Penerapan Case-Based Reasoning untuk Perawatan dan Perbaikan Mesin di Jurusan Teknik Mesin Polman Babel
Manutech :
Jurnal Teknologi Manufaktur
Vol. 12, No. 02, (2020)
p-ISSN : 2089-5550
e-ISSN : 2621-3397
Penerapan Case-Based Reasoning untuk Perawatan dan
Perbaikan Mesin di Jurusan Teknik Mesin Polman Babel
Yang Agita Rindri1, Boy Rollastin2
Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, Sungailiat
2
Teknik Mesin dan Manufaktur, Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, Sungailiat
1
Abstract
This study aims to implement a Case-Based Reasoning (CBR) for diagnosis and recommendations
for the maintenance and repair of machines in the Department of Mechanical Engineering Polman Negeri
Bangka Belitung. The research begins with the process of collecting data for knowledge bases related to
the maintenance and repair cases of these machines. Furthermore, the data is modeled based on its
attributes. The cases that have been modeled are input into the CBR system by applying the similarity
function of weighted sum and Euclidean distance. The higher the similarity between a new case and cases
that have been stored on a case base, the more suitable the solution on a case base can be applied in other
cases. The results obtained were 5 case bases, i.e. the base case of flat grinding machines, the case base
of lathe machines, the case base of milling machines, the case base of CNC machines, and the case base
of the welding machines. The results of the CBR system are able to diagnose the causes of problems with
machines through the symptoms of problems that occur and able to provide recommendations for the
maintenance and repair of these machines.
Keywords: similarity function; case-based reasoning; euclidean distance; weighted sum.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan suatu sistem penalaran berbasis kasus atau CaseBased Reasoning (CBR) untuk rekomendasi pemeliharaan dan perbaikan mesin-mesin yang ada di Jurusan
Teknik Mesin Polman Negeri Bangka Belitung. Tahapan penelitian dimulai dengan proses pengumpulan
data untuk basis pengetahuan terkait kasus-kasus pemeliharaan dan perbaikan mesin-mesin tersebut.
Selanjutnya data tersebut dimodelkan berdasarkan atributnya. Kasus-kasus yang telah dimodelkan
dimasukkan ke dalam sistem CBR dengan menerapkan fungsi similaritas weighted sum dan euclidean
distance. Semakin tinggi similaritas antara kasus baru dan kasus yang sudah tersimpan pada basis kasus,
maka solusi pada basis kasus dapat semakin cocok diterapkan pada kasus yang lain. Hasil penelitian yang
diperoleh adalah 5 buah basis kasus pada CBR, yaitu basis kasus mesin gerinda datar, basis kasus mesin
bubut, basis kasus mesin frais fehlman, basis kasus mesin sekrap, dan basis kasus mesin frais ajax. Hasil
dari sistem CBR tersebut mampu mendiagnosa penyebab masalah pada mesin-mesin melalui gejala-gejala
masalah yang muncul serta memberikan rekomendasi tindakan perawatan dan perbaikan berdasarkan
gejala masalah pada mesin-mesin tersebut.
Kata kunci: fungsi similaritas; case-based reasoning; euclidean distance; weighted sum.
Penerapan Case-Base Reasoning untuk Perawatan dan Perbaikan Mesin di Jurusan Teknik Mesin
Polman Babel (Yang Agita Rindri)
103
1. PENDAHULUAN
Jurusan Teknik Mesin yang merupakan salah satu jurusan di Politeknik Manufaktur Negeri
Bangka Belitung memiliki banyak mesin yang menunjang kegiatan perkuliahan mahasiswa. Mesin-mesin
tersebut antara lain mesin bubut, mesin bubut CNC, mesin frais, mesin frais CNC, mesin sekrap,
mesin bor, mesin gergaji, mesin gerinda datar, mesin gerinda silinder, alat angkat, kompresor, mesin
las listrik, EDM, dan mesin-mesin pembentuk logam [1]. Mesin-mesin yang terdapat di Jurusan Teknik
Mesin membutuhkan kegiatan pemeliharaan yang baik sehingga dapat mendukung kegiatan perkuliahan
di Jurusan Teknik Mesin. Selain pemeliharaan, mesin-mesin ini juga membutuhkan perbaikan apabila
terjadi kerusakan.
