PERANCANGAN ALAT OLAHRAGA PENGHITUNG PULL UP BERBASIS MIKROKONTROLER MENGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK
36
JTE UNIBA, Vol. 4, No. 1, Oktober 2019
PERANCANGAN ALAT OLAHRAGA PENGHITUNG
PULL UP BERBASIS MIKROKONTROLER
MENGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK
Sabdar Sawal1, Aswadul Fitri2, Mayda Waruni3
1,2,3
Teknik Elektro,Fakultas Teknologi Industri Universitas Balikpapan
Jln. Pupuk Raya Gn. Bahagia Balikpapan 76114 INDONESIA
Abstract— The era of modernization like this technology is an
important role in everyday life. The development of technological
knowledge has brought people to a better era. so with the
development of many people who often do research, In this study
the author aims to design a microcontroller-based pull up device
using ultrasonic sensors, to facilitate the pull up counter, this
system consists of various electronic components such as Adruino
Nano, bluetooth sensors, ultrasonic sensors, and Text Running
LEDs, this tool will be operated using an Android cell phone that
has been connected to Bluetooth HC-05 then press (start / stop)
to turn the device on and off. The ultrasonic sensor is used to
measure radio waves from sensors to objects. The results of these
sensors will be displayed via LED Text Running and Android
phones. One of the uses of this tool is in health sciences for the
selection of TNI and POLRI admission. Perform medical tests
with manual pull up calculations, longer than using a
microcontroller-based pull up counter using ultrasonic sensors.
Intisari—
Dizaman modernisasi seperti
ini teknologi
merupakan peranan penting dalam kehidupan sehari-hari,
Perkembangan ilmu pengetahuan teknologi telah membawa
manusia kepada Era yang lebih baik. sehingga dengan
perkembangan jaman banyak orang yang sering melakukan
penelitian. Pada penelitian ini penulis bertujuan untuk
merancang sebuah alat penghittung pull up berbasis
mikrokontroler mengunakan sensor ultrasonik, untuk
mempermudah melakukkan penghitung pull up, sistem ini
terdiri berbagai komponen elektronik seperti Adruino Nano,
sensor bluetooth, sensor ultrasonik, dan LED Text Running, Alat
ini akan di operasikan menggunakan HP Android yang telah
terkoneksi dengan Bluetooth HC-05 kemudian menekan
(start/stop) untuk menghidupkan dan mematikan alat tersebut.
Adapun sensor ultrasonik digunakan untuk mengukur
gelombang radio dari sensor ke objek. Hasil dari sensor tersebut
akan ditampilkan melalui LED Text Running dan HP android.
Salah satu pengunaan alat ini yaitu pada ilmu kesehatan untuk
seleksi masuk TNI maupun POLRI. Melakukan test kesehatan
dengan penghitungan pull up manual, lebih lama daripada
menggunakan alat penghitung pull up berbasis mikrokontroller
dengan menggunakan sensor ultrasonik.
Kata Kunci— Arduino Nano, sensor ultrasonik, Bluetooth
Terminal HC-05, LED Text Running.
I. PENDAHULUAN
Di Zaman modernisasi saat ini, Pengunaan sebuah teknologi sudah
menjadi peranan penting. Karena di zaman sekarang teknologi
sangatlah bermanfaat sehingga tidak dapat dipisahkan dalam
kehidupan sehari-hari. Dengan adanya perkembangan teknologi
E-ISSN 2549 - 0842
telah mempermudah dan membuat segala sesuatu yang dilakukan
lebih sederhana dan tidak kompleks. Hal inilah yang mendorong
perkembangan teknologi selalu menciptakan alat dan sistem yang
dapat membantu atau mempermudah aktivitas manusia. Salah satu
teknologi yang telah banyak dimanfaatkan adalah teknologi Adruino
Nano, yang merupakan board berbasis mikrokontroler pada pada satu
papan pengembangan mikrokontroler yang berukuran kecil, lengkap
dan mendukung penggunaan breadboard. Arduino Nano diciptakan
dengan basis mikrokontroler ATmega328 (untuk Arduino Nano versi
3.x) atau ATmega 168 (untuk Arduino versi 2.x). Arduino Nano
kurang lebih memiliki fungsi yang sama dengan Arduino
Duemilanove, tetapi dalam paket yang berbeda. Arduino Nano tidak
menyertakan colokan DC berjenis Barrel Jack, dan dihubungkan ke
komputer menggunakan port USB Mini-B. Salah satu penerapan
teknologi adruino Nano adalah dalam bidang keshatan khususnya
olahraga.
