TANTANGAN MANEJEMEN PELATIHAN DALAM MENGATASI PERBEDAAN USIA DAN KETERSEDIAAN WAKTU DI KURSUS PELATIHAN KOMPUTER ALBERTO

Jurnal Media Akademik (JMA), Jun 2024

Penelitian yang dilakukan di LKP ALBERTO menemukan permasalahan atau tantangan yang mecakup darii segi waktu dan perbedaan dari warga belajarnya, di kerenakan para warga belajar memiliki tanggung jawabnya masing masing. Mulai dari anak di bawah umur yang masih menjenjang sekolah Formal, atau orang dewasa yang sudah bekerja. Di tambah perbedaan umur yang meciptakan cara berpikir dan daya tangkap yang berbeda. Tujuan dilakukan penelitian ini agar mengetehui tantangan serta bagaimana LKP Alberto mengatasi tantangan sehingga kami dapat mengusulkan saran atau solusi untuk LKP tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode wawancara di mana kami mendapat pandangan langsung dari LKP tersebut terhadap instraktur peserta didik. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pengelolaan waktu yang efektif sangat penting untuk mencapai tujuan pembelajaran, namun perbedaan usia juga dapat mempengaruhi cara peserta memahami dan merespons materi pelajaran. Temuan ini memberikan wawasan tentang bagaimana pengelolaan waktu yang tepat dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran di LKP dengan memperhatikan kebutuhan dan karakteristik peserta dari berbagai rentang usia.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/download/445/427

