OPTIMALISASI LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT KECIL DAN MENENGAH

Jurnal Media Akademik (JMA), Jun 2024

Fokus artikel ini adalah lembaga keuangan dan bank. Lembaga Keuangan Mikro Syariah memainkan peran penting dalam mendukung usaha kecil dan menengah, terutama dalam hal menyediakan dana yang mereka butuhkan untuk mengembangkan perusahaan mereka dan memasuki pasar baru sehingga secara signifikan meningkatkan perekonomian negara. Kemampuan organisasi keuangan mikro syariah untuk menghadapi kemerosotan ekonomi saat ini atau mungkin memperbaikinya dapat diuji. UMKM merupakan badan usaha yang dalam jangka panjang sangat bergantung pada LKMS untuk mensejahterakan perekonomian Indonesia. Tidak disangka LKMS mendapat banyak perhatian; namun demikian, fokus tersebut belum cukup menjawab permasalahan inti yang dihadapi LKMS untuk benar-benar membangun dan memperluas lembaga keuangan bagi UMKM, khususnya.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/download/429/410

OPTIMALISASI LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT KECIL DAN MENENGAH

JURNAL MEDIA AKADEMIK (JMA) Vol.2, No.6 Juni 2024 e-ISSN: 3031-5220; DOI: 10.62281, Hal XX-XX PT. Media Akademik Publisher AHU-084213.AH.01.30.Tahun 2023 OPTIMALISASI LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT KECIL DAN MENENGAH Oleh: Muhammaad Rifki1 Mariyatul Kiptiyah2 Diana Putri Aggraini3 Honainah4 Trischa Relanda Putra5 Universitas Trunojoyo Madura Alamat: JL. Raya Telang, Kec. Kamal, Kab. Bangkalan, Jawa Timur (69162) Korespondensi Penulis: Abstract. The focus of this article is financial institutions and banks. Sharia Microfinance Institutions play an important role in supporting small and medium businesses, especially in terms of providing the funds they need to develop their companies and enter new markets thereby significantly improving the country's economy. The ability of Islamic microfinance organizations to face the current economic downturn or perhaps improve it may be tested. MSMEs are business entities that in the long term are very dependent on LKMS to prosper the Indonesian economy. LKMS unexpectedly received a lot of attention; However, this focus is not enough to answer the core problems faced by LKMS to truly build and expand financial institutions for MSMEs, especially. Keywords: Microfinance Institutions, Sharia Economics, Economic Empowerment. Abstrak. Fokus artikel ini adalah lembaga keuangan dan bank. Lembaga Keuangan Mikro Syariah memainkan peran penting dalam mendukung usaha kecil dan menengah, terutama dalam hal menyediakan dana yang mereka butuhkan untuk mengembangkan perusahaan mereka dan memasuki pasar baru sehingga secara signifikan meningkatkan Received May 23, 2024; Revised May 28, 2024; June 07, 2024 *Corresponding author: OPTIMALISASI LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT KECIL DAN MENENGAH perekonomian negara. Kemampuan organisasi keuangan mikro syariah untuk menghadapi kemerosotan ekonomi saat ini atau mungkin memperbaikinya dapat diuji. UMKM merupakan badan usaha yang dalam jangka panjang sangat bergantung pada LKMS untuk mensejahterakan perekonomian Indonesia. Tidak disangka LKMS mendapat banyak perhatian; namun demikian, fokus tersebut belum cukup menjawab permasalahan inti yang dihadapi LKMS untuk benar-benar membangun dan memperluas lembaga keuangan bagi UMKM, khususnya. Kata Kunci: Lembaga Keuangan Mikro, Ekonomi Syariah, Pemberdayaan Ekonomi. LATAR BELAKANG Telah terjadi pergeseran dalam perekonomian Indonesia selama bertahun-tahun, seperti yang terlihat dari berbagai teori ekonomi yang dikemukakan. Perubahan tersebut diakibatkan oleh pergeseran kondisi perekonomian dunia yang berdampak pada pergeseran perekonomian dalam negeri. Krisis keuangan global, yang juga disebut sebagai "krisis moneter" dan berlangsung hingga akhir tahun 1990an, memperburuk keadaan perekonomian. Perubahan situasi sosial dan ekonomi disebabkan oleh krisis ini, termasuk penurunan tajam nilai rupiah, kenaikan tajam harga pokok produksi, dan maraknya PHK. Untuk tiga dolar, ketidakstabilan eskalasi politik di negara ini pada saat itu memperburuk kondisi perekonomian Indonesia, yang berujung pada munculnya krisis sosial yang parah yang ditandai dengan