Dalam proses pemeliharaan dan perbaikan mesin-mesin ini dibutuhkan keterampilan teknisi
dalam menyelesaikan kasus-kasus yang berkaitan dengan kerusakan mesin. Keterampilan dan
pengetahuan seorang teknisi dalam merawat dan memperbaiki mesin-mesin diperoleh dari skill maupun
jumlah pengalaman teknisi dalam merawat dan memperbaiki mesin. Semakin banyak pengalaman
seorang teknisi, maka semakin baik kemampuannya dalam mendeteksi masalah pada mesin berdasarkan
gejala-gejala yang muncul. Namun, kemampuan teknisi belum diikuti dengan dokumentasi pengetahuan
teknisi yang baik. Padahal, dokumentasi terhadap pengetahuan teknisi sangat perlu dilakukan sebagai
upaya untuk mengoptimalkan proses perawatan dan perbaikan mesin di Jurusan Teknik Mesin, salah
satunya untuk membantu teknisi baru dalam mendiagnosa masalah yang muncul pada mesin berdasarkan
pengetahuan yang dimiliki oleh teknisi yang sudah berpengalaman.
Salah satu metode yang dapat digunakan dalam membantu proses rekayasa pengetahuan teknisi
adalah Case-Based Reasoning (CBR). CBR merupakan salah satu cabang dari Artificial Intelligence [2] yang
cocok digunakan untuk pekerjaan yang berkaitan dengan klasifikasi, prediksi, dan diagnosis [3]. CBR
merupakan suatu sistem penalaran yang menggunakan pengetahuan lama untuk menyelesaikan
permasalahan yang baru [4]. Penyajian pengetahuan dilakukan dalam bentuk kasus-kasus yang mana
setiap kasus memiliki solusi. CBR membandingkan similaritas antara kasus baru dengan kasus yang lama.
Jika similaritas kasus yang baru terhadap kasus yang sebelumnya cukup tinggi, maka solusi kasus tersebut
mungkin dapat digunakan pada kasus yang baru. Namun, apabila tidak ditemukan solusi, maka kasus baru
dapat ditambahkan ke dalam CBR sehingga basis pengetahuan CBR semakin luas [4].
Untuk mendapatkan kemiripan antar kasus pada CBR digunakan metode pengukuran similaritas
terhadap fitur-fitur pada kasus. Beberapa metode pengukuran similaritas telah digunakan di berbagai
penelitian CBR antara lain algoritma Nearest Neighbor [5], metode Jaccard Coefficient [6], algoritma
similaritas Neyman [7], probabilitas certainty factor [8], algoritma Minkowski Distance [9], algoritma
backpropagation [10], dan Euclidean Distance [4].
Penelitian pada CBR saat ini banyak disinergikan dengan bidang knowledge discovery yang
menitikberatkan pada bidang penelitian yang berkaitan dengan big data, explanation application,
regression analysis, signal processing, dan interactivity application. Sedangkan domain penelitian CBR saat
ini masih cukup luas, meliputi domain fraud detection, proses medis, quality control pada proses
manufaktur, rekomendasi produk, klasifikasi, deteksi peristiwa pada data set social media, dan masih
banyak lagi [11]. CBR juga dapat digunakan dalam menunjang Sistem Pendukung Keputusan pada
organisasi [12].
Saat ini, kegiatan perawatan dan perbaikan mesin di Jurusan Teknik Mesin dilakukan oleh teknisi
dengan mengisi buku log perawatan dan perbaikan mesin. Teknisi bekerja sesuai dengan pengetahuan
dan pengalamannya dalam merawat dan memperbaiki mesin. Pada penelitian [1], kajian dilakukan untuk
membangun sebuah sistem pemeliharaan mesin t (...truncated)