CONVEYOR BELT DAN ALAT PENGHITUNG OTOMATIS BERBASIS ARDUINO NANO MENGGUNAKAN SENSOR INFRAMERAH PADA PRODUKSI ROTI TAWAR
Jurnal Qua Teknika Vol.14 No.1 Maret 2024
ISSN 2088-2424 ( Cetak ) : ISSN 2527-3892 (Elektronik)
Fakultas Teknik Universitas Islam Balitar, Blitar
Https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua; Email:
Mukhlison, Sri Widoretno, Ava Muhamad Alsa Fahri Mahardika*)
CONVEYOR BELT DAN ALAT PENGHITUNG OTOMATIS BERBASIS ARDUINO
NANO MENGGUNAKAN SENSOR INFRAMERAH PADA PRODUKSI ROTI
TAWAR
Jurnal Qua Teknika, (2024), No(14): Hal. 87-99
CONVEYOR BELT DAN ALAT PENGHITUNG OTOMATIS BERBASIS
ARDUINO NANO MENGGUNAKAN SENSOR INFRAMERAH PADA
PRODUKSI ROTI TAWAR
Mukhlison, Sri Widoretno, Ava Muhamad Alsa Fahri Mahardika*
Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teeknik, Universitas Islam Balitar, Indonesia
*Penulis korespondensi:
ABSTRAK
Roti merupakan salah satu makanan pokok yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia yang
terbuat dari tepung terigu. Di Indonesia, terdapat banyak industri roti yang berskala kecil tetap
berkembang meski adanya krisis ekonomi. Melihat pesatnya perkembangan industri roti diperlukan
inovasi produk sebagai peningkatan bisnis. Salah satunya adalah membuat produk roti dengan
berbagai variasi. Tidak hanya itu, pelaku usaha industri roti harus mengetahui tren dan teknologi
terbaru agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Produksi roti dengan jumlah besar
membuat perhitungan roti membutuhkan waktu yang cepat membuat produsen harus memiliki alat
bantu yang bisa menambah efektifitas dalam produksi. Produsen memerlukan alat untuk menghitung
barang yang jumlahnya sampai ratusan, ribuan bahkan jutaan. maka Tugas Akhir ini akan merancang
conveyor belt dan alat penghitung otomatis berbasis Arduino Nano menggunakan sensor inframerah
pada produksi roti tawar. Prototipe ini memanfaatkan komponen Arduino Nano dan Arduino Nano,
Motor Servo, Sensor Ultrasonik, LCDD 20 x 4, dan sebuah sistem penggerak berupa konveyor.
Kemudian disimpulkan bahwa dengan adanya alat ini maka efektifitas penghitungan produksi roti
semakin meningkat, dan mempersingkat waktu produsen dan pekerja dalam menghitung jumlah dari
produk yang dihasilkan.
Kata-kata Kunci: Arduino Nano, Conveyor Belt, Motor Servo, Sensor Ultrasonik
ABSTRACK
Bread is a staple food that is often consumed by Indonesian people and is made from wheat flour. In
Indonesia, there are many small-scale bakery industries that continue to thrive despite the economic
crisis. Seeing the rapid development of the bakery industry, product innovation is needed to improve
business. One of them is making bread products with various variations. Not only that, bread industry
entrepreneurs must know the latest trends and technology so they can adapt to current developments.
Production of bread in large quantities means that bread calculations require a fast time, so producers
must have tools that can increase effectiveness in production. Manufacturers need tools to count
hundreds, thousands or even millions of goods. So this final project will design a conveyor belt and
automatic counting device based on Arduino Nano using infrared sensors for the production of white
bread. This prototype utilizes Arduino Nano and Arduino Nano components, Servo Motor,
Ultrasonic Sensor, 20 x 4 LCDD, and a drive system in the form of a conveyor. It was then concluded
that with this tool, the effectiveness of calculating bread production would increase, and shorten the
time for producers and workers in calculating the amount of product produced.