kerusuhan di berbagai lokasi, penjarahan yang meluas, dan tindakan anarkis lainnya yang tampaknya menyebar dibeberapa sektor. Besarnya krisis moneter saat itu telah berdampak banyak sektor perekonomian, terutama pasar sekuritas dan industri perbankan. Namun, beberapa sektor ekonomi yaitu sektor mikro, kecil, dan menengah terkena dampak krisis moneter. Fakta menunjukkan keunggulan perekonomian Indonesia pada krisis moneter 1997–1998, khususnya dalam kaitannya dengan konsep usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), meskipun sejarah perekonomian negara menolak mengakui hal tersebut. Hal ini tidak berarti menghilangkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah di tengah krisis keuangan. Mencermati usaha-usaha mikro, kecil, dan menengah yang sejak saat itu menjadi tumpuan perekonomian masyarakat. Lembaga-lembaga yang menyediakan keuangan mikro mendukung hal ini. 2 JMA - VOLUME 2, NO. 6, JUNI 2024 Lembaga keuangan perbankan swasta menunjukkan perhatian yang besar terhadap sektor ini, sementara pemerintah mengimplementasikan kebijakan yang mendukungnya. Masyarakat juga turut serta dalam usaha untuk memperkuat sektor tersebut. Hal ini diperkuat oleh fakta bahwa banyak orang yang tadinya pegawai atau pegawai menjadi wirausaha dan bahkan menjalankan kedua peran tersebut (karyawan dan wirausaha) setelah krisis keuangan. Lembaga keuangan mikro berperan penting dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya sektor perekonomian masyarakat kecil dan menengah dengan berperan sebagai mesin penggerak kegiatan usaha di masyarakat. Perkembangannya tidak terbatas pada metode konvensional; beberapa lembaga keuangan bahkan berkolaborasi satu sama lain untuk beroperasi berdasarkan prinsip ekonomi syariah (Mubarok, 2015). Lembaga-lembaga keuangan mikro telah menunjukkan kemampuan mereka untuk memperkuat perekonomian kecil dan menengah dengan menguji kapasitas mereka selama periode krisis moneter yang sangat menantang. Lembaga keuangan mikro sangat penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil dan menengah. Oleh karena itu, keberadaan usaha mikro dan kecil harus terus dipromosikan dan dijunjung tinggi, karena hal ini akan menempatkan mereka sebagai salah satu pilihan terbaik dalam menyelesaikan permasalahan yang menghambat pertumbuhan usaha mikro dan kecil, khususnya yang berkaitan dengan permodalan. Di sisi lain, memanfaatkan barang dan jasa yang ditawarkan oleh bank keuangan mikro dengan sebaik-baiknya dapat membantu memberdayakan perekonomian lokal. Langkah pertama dalam optimalisasi ini adalah sosialisasi berkelanjutan dengan menggunakan berbagai platform dan teknik, sehingga lembaga keuangan mikro syariah dapat menjadi lebih efektif. Karena lembaga keuangan mikro syariah sering kali terhambat di segmen kelas menengah ke bawah oleh faktor-faktor seperti perbedaan pengetahuan dan pemahaman, serta kurangnya kepercayaan diri untuk bersaing, maka fase sosialisasi menjadi sangat penting. Pada akhirnya, hal ini akan memberikan peluang sebesar-besarnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk berkolaborasi dengan lembaga keuangan mikro syariah guna membantu mereka mengembangkan usahanya. Meningkatnya pendapatan dan tingkat pendapatan akan dipengaruhi oleh tumbuhnya usaha mikro dan kecil, baik melalui penambahan modal atau jenis usaha yang beragam, yang selanjutnya akan menurunkan tingkat pengangguran dan kemiskinan. OPTIMALISASI LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT KECIL DAN MENENGAH METODE PENELITIAN Tujuan penelitian deskriptif kualitatif adalah untuk mengkarakterisasi, mendokumentasikan, mengevaluasi, dan memahami kondisi saat ini atau yang sudah ada sebelumnya (Mardalis, 1999). Metode penelitian dapat dijelaskan sebagai serangkaian prinsip dan prosedur yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tertentu. Ini melibatkan analisis yang (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/download/429/410
Article home page: https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/view/429/410

Muhammaad Rifki, Mariyatul Kiptiyah, Diana Putri Aggraini, Honainah, Trischa Relanda Putra. OPTIMALISASI LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT KECIL DAN MENENGAH, Jurnal Media Akademik (JMA), 2024,