II. TINJAUAN PUSTAKA
Berikut detail dari teori yang berkaitan dengan alat
Penghitung pull up berbasis mikrokontroler mengunakan
sensor ultrasonic. Sebagai landasan dalam pembuatan alat dan
penyusunan laporan :
A. Penelitian Terdahulu
Telah dilakukan penelitian yang berjudul Pengembangan
Teknologi Alat Ukur Push Up Berbasis Microcontroller dengan
Sensor Ultrasonic yang dibuat oleh Didin Rosadi , Luqman
Hardiansyah, Agus Rusdiana Program Studi Ilmu Keolahragaan,
Departemen Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas
Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan
Indonesia, Indonesia. Pada hasil uji coba penelitian ini didapatkan
alat ukur push up berbasis microcontroller dengan sensor ultrasonic
berhasil dirancang dan dikembangkan. Alat ukur daya tahan kekuatan
lengan dengan tes push up ini dikembangkan oleh peneliti dengan
pengembangan penghitungan gerakan pada tes push up yang dihitung
menggunakan sensor yang akan menghitung otomatis jumlah
gerakan push up dan menghitung otomatis waktu yang digunakan
pada tes push up juga [1].
Penelitian lain yang berkaitan adalah yang disusun oleh Ahmad
Hanafie, Bowasis Umar, Nurul Husnah, Sukma Yunus yang berjudul
perancangan sistem pengukur tinggi badan berbasis microcontroller
menggunakan sensor ultrasonik. Berdasarkan hasil pembuatan,
pengoperasian, dan pengujian alat, diketahui bahwa mekanisme kerja
alat pengukur tinggi badan berbasis microcontroller menggunakan
sensor ultrasonik bekerja sesuai dengan harapan dan teori yang
mendukung [2].
Penelitian selanjutnya adalah Pembuatan Penghitung
Jumlah Mobil Otomatis Berbasis Microcontroller ATMega 8535
Menggunakan Sensor Ultrasonic yang disusun oleh Riko Dede
Sabdar Sawal : PERANCANGAN ALAT OLAHRAGA PENGHITUNG…….
JTE UNIBA, Vol. nn, No. nn, July 2019
Hardiyanto, Adian Fatchur Rochim, Ike Pertiwi Windasar, Program
Studi Sistem Komputer Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Jalan Prof. Sudharto, Tembalang, Semarang, Indonesia. Dari hasil
pengujian yang telah dilakukan, sensor ultrasonik yang bekerja
berdasarkan prinsip pantulan gelombang suara, dimana sensor akan
menghasilkan gelombang suara yang kemudian menangkapnya
kembali dengan perbedaan waktu sebagai dasar penginderaannya.
Berdasarkan penelitian-penelitian tersebut, peneliti mencoba untuk
mengembangkan penelitian dimana penelitian tersebut menjadi lebih
efisien yang diharapkan pada penelitian ini didapatkan hasil yang
lebih baik dari penelitian-penelitian sebelumnya [3].
B. Pull Up
Pull up adalah salah satu latihan otot punggung (lattisimus dorsi)
yang dilakukan dengan bergelantungan pada sebuah palang besi
dengan menarik badan sekuat-kuatnya sampai dagu melampaui
palang besi tersebut. Latihan otot punggung ini memang tidak mudah
untuk dilakukan apalagi bagi pemula yang baru saja mencoba
melakukannya. Tetapi gerakan pull up merupakan latihan otot
punggung terbaik karena bisa melatih beberapa ketahanan otot dan
juga memaksimalkan pembentukan otot-otot tubuh bagian atas[4].
C. Mikrokontroler
Mikrokontroler keluarga AVR 8 bit. 8748 yang merupakan
mikrokontroler 8 bit, yang m (...truncated)