STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA DIGITAL: TINJAUAN LITERATUR KUALITATIF
JURNAL MEDIA AKADEMIK (JMA)
Vol.2, No.6 Juni 2024
e-ISSN: 3031-5220; DOI: 10.62281, Hal XX-XX
PT. Media Akademik Publisher
AHU-084213.AH.01.30.Tahun 2023
STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI
ERA DIGITAL: TINJAUAN LITERATUR KUALITATIF
Oleh:
Suci Rahmadani
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis
Alamat: JL. Lembaga, Senggoro, Kec. Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau 28714.
Korespondensi Penulis:
Abstract. This research aims to explore Islamic Religious Education (PAI) learning
strategies in the digital era through a qualitative literature review. The method used
involves in-depth analysis of various relevant literature sources to understand how
information and communication technology has changed PAI learning approaches. The
research results show that the integration of technology such as e-learning platforms,
mobile applications, multimedia, and social media increases students' accessibility and
involvement in Islamic religious learning. In addition, learning strategies that utilize
technology have proven effective in deepening students' understanding of religious
values, although they also present challenges related to the validity of information and
social influence. In conclusion, PAI learning in the digital era requires a holistic and
integrated approach to ensure technology supports the main goal of education in forming
strong and ethical characters in accordance with Islamic religious values.
Keywords: Islamic Religious Education, Learning, Digital Era.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran
Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital melalui tinjauan literatur kualitatif. Metode
yang digunakan melibatkan analisis mendalam terhadap berbagai sumber literatur yang
relevan untuk memahami bagaimana teknologi informasi dan komunikasi telah
mengubah pendekatan pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi
teknologi seperti platform e-learning, aplikasi mobile, multimedia, dan media sosial
Received May 25, 2024; Revised May 29, 2024; June 11, 2024
*Corresponding author:
ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA SEBLAK MAMA
ZAKI LINGKAR UTARA SUMENEP PADA ASPEK PEMASARAN
meningkatkan aksesibilitas dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran agama Islam.
Selain itu, strategi pembelajaran yang memanfaatkan teknologi ini terbukti efektif dalam
memperdalam pemahaman siswa terhadap nilai-nilai agama, meskipun juga
menghadirkan
tantangan
terkait
keabsahan
informasi
dan
pengaruh
sosial.
Kesimpulannya, pembelajaran PAI di era digital memerlukan pendekatan yang holistik
dan terpadu untuk memastikan teknologi mendukung tujuan utama pendidikan dalam
membentuk karakter yang kuat dan etis sesuai dengan nilai-nilai agama Islam.
Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Pembelajaran, Era Digital.
LATAR BELAKANG
Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peran penting dalam membentuk
identitas keagamaan dan moralitas umat Islam di berbagai belahan dunia. Sebagai bagian
integral dari kurikulum pendidikan, pembelajaran PAI bertujuan untuk tidak hanya
menyampaikan pengetahuan agama, tetapi juga mengembangkan sikap, nilai-nilai, dan
perilaku yang sesuai dengan ajaran Islam.1 Namun, dengan cepatnya perkembangan
teknologi digital, landskap pendidikan juga mengalami transformasi yang signifikan. Ini
menimbulkan tantangan baru sekaligus peluang besar dalam cara PAI diajarkan dan
dipelajari.
Di era digital saat ini, teknologi telah mempengaruhi hampir setiap aspek
kehidupan, termasuk pendidikan. Menurut Tamim, Integrasi teknologi dalam
pembelajaran PAI menawarkan potensi untuk meningkatkan aksesibilitas, fleksibilitas,
dan interaktivitas dalam proses belajar mengajar.2 Berbagai alat dan platform digital
seperti aplikasi pembelajaran, simulasi interaktif, dan sumber daya multimedia
menawarkan beragam cara untuk memperdalam pemahaman tentang agama Islam, baik
di dalam maupun di luar kelas.
Namun, meskipun ada banyak manfaat yang ditawarkan oleh teknologi dalam
pendidikan, penggunaannya tidak datang tanpa tantangan. Salah satu tantangan utama
adalah bagaimana memastikan bahwa teknologi digunakan secara efektif untuk tujuan
1
Difa Zalsabella P, Eka Ulfatul C, and Moh Kamal, “Pentingnya Pendidikan Agama Islam Dalam
Meningkatkan Nilai Karakter Dan Moral Anak Di Masa Pandemi,” Journal of Islamic Education 9, no. 1
(2023): 62.
2
Rouf Tamim, “Pengelolaan Teknologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam,” At-Tarbiyah: Jurnal
Penelitian dan Pendidikan Agama Islam 1, no. 2 (2024): 61.
2
JMA - VOLUME 2, NO. 6, JUNI 2024
pendidikan yang bermanfaat, tanpa mengorbankan esensi dan nilai-nilai agama yang
ingin disampaikan. Hal ini menuntut pemikiran kritis tentang bagaimana teknologi dapat
diintegrasikan secara bijak dan seimbang dengan pendekatan tradisional dalam
pengajaran agama Islam.
Tinjauan literatur kualitatif tentang strategi pembelajaran PAI di era digital
menjadi penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang
bagaimana teknologi telah diterapkan dalam konteks ini. Dengan memeriksa berbagai
studi dan artikel terkait, kita dapat mengidentifikasi keberhasilan serta tantangan yang
dihadapi dalam mengadopsi teknologi untuk tujuan pendidikan agama Islam. Tinjauan
ini juga dapat mengungkapkan pola-pola baru dalam pengajaran agama Islam yang
muncul dengan kemajuan teknologi, serta memetakan arah penelitian yang diperlukan
untuk mengisi kesenjangan pengetahuan yang ada.
Selain itu, integrasi
teknologi
dalam pendidikan agama
Islam
juga
mempertimbangkan perubahan dalam cara siswa belajar dan berinteraksi dengan materi.
Generasi muda saat ini tumbuh dalam lingkungan digital yang kaya akan informasi dan
sumber daya online. Oleh karena itu, strategi pembelajaran yang efektif harus mampu
memanfaatkan minat dan keterampilan teknologi siswa untuk mendukung pembelajaran
yang mendalam dan berarti tentang agama Islam.
Aspek sosial dan budaya juga memainkan peran penting dalam penggunaan
teknologi dalam pendidikan agama Islam.3 Setiap komunitas memiliki norma-norma dan
nilai-nilai yang unik, yang dapat mempengaruhi cara teknologi digunakan dalam konteks
pendidikan agama. Oleh karena itu, pendekatan yang sensitif terhadap konteks lokal
diperlukan untuk memastikan bahwa pendidikan agama Islam tidak hanya relevan secara
substansial tetapi juga dapat diterima oleh masyarakat yang berbeda-beda.
Dalam konteks ini, penelitian kualitatif memberikan kontribusi yang berharga
dengan menyelidiki bagaimana praktik pembelajaran PAI beradaptasi dengan teknologi
digital. Melalui analisis mendalam terhadap berbagai pendekatan dan strategi yang telah
diterapkan, kita dapat memperoleh wawasan yang lebih dalam tentang apa yang berhasil,
apa yang tidak berhasil, dan bagaimana kita dapat meningkatkan efektivitas pengajaran
agama Islam di era digital ini.
3
Sitti. rusdi Romlah, “Pendidikan Agama Islam Sebagai Pilar Pembentukan Moral Dan Etika,” Al-Ibrah 8,
no. 30 (2023): 75.
ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA SEBLAK MAMA
ZAKI LINGKAR UTARA SUMENEP (...truncated)