 2, Oktober 2018 e-ISSN: 2540-7996 http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/KAN/index ABSTRACT This research aimed to describe the dialect based on age level, social class of the speaker on the aspect of their profession, and the gender of the speaker in Dayak Seberuang Language. This reasearch used qualitative method with descriptive form. The research data were recording from Social Dialect of Dayak Seberuang. Using the observation participation, unstructured interview and the recording technique as data collection techniques, the researcher transcribed the data using Elan 4.9.4. Based on the result of the recording, it was found that there were three homophone words but different pronunciation in the social dialect according to age level, for example the word laki was spoken by the teenager while the adult and old people used word lake, but both of them were described as male. The word dirik was spoken by teenager and old people, while the word direk was spoken by adult to describe themselves. The word tuai was spoken by adult and ol (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/KAN/article/download/949/pdf
Article home page: http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/KAN/article/view/949/pdf

Oktaviani Ursula Dwi, Yudita Susanti, Munika Munika. DIALEK SOSIAL BAHASA DAYAK SEBERUANG DI DESA SUKAU BERSATU KECAMATAN SEPAUK KABUPATEN SINTANG, Jurnal Kansasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2018, pp. 82-89,