PERANCANGAN CONTROL SYSTEM PENGISIAN FLUIDA OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIC SEBAGAI LEVEL AIR & SENSOR FLOW INDIKASI ALIRAN AIR BERBASIS IOT
18
JTE UNIBA, Vol. 4, No. 1, Bulan 2019
PERANCANGAN CONTROL SYSTEM PENGISIAN
FLUIDA OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR
ULTRASONIC SEBAGAI LEVEL AIR & SENSOR
FLOW INDIKASI ALIRAN AIR BERBASIS IOT
Surya Atmajaya1, Aswadul Fitri Saiful Rahman2, A Asni B3
1,2,3
Teknik Elektro,Fakultas Teknologi Industri Universitas Balikpapan
Jln. Pupuk Raya Gn. Bahagia Balikpapan 76114 INDONESIA
Abstract— The technology applied in some small and medium
businesses still applies conventional processes so that the
effectiveness of production is less than optimal, on the other hand
the technology develops rapidly, especially industrial automation,
for example conventional activities where an officer has to monitor
and record every water level held in reservoir / tank, this activity
can be replaced by an electronic system, which automatically
carries out monitoring by reading parameters on the sensor. By
creating an automatic reservoir fluid filling system and ESP 8266
oleh sistem elektronis, yang secara otomatis melakukan monitoring
dengan membaca parameter pada sensor.
Arduino Nano dapat menjadi basis dalam kinerja sebuah
perancangan Otomatis input dan output melalui masing-masing
portnya sehingga dapat menjadi solusi untuk membantu meringankan
kinerja bagi petugas dalam pengontrolan pengisian fluida indikasi
aliran fluida dan monitoring fluida reservoir jarak jauh menggunakan
sambungan wireless agar mempermudah operasional [1].
II. TINJAUAN PUSTAKA
Berikut detail dari teori yang berkaitan dengan alat makan
dan minum ayam secara otomatis sebagai landasan dalam
pembuatan alat dan penyusunan laporan :
based fluid level monitoring integrated with internet network and
LCD Touchscreen to facilitate the operator in monitoring fluid
levels in the reservoir and fluid filling automatically.
Intisari— Teknologi yang di terapkan pada sebagian usaha kecil
menengah masih menerapkan proses konvensional sehingga
efektivitas produksi kurang optimal, di sisi lain teknologi
berkembang pesat terutama automatisasi di bidang industri,
sebagai contoh aktivitas konvensional dimana seorang petugas
harus melakukan monitoring dan mencatat tiap ketinggian air
yang tertampung di dalam reservoir / tank, aktivitas ini dapat
digantikan oleh sistem elektronik, yang secara otomatis
melakukan monitoring dengan membaca parameter pada sensor.
Dengan membuat sebuah sistem pengisian fluida reservoir secara
otomatis dan monitoring ketinggian fluida yang berbasis ESP
8266 yang terintergrasi dengan jaringan internet dan LCD
Touchscreen untuk mempermudah operator dalam monitoring
ketinggian fluida pada reservoir dan pengisian fluida secara
otomatis.
Kata Kunci : Reservoir, fluida, LCD Touchscreen, Level
Ketinggian Air, Sensor Ultrasonic, ESP 8266
I. PENDAHULUAN
Teknologi yang di terapkan pada sebagian usaha kecil
menengah masih menerapkan proses konvensional sehingga
efektivitas produksi kurang optimal, di sisi lain teknologi
berkembang pesat terutama automatisasi di bidang industri, sebagai
contoh aktivitas konvensional dimana seorang petugas harus
melakukan monitoring dan mencatat tiap ketinggian air yang
tertampung di dalam reservoir/tank, aktivitas ini dapat digantikan
E- ISSN 2549 - 0842
A. Penelitian Yang Relevan
Penelitian tentang sensor ultrasonik telah banyak dilakukan oleh
peneliti-peneliti sebelumnya diantaranya oleh Githa, Dwi Putra
Swastawan, Wayan Eddy dalam penelitiannya yang berjudul Sistem
Pengaman Parkir dengan Visualisasi Jarak Menggunakan Sensor
PING dan LCD. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah
berupa alat yang dapat mendeteksi adanya benda penghalang yang
berada disekitar mobil [3].