Keywords: Arduino Nano, Conveyor Belt, Servo Motor, Ultrasonic Sensor
PENDAHULUAN
Roti merupakan salah satu makanan pokok yang sering dikonsumsi oleh masyarakat
Indonesia yang terbuat dari tepung terigu. Roti juga termasuk salah satu makanan yang di
87
Jurnal Qua Teknika Vol.14 No.1 Maret 2024
ISSN 2088-2424 ( Cetak ) : ISSN 2527-3892 (Elektronik)
Fakultas Teknik Universitas Islam Balitar, Blitar
Https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua; Email:
Mukhlison, Sri Widoretno, Ava Muhamad Alsa Fahri Mahardika*)
CONVEYOR BELT DAN ALAT PENGHITUNG OTOMATIS BERBASIS ARDUINO
NANO MENGGUNAKAN SENSOR INFRAMERAH PADA PRODUKSI ROTI
TAWAR
Jurnal Qua Teknika, (2024), No(14): Hal. 87-99
konsumsi pada pagi hari sebagai pengganti nasi dan sering di konsumsi dengan cara
mengolesi roti tersebut dengan selai atau pun di bakar (Erwansyah, 2021).
Industri roti adalah bagian dari industri makanan jadi dengan memanfaatkan tepung
terigu untuk bahan utama dalam proses produksinya. Roti termasuk dalam produk bakery
yang sangat populer di kalangan masyarakat. Di Indonesia, awalnya hanya masyarakat
menengah ke atas yang gemar mengkonsumsi roti. Namun, pada saat ini semua kalangan
di Indonesia sebagian besar telah mengkonsumsi roti untuk sarapan dan makanan disela
waktu sibuk. Produk roti dinilai lebih praktis dan bergizi. Tidak hanya itu, produk roti juga
beragam mulai dari bentuk, rasa, dan tekstur. Roti yang telah digemari oleh seluruh
kalangan masyarakat ini membuat peluang usaha industri roti di Indonesia semakin
menjanjikan. Hal tersebut menjadikan beragamnya skala usaha bisnis roti, mulai dari skala
kecil atau biasa disebut Home Industry sampai industri besar. Di Indonesia, terdapat banyak
industri roti yang berskala kecil tetap berkembang meski adanya krisis ekonomi. Industri
roti berskala kecil sekitar 60%, sedangkan industri besar 20%, dan sisanya industri
menengah (Berliana, 2022).
Melihat pesatnya perkembangan industri roti diperlukan inovasi produk sebagai
peningkatan bisnis. Salah satunya adalah membuat produk roti dengan berbagai variasi.
Tidak hanya itu, pelaku usaha industri roti harus mengetahui tren dan teknologi terbaru agar
dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman.Bisnis industri roti merupakan hal yang
mudah untuk dimulai. Tersedianya bahan dan peralatan yang mudah didapatkan di pasaran
dengan kualitas dan harga yang terjangkau. Konsumsi produk roti di Indonesia pun terus
meningkat, sehingga bisnis ini menjadi potensial untuk dilakukan. Melihat perkembangan
tersebut, dan permintaan akan produk roti yang selalu meningkat (Berliana, 2022).
Perkembangan teknologi banyak diaplikasikan pada bidang industri, jasa dan usaha
lainnya. Salah satunya pada proses pemilah barang merupakan sebuah proses yang
bertujuan untuk memisahkan barang yang tidak sesuai dengandengan kreteria dari barang
yang sudah sesuai dengan kriteria (Arijaya, 2019). Saatini sudah banyak pengembangan
konveyor yang dilakukan untuk mempermudah pekerjaan manusia dengan sistem soltir
benda dengan nilai berat yang di baca untuk dapat memliah benda dengan tepat (Rukmana
& Ro’uf, 2014). Pengembangan konveyor yangdilakukan untuk sistem pemilahan barang
dengan nilai yang dibaca lebar dari barang tersebut (Susila, et.al., 2007).
Permasalahan di dalam dunia industri atau perdagangan biasanya adalah bagaimana
cara memproses suatu alat dengan cepat, salah satunya yakni proses penghitungan barang.
Tidak mungkin atau akan menyusahkan bila kita memerintahkan manusia menghitung
barang yang jumlahnya sampai ratusan atau ribuan, bahkan jutaan (Hidayat e (...truncated)