Relationship between Knowledge Level, Extension and Environment with Anxiety Levels Against Covid 19 in the Elderly In the Sub District 003 and Neighborhood Association 004 Jatisari Village, Bekasi City

Jurnal Persada Husada Indonesia, Jul 2021

The elderly are an age group that is vulnerable to contracting the COVID-19 virus. A weakened immune system in the elderly, coupled with a history of chronic disease. There were many reactions that emerged during the COVID-19 pandemic because this was something new for the elderly that had never happened before. problems that can arise in the elderly such as psychological problems, namely stress and anxiety, due to the lifestyle of the elderly which was originally normal to change completely. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge, environment and counseling with the level of anxiety about Covid 19 in the elderly. The design of this research is analytic with a cross-sectional approach. The independent variables in this study are the characteristics of the elderly (Age, Gender, Belief, Education, Economy), Knowledge Level about COVID-19, Environment, and Covid 19 counseling. The dependent variable in this study is Anxiety Levels in the Elderly. The study was conducted from May to August 2021. The elderly population was 1,678 people. The number of samples taken as many as 60 respondents. Collecting data by using a questionnaire. Univariate analysis descriptively and bivariate analysis using Chi - square test at probability alpha = 0.05. The majority of respondents are >65 years old (65%), female (63.3%) with a high school education level and below (73.3%), with sufficient economic status (68.3%). Having a low level of knowledge (73.3%), despite living in an adequate environment (60%), but inadequate health education (83.3%), and having a moderate level of anxiety (58.3%). Of the seven independent variables tested, only two variables were significant, namely education level (p=0.007) and knowledge (p=0.003).

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan/article/download/321/214

Relationship between Knowledge Level, Extension and Environment with Anxiety Levels Against Covid 19 in the Elderly In the Sub District 003 and Neighborhood Association 004 Jatisari Village, Bekasi City

