Penggunaan Thik-Pair-Share untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa Pada Pelajaran Bahasa Inggris Kelas X MIPA SMA Negeri 1 Waled

Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia, Apr 2022

Pembelajaran Bahasa Inggris dalam praktiknya memiliki empat keterampilan berupa keterampilan berbicara, kemampuan menulis, kemempuan membaca, dan kemampuan menyimak. Keterampilan menulis merupakan bentuk tranformasi dari pemikiran yang dimiliki seseorang ke dalam sebuah bentu bahasa. Dalam kegiatan menulis, ada beberapa tahap yang perlu diperhatikan, seperti menyusun kalimat, menusun paragraf, dan menyusun wacana. Akan, tetapi, siswa akan merasa bosan jika guru selalu menggunakan metode yang sama dalam penyampaian pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dalam manulis teks Bahasa Inggris, mengembangkan metiode pembelajaran, dan membantu siswa agar aktif dalam pembelajaran dengan menerapkan metode think-pair-share di kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Waled, Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, pada siklus I dan siklus II sama-sama menggunakan langkah-langkah persiapan, tindakan, observasi, dan refleksi. Sebelum menerapkan metode think-pair-share pada siklus I dan II, sebelumnya telah dilaksanakan pembelajaran dengan metode yang biasa dilakukan untuk menjadi acuan dalam penerapan metode penelitian tindakan kelas ini. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebelum di gunakannya metode think-pair-share pada pembelajaran Bahasa Inggris dengan materi menulis E-mail nilai rata-rata siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Waled sebesar 64 dengan persentase ketuntasan hanya 13,15% dari total 38 siswa di kelas tersebut. Namun setelah dilakukan tindakan Siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 73% dengan persentase ketuntasan 57,89%. Pada Siklus I peningkatan masih belum signifikan, akhirnya dilakukan tindakan Siklus II dengan kembali mengalami kenikan pada nilai rata-rata menjadi 80,5 dengan persentase ketuntasan sebesar 89,47%. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dalam manulis teks Bahasa Inggris, mengembangkan metiode pembelajaran, dan membantu siswa agar aktif dalam pembelajaran dengan menerapkan metode think-pair-share di kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Waled, Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, pada siklus I dan siklus II sama-sama menggunakan langkah-langkah persiapan, tindakan, observasi, dan refleksi. Sebelum menerapkan metode think-pair-share pada siklus I dan II, sebelumnya telah dilaksanakan pembelajaran dengan metode yang biasa dilakukan untuk menjadi acuan dalam penerapan metode penelitian tindakan kelas ini. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebelum di gunakannya metode think-pair-share pada pembelajaran Bahasa Inggris dengan materi menulis E-mail nilai rata-rata siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Waled sebesar 64 dengan persentase ketuntasan hanya 13,15% dari total 38 siswa di kelas tersebut. Namun setelah dilakukan tindakan Siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 73% dengan persentase ketuntasan 57,89%. Pada Siklus I peningkatan masih belum signifikan, akhirnya dilakukan tindakan Siklus II dengan kembali mengalami kenikan pada nilai rata-rata menjadi 80,5 dengan persentase ketuntasan sebesar 89,47%.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/download/169/119

Penggunaan Thik-Pair-Share untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa Pada Pelajaran Bahasa Inggris Kelas X MIPA SMA Negeri 1 Waled

Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI) Vol. 2, No. 4, April 2022, Hal. 189-200 DOI: https://doi.org/10.52436/1.jpti.169 p-ISSN: 2775-4227 e-ISSN: 2775-4219 Penggunaan Thik-Pair-Share untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa Pada Pelajaran Bahasa Inggris Kelas X MIPA SMA Negeri 1 Waled Khaerunisa*1 1 SMAN 1 Waled, Indonesia Email: Abstrak Pembelajaran Bahasa Inggris dalam praktiknya memiliki empat keterampilan berupa keterampilan berbicara, kemampuan menulis, kemempuan membaca, dan kemampuan menyimak. Keterampilan menulis merupakan bentuk tranformasi dari pemikiran yang dimiliki seseorang ke dalam sebuah bentu bahasa. Dalam kegiatan menulis, ada beberapa tahap yang perlu diperhatikan, seperti menyusun kalimat, menusun paragraf, dan menyusun wacana. Akan, tetapi, siswa akan merasa bosan jika guru selalu menggunakan metode yang sama dalam penyampaian pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dalam manulis teks Bahasa Inggris, mengembangkan metiode pembelajaran, dan membantu siswa agar aktif dalam pembelajaran dengan menerapkan metode think-pair-share di kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Waled, Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, pada siklus I dan siklus II sama-sama menggunakan langkah-langkah persiapan, tindakan, observasi, dan refleksi. Sebelum menerapkan metode think-pair-share pada siklus I dan II, sebelumnya telah dilaksanakan pembelajaran dengan metode yang biasa dilakukan untuk menjadi acuan dalam penerapan metode penelitian tindakan kelas ini. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebelum di gunakannya metode think-pair-share pada pembelajaran Bahasa Inggris dengan materi menulis E-mail nilai rata-rata siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Waled sebesar 64 dengan persentase ketuntasan hanya 13,15% dari total 38 siswa di kelas tersebut. Namun setelah dilakukan tindakan Siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 73% dengan persentase ketuntasan 57,89%. Pada Siklus I peningkatan masih belum signifikan, akhirnya dilakukan tindakan Siklus II dengan kembali mengalami kenikan pada nilai rata-rata menjadi 80,5 dengan persentase ketuntasan sebesar 89,47%. Kata kunci: Introducing, Pair, Share, Think. The Use of Thik-Pair-Share to Improve Student's Writing Skills in English Lesson Class X MIPA SMA Negeri 1 Waled Abstract Learning English in practice has four skills, namely speaking skills, writing skills, reading skills, and listening skills. Writing skills are a form of transformation of one's thoughts into a form of language. In writing activities, there are several stages that need to be considered, such as compiling sentences, compiling paragraphs, and composing discourse. However, students will feel bored if the teacher always uses the same method in delivering their learning.This study aims to improve skills in writing English texts, develop learning methods, and help students to be active in learning by applying the think-pair-share method in class X MIPA 2 SMA Negeri 1 Waled, Cirebon Regency. The method used is classroom action research which is carried out in two cycles, in cycle I and cycle II both use preparation, action, observation, and reflection steps. Before applying the thinkpair-share method in cycles I and II, previously the usual method of learning was carried out to serve as a reference in the application of this classroom action research method. The results of the study indicate that before the use of the think-pair-share method in learning English with the material of writing E-mail the average value of class X MIPA 2 SMA Negeri 1 Waled was 64 with the percentage of completeness only 13.15% out of a total of 38. students in that class. However, after the Cycle I action was taken, the average value increased to 73% with a completeness percentage of 57.89%. In Cycle I the increase was still not significant, finally Cycle II action was taken by again experiencing an increase in the average value to 80.5 with a percentage of completeness of 89.47%. Keywords: Introducing, Pair, Share, Think. 1. PENDAHULUAN 189 Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI) p-ISSN: 2775-4227 e-ISSN: 2775-4219 Memasuki era globalisasi setiap individu dituntut untuk mempersiapkan segala kemampuan yang dimiliki terutama dalam bidang komunikasi. Dalam bidang komunikasi ini peran Bahasa Inggris sangat diperlukan, karena Bahasa Inggris merupakan saran komunikasi global yang harus dikuasai baik lisan maupun tulisan. Bahasa Inggris dapat menjadi kunci utama dalam keberhasilan seseorang di era globalisasi ini. Oleh karena itu, kemampuan berbahasa Inggris dapat dijadikan suatu investasi bagi masa depan. Kemampuan berkomunikasi yang mumpuni tentunya berkaitan dengan pembelajaran yang dilakukan pada saat seseorang masih duduk di bangku sekolah. Pembelajaran Bahasa di masa sekolah ini menjadi dasar bagi seseorang untuk mendapatkan kemampuan berkomunikasi dengan baik. Dalam penguasaan Bahasa Inggris, ada empat kemampuan yang harus diperhatikan, yaitu kemampuan menyimak, kemampuan membaca, kemampuan berbicara, dan kemampuan menulis. Kemampuan menulis merupakan satu dari empat keterampilan dalam Bahasa Inggris yang hendaknya dapat dikuasai oleh siswa, namun pada praktiknya kemampuan menulis sering menjadi kendala bagi siswa dalam proses pembelajaran. Menurut Byrne (2004), keterampilan menulis adalah suatu bentuk transformasi dari pemikiran seseorang ke dalam bentuk Bahasa[1]. Maka dari itu, untuk dapat mengembangkan keterampilan manulis, diperlukan sebuah pembelajaran yang mampu membuat siswa lebih aktif, kreatif, dan efektif. Menurut Susanto (2013), keterampilan menulis merupakan suatu kegiatan menuangkan ide atau gagasan dalam pemikiran kita, menuangkan isis hati melalui sebuah Bahasa tulisan sehingga dapat dibaca dan juga dipahami oleh orang lain[2]. Dalam kegiatan menulis, ada beberapa tahap yang perlu diperhatikan, seperti menyusun kalimat, menusun paragraf, dan menyusun wacana. Akan tetapi, siswa akan merasa bosan jika guru selalu menggunakan metode yang sama dalam penyampaian pembelajarannya. Penerapan metode pembelajaran yang monoton akan membuat siswa menjadi bosan terhadap pelajaran tersebut, siswa menjadi tidak bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Hal ini membuat siswa mengalami penurunan motivasi dalam kegiatan belajar mengajar dan akan berpengaruh pada nilai dan hasil belajar siswa. Maka untuk mengatasinya, guru diharuskan melakukan innovasi terkait pada proses belajar mengajar. Inovasi dalam proses pembelajaran dapat berupa inovasi pada media pembelajaran dan inovasi pada metode pembelajaran. Dalam penelitian tindakan kelas ini akan dilakukan inovasi terkait metode pembelajaran. Pembelajaran yang awalnya hanya satu arah, yaitu dari teacher center kini menjadi student center dengan menggunakan metode pembelajaran Think-Pair-Share. Sebelumnya dalam kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 1 Waled pada pembelajaran Bahasa Inggris biasanya guru akan memb (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/download/169/119
Article home page: https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/169/119

Khaerunisa Khaerunisa. Penggunaan Thik-Pair-Share untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa Pada Pelajaran Bahasa Inggris Kelas X MIPA SMA Negeri 1 Waled, Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia, 2022, pp. 189-200,