Skripsi Slamet Hani tentang Sensor Ultrasonik Sebagai Pemantau
Kecepatan Kendaraan Bermotor. Desain alat pemantau kecepatan ini
terdiri dari dua sensor, pertama mengukur jarak pantul dari sensor
ultrasonik kurang dari batas maksimal pemantaun. Sensor akan mulai
menghitung waktu dan waktu akan berhenti saat sensor kedua
mendapatkan pantulan. Besar nilai kecepatan yang didapat adalah
hasil bagi antara jarak kedua sensor dengan waktu pantul antara dua
sensor. Besarnya nilai kecepatan akan ditampilkan melalui LCD [4].
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sensor
ultrasonik valid dan dapat digunakan sebagai perangkat pengukur
kecepatan aliran udara dalam pipa. Berdasarkan penelitian tersebut,
sensor ultrasonik baik digunakan untuk mengukur jarak suatu benda
yang bersifat padat, cair, dan gas. Oleh karena itu, penulis akan
melakukan penelitian tentang automatic water level control berbasis
mikrocontroller dengan sensor ultrasonik. Dengan adanya penelitian
ini diharapkan tidak ada lagi tandon penampung air yang meluap atau
kosong dikarenakan kurangnya pengontrolan.
B. IOT (Internet Of Things)
Menurut Wikipedia, Internet of Things atau dikenal juga dengan
singkatan IoT, merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk
memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung
secara terus-menerus. Adapun kemampuan seperti berbagi data,
remote control, dan sebagainya, termasuk juga pada benda di dunia
Surya Atmajaya : PERANCANGAN CONTROL SYSTEM ……………
JTE UNIBA, Vol. 4, No. 1, Bulan 2019
nyata. Contohnya bahan pangan, elektronik, koleksi, peralatan apa
saja, termasuk benda hidup yang semuanya tersambung ke jaringan
lokal dan global melalui sensor yang tertanam dan selalu aktif [6].
C. Sensor Ultrasonik
Sensor ultrasonik adalah sensor yang bekerja berdasarkan prinsip
pantulan gelombang suara dan digunakan untuk mendeteksi 7
keberadaan suatu objek tertentu di depannya, frekuensi kerjanya pada
daerah di atas gelombang suara dari 40 KHz hingga 400 KHz. Sensor
ultrasonik terdiri dari dari dua unit, yaitu unit pemancar dan unit
penerima. Struktur unit pemancar dan penerima sangatlah sederhana,
sebuah kristal piezoelectric dihubungkan dengan mekanik jangkar
dan hanya dihubungkan dengan diafragma penggetar. Tegangan
bolak-balik yang memiliki frekuensi kerja 40 KHz –400KHz
diberikan pada plat logam.
D. Modul Esp 8266
Modul ESP8266 adalah sebuah komponen chip terintegrasi yang
didesain untuk keperluan dunia masa kini yang serba tersambung.
Chip ini menawarkan solusi networking Wi-Fi yang lengkap dan
menyatu, yang dapat digunakan sebagai penyedia aplikasi atau untuk
memisahkan semua fungsi networking Wi-Fi ke pemproses aplikasi
lainnya.
19
A. Diagram Alir Penelitian
Diagram penelitian disusun berdasarkan proses jalannya penelitian
mulai dari persiapan penelitian, kajian literature, instrument
penelitian, pengumpulan data hingga pada penyusunan laporan
termasuk persiapan perancangan alat.
Didalam alir penelitian dimulai dengan studi literature untuk
mengumpulkan materi-materi berkaitan dengan penelitian yang akan
dilakukan. Dengan studi literatur yang telah dikumpulkan maka
penulis selanjutnya mempelajari konsep dasar dari penelitian yang
akan dilakukan dan dilakukan juga dengan instrument data
pendukung termasuk alat dan peralatan. Pengumpulan data
pendukung diperlukan untuk mengumpulkan data pendukung pada
alat peralata (...truncated)