TANTANGAN MANEJEMEN PELATIHAN DALAM MENGATASI PERBEDAAN USIA DAN KETERSEDIAAN WAKTU DI KURSUS PELATIHAN KOMPUTER ALBERTO

JURNAL MEDIA AKADEMIK (JMA) Vol.2, No.6 Juni 2024 e-ISSN: 3031-5220; DOI: 10.62281, Hal XX-XX PT. Media Akademik Publisher AHU-084213.AH.01.30.Tahun 2023 TANTANGAN MANEJEMEN PELATIHAN DALAM MENGATASI PERBEDAAN USIA DAN KETERSEDIAAN WAKTU DI KURSUS PELATIHAN KOMPUTER ALBERTO Oleh: Sani Susanti1 Anugrah Setiawan2 Rista Triwani3 Yuni Naibaho4 Astri Conia5 Romi Anggun6 Imelda Sari7 Universitas Negeri Medan Alamat: JL. William Iskandar Ps. V, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara (20221) Korespondensi Penulis: Abstract. Research conducted at LKP ALBERTO found problems or challenges that included time and differences between the students, considering that the students had their own responsibilities. Starting from minors who are still attending formal school, or adults who are already working. Plus, the age difference creates different ways of thinking and understanding. The purpose of this research is to find out the challenges and how Alberto's LKP overcomes challenges so that we can propose suggestions or solutions for the LKP. The method used in this research is an interview method where we get direct views from the LKP on student instructors. The interview results show that effective time management is very important to achieve learning goals, but age differences can also influence the way participants understand and react to lesson material. These findings provide insight into how appropriate time management can Received May 22, 2024; Revised May 27, 2024; June 07, 2024 *Corresponding author: TANTANGAN MANEJEMEN PELATIHAN DALAM MENGATASI PERBEDAAN USIA DAN KETERSEDIAAN WAKTU DI KURSUS PELATIHAN KOMPUTER ALBERTO increase the effectiveness of learning in LKP by taking into account the needs and characteristics of participants from various age ranges. Keywords: Management, Training, Alberto Course. Abstrak. Penelitian yang dilakukan di LKP ALBERTO menemukan permasalahan atau tantangan yang mecakup darii segi waktu dan perbedaan dari warga belajarnya, di kerenakan para warga belajar memiliki tanggung jawabnya masing masing. Mulai dari anak di bawah umur yang masih menjenjang sekolah Formal, atau orang dewasa yang sudah bekerja. Di tambah perbedaan umur yang meciptakan cara berpikir dan daya tangkap yang berbeda. Tujuan dilakukan penelitian ini agar mengetehui tantangan serta bagaimana LKP Alberto mengatasi tantangan sehingga kami dapat mengusulkan saran atau solusi untuk LKP tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode wawancara di mana kami mendapat pandangan langsung dari LKP tersebut terhadap instraktur peserta didik. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pengelolaan waktu yang efektif sangat penting untuk mencapai tujuan pembelajaran, namun perbedaan usia juga dapat mempengaruhi cara peserta memahami dan merespons materi pelajaran. Temuan ini memberikan wawasan tentang bagaimana pengelolaan waktu yang tepat dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran di LKP dengan memperhatikan kebutuhan dan karakteristik peserta dari berbagai rentang usia. Kata Kunci: Manajemen, Pelatihan, Kursus Alberto. LATAR BELAKANG Pelatihan pada dasarnya merupakan suatu proses pembelajaran. Dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia sebuah pelatihan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam melaksanakan pekerjaannya (Tambunan, 2003). Perkembangan IPTEK yang berkembang begitu cepat merupakan dampak adanya perubahan globalisasi yang memudahkan setiap manusia mengakses segala informasi hanya lewat media sosial, mengaksesnya pun dapat dilakukan dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Dampak perkembangan tersebut tidak hanya menimpa pada anakanak saja tetapi berdampak juga pada remaja, dewasa, bahkan orang tua (Setiawan,2017). Begitu pun dengan perubahan dalam dunia kerja, era globalisasi yang semakin maju membentuk persaingan di mana setiap perusahaan dan para pelaku 2 JMA - VOLUME 2, NO. 6, JUNI 2024 ekonomi hendaknya mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi. (Sihombing & Verawati, 2020). Para pekerja dituntut untuk terus meningkatkan kemampuannya agar tidak ketinggalan dari pesaing. Sumber daya manusia sangat menentukan proses berjalannya kinerja suatu organisasi, kualitas dan sumber daya manusia juga berpengaruh pada tingkat keberhasilan suatu organisasi (Kuruppu etal., 2021). Keberhasilan suatu organisasi juga ditentukan oleh sumber daya yang ada di didalamnya, terutama sumber daya manusia yang menjalankan organisasi tersebut (Ansah & Rita, 2019). Peningkatan kinerja yang terjadi di dalam organisasi merupakan suatu bentuk pengembangan sumber daya manusia. Dengan begitu tujuan dari organisasi akan lebih mudah terwujud, karena kualitas dari sumber daya manusia yang mampu menjalankan tugas dan fungsi dalam suatu organisasi (Karim, 2019). Sumber Daya Manusia yang unggul dan yang berkualitas tinggi menjadi tuntutan bagi setiap organisasi agar mampu mencapai tujuan yang ditetapkan (Robbins & Judge, 2007). Banyak aspek yang dapat menghasilkan kualitas SDM yang berkualitas, mulai dari diri sendiri, kelompok, atau organisasi. Untuk menghasilkan kualitas SDM yang berkualitas, tentu saja diperlukan pendidikan dan pelatihan yang terus menerus. Pelatihan merupakan suatu metode yang digunakan untuk melakukan pengembangan sumber daya manusia yang berkaitan dengan kemampuan dan keterampilan pegawai atau karyawan yang telah menduduki suatu jabatan atau pekerjaan tertentu di dalam suatu organisasi (Apriliana & Nawangsari, 2021). Berdasarkan teori sumber daya manusia menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia secara terus menerus untuk mencapai keunggulan kompetitif. Lebih khusus lagi, konsep pelatihan dan kursus digunakan untuk mengembangkan keterampilan, pengetahuan dan kompetensi individu untuk meningkatkan kontribusinya terhadap organisasi (Sunarni, 2023). Pelatihan dan pengembangan karyawan merupakan upaya yang sudah direncanakan dan berkesinambungan dari manajemen untuk meningkatkan tingkat kompetensi karyawan dan tingkat kinerja melalui berbagai pelatihan dan pengembangan (Maulana, 2021). Para pegawai akan lebih berkembang dan akan lebih baik serta bekerja lebih efisien apabila sebelum bekerja menerima pelatihan terlebih dahulu (Lateiner, 2002). TANTANGAN MANEJEMEN PELATIHAN DALAM MENGATASI PERBEDAAN USIA DAN KETERSEDIAAN WAKTU DI KURSUS PELATIHAN KOMPUTER ALBERTO Pelatihan merupakan kegiatan yang dapat memperoleh dan dapat meningkatkan keterampilan dan mengembangkan potensi pada produktivitas sumber daya manusia. Tujuan dari diadakannya pelatihan untuk sumber daya manusia adalah untuk mengembangkan efektivitas dan produktivitas, mendukung perencanaan SDM, dan meningkatkan kemampuan dan keahlian personal. Tujuan dari pelatihan juga untuk memperbaiki produktivitas tenaga kerja dalam mencapai hasil yang telah ditetapkan oleh perusahaan (Haryati, 2019). Sehingga dapat dikatakan bahwa pelatihan dan pengembangan berperan penting untuk karyawan (Ashary, 2019). Karena karyawan merupakan sumber daya m (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/download/445/427
Article home page: https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/view/445/427

Sani Susanti, Anugrah Setiawan, Rista Triwani, Yuni Naibaho, Astri Conia, Romi Anggun, Imelda Sari. TANTANGAN MANEJEMEN PELATIHAN DALAM MENGATASI PERBEDAAN USIA DAN KETERSEDIAAN WAKTU DI KURSUS PELATIHAN KOMPUTER ALBERTO, Jurnal Media Akademik (JMA), 2024,