Online ISSN: 2622-4666 Print ISSN: 2356-3281 Jurnal Persada Husada Indonesia Vol. 8 No. 30 (2021) : 29 - 35 Hubungan Tingkat Pengetahuan, Penyuluhan dan Lingkungan dengan Tingkat Kecemasan Terhadap Covid 19 pada Lansia di Wilayah RW 003 dan RW 004 Kelurahan Jatisari, Bekasi Jesreni Bani Paratu 1 dan Elwindra 2 Abstrak Lansia merupakan kelompok usia yang rentan tertular virus Covid-19. Sistem imun yang telah melemah pada lansia, ditambah dengan riwayat penyakit kronis yang diderita. Banyak reaksi yang muncul saat terjadinya pandemi virus Covid-19 karena ini hal yang baru bagi lansia yang belum pernah terjadi sebelumnya. masalah yang dapat timbul pada lansia seperti masalah psikologis yaitu stres dan cemas, dikarenakan pola hidup lansia yang awal mula normal semula menjadi berubah total. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, lingkungan dan penyuluhan dengan tingkat kecemasan terhadap Covid-19 pada lansia. Desain penelitian ini analitik dengan pendekatan potong silang, Variabel independen dalam penelitian ini adalah Karakteristik lansia (umur, jenis kelamin, kepercayaan, pendidikan, ekonomi), tingkat pengetahuan tentang Covid-19, lingkungan, dan penyuluhan Covid 19. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tingkat kecemasan pada lansia. Penelitian dilakukan dari bulan Mei sampai dengan bulan Agustus 2021. Populasi lansia sebanyak 1.678 jiwa. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 60 responden. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis univariat secara deskriptif dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square pada probabilitas alfa=0,05. Mayoritas responden berumur > 65 tahun (65%), berjenis kelamin perempuan (63,3%) dengan tingkat pendidikan SMA ke bawah (73,3%), dengan status ekonomi yang cukup (68,3%). Memiliki tingkat pengetahuan kurang (73,3%), meskipun tinggal di lingkungan yang memadai (60%), namun penyuluhan kesehatan kurang memadai (83,3%), dan memiliki tingkat kecemasan sedang (58,3%). Dari tujuh variabel bebas yang diuji hanya dua variabel yang bermakna yaitu tingkat pendidikan (p=0,007) dan pengetahuan (p=0,003). Kata kunci: Lansia, Tingkat kecemasan, Covid-19 Relationship between Knowledge Level, Extension and Environment With Anxiety Levels Against Covid 19 in the Elderly in the Sub District 003 and Neighborhood Association 004 Jatisari Village, Bekasi City Abstract The elderly are an age group that is vulnerable to contracting the Covid-19 virus. A weakened immune system in the elderly, coupled with a history of chronic disease. There were many reactions that emerged during the COVID-19 pandemic because this was something new for the elderly that had never happened before. problems that can arise in the elderly such as psychological problems, namely stress and anxiety, due to the lifestyle of the elderly which was originally normal to change completely. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge, environment and counseling with the level of anxiety about Covid-19 in the elderly. The design of this research is analytic with a cross-sectional approach. The independent variables in this study are the characteristics of the elderly (age, gender, belief, education, economy), knowledge level about Covid-19, environment, and Covid-19 counseling. The dependent variable in this study is anxiety levels in the elderly. The study was conducted from May to August 2021. The elderly population was 1,678 people. The number of samples taken as many as 60 respondents. Collecting data by using a questionnaire. Univariate analysis descriptively and bivariate analysis using chi-square test at probability alpha=0.05. The majority of respondents are >65 years old (65%), female (63.3%) with a high school education level and below (73.3%), with sufficient economic status (68.3%). Having a low level of knowledge (73.3%), despite living in an adequate environment (60%), but inadequate health education (83.3%), and having a moderate level of anxiety (58.3%). Of the seven independent variables tested, only two variables were significant, namely education level (p=0.007) and knowledge (p=0.003). Keywords: Elderly, Anxiety level, Covid-19 1 2 Alumni Prodi Kesehatan Masyarakat STIKES Persada Husada Indonesia Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat STIKES Persada Husada Indonesia Copyright © 2014-2021 STIKES Persada Husada Indonesia http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan Jurnal Persada Husada Indonesia Vol. 8 No. 30 (Juli 2021) Hubungan Tingkat Pengetahuan, Penyuluhan dan Lingkungan dengan Tingkat Kecemasan Pendahuluan non-alam, dan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus ini, pemerintah memberlakukan beberapa kebijakan, seperti pembatasan aktivitas keluar rumah, mewajibkan pelaksanaan pekerjaan dan pembelajaran daring, dan menghentikan kegiatan beribadah massal. Kebijakankebijakan tersebut disebut dengan lockdown (Yunus, 2020). Kebijakan ini diberlakukan berdasarkan UU No. 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan. Akibat dari kebijakan ini, menimbulkan beberapa respon dari masyarakat, terutama stres dan kecemasan. Lansia merupakan kelompok usia yang rentan tertular virus Covid-19. Sistem imun yang telah melemah pada lansia, ditambah dengan riwayat penyakit kronis yang diderita. Banyak reaksi yang muncul saat terjadinya pandemi virus Covid-19 karena ini adalah hal yang baru bagi lansia yang belum pernah terjadi sebelumnya. masalah yang dapat timbul pada lansia seperti masalah psikologis yaitu stres dan cemas, dikarenakan pola hidup lansia yang awal mula normal semula menjadi berubah total (Medina,2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganantara tingkat pengetahuan, lingkungan dan penyuluhan dengan tingkat kecemasan terhadap Covid-19 pada lansia di wilayah RW 003 dan RW 004, Kelurahan Jatisari, Bekasi. Corona Virus Desease (Covid-19) adalah kelompok virus yang bisa menyebabkan penyakit, baik itu pada manusia maupun pada hewan, pada manusia bisa menyebabkan infeksi saluran pernafasan mulai dari flu biasa sampai penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndroma (MERS) dan sindrom pernafasan akut berat/ Severe Acute Respiratory Syndroma (SARS). Menurut (WHO, 2020) Covid-19 merupakan penyakit menular yang pertama ditemukan di Wuhan Tiongkok pada bulan Desember 2019. Komisi Kesehatan Nasional (NHC) Republik Rakyat Tiongkok kemudian mengumumkan hal itu dengan Novel Corona Virus, sekarang bernama Covid-19 yang menjadi pandemi di dunia pada saat sekarang. Jumlah kasus positif Covid-19 di dunia terus mengalami peningkatan.data terbaru jumlah kasus Covid-19 dunia pada Jumat, 19 Maret 2021 pagi telah menembus angka 122.331.313 kasus. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 547.788 kasus dari hari sebelumnya yakni Kamis, 18 Maret 2021 dengan 121.783.525 kasus. Selain itu, angka kematian akibat Covid-19 di dunia mencapai 2.701.602 kasus, dan angka kesembuhan sebanyak 98.630.729 kasus.Amerika Serikat masih menempati posisi pertama sebagai negara dengan tingkat kasu (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan/article/download/321/214
Article home page: http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/321/214

Paratu Jesreni Bani, Elwindra Elwindra. Relationship between Knowledge Level, Extension and Environment with Anxiety Levels Against Covid 19 in the Elderly In the Sub District 003 and Neighborhood Association 004 Jatisari Village, Bekasi City, Jurnal Persada Husada Indonesia, 2021, pp. 29-35,