Aplikasi Pelaporan Penyusunan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Berbasis Website Menggunakan Framework Laravel Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Madiun
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)
Vol. 3, No. 1, Januari 2023, Hal. 41-52
DOI: https://doi.org/10.52436/1.jpti.275
p-ISSN: 2775-4227
e-ISSN: 2775-4219
Aplikasi Pelaporan Penyusunan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Berbasis Website
Menggunakan Framework Laravel Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota
Madiun
Meilisa Ayu Susantiva*1, Yogiek Indra Kurniawan2
1,2
Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
Email: ,
Abstrak
Laporan Penyusunan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) merupakan salah satu laporan yang wajib
disusun dan disampaikan oleh Kepala Daerah mengenai capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah
dan pelaksanaan tugas pembantuan selama 1 (satu) tahun anggaran. Penyusunan LPPD pada Dinas Komunikasi
dan Informatika Kota Madiun masih disusun secara manual sehingga berisiko terjadi keterlambatan waktu dan
kesalahan data dalam pembuatan. Sehingga dibuatlah sistem E-LPPD berbasis website yang dibangun
menggunakan framework laravel, HTML, CSS dan Javascript. Metode yang digunakan dalam pembuatan sistem
ini adalah metode waterfall dimana metode ini memiliki 5 tahapan yaitu perancangan kebutuhan pengguna,
desain sistem, implementasi, uji testing dan maintenance oleh Dinas Kominfo Kota Madiun. Hasil penelitian
menghasilkan sebuah aplikasi LPPD untuk dinas kominfo Madiun menggunakan framework Laravel. Hasil
pengujian blackbox menunjukkan semua test case menandakan valid yang berarti aplikasi LPPD sudah bisa
digunakan oleh pihak Dinas Kominfo Kota Madiun.
Kata kunci: Dinas Komunikasi dan Informatika, Laravel, LPPD, Website.
Judul Website-Based Local Government Implementation Report Application Using the
Laravel Framework at The Communication and Information Department of Madiun City
Abstract
Report on the Preparation of Regional Government Administration (LPPD) is one of the reports that have to
prepare and submit by Regional Head regarding the performance achievements of regional government
administration and the implementation of co-administration tasks for 1 (one) fiscal year. The preparation of
LPPD at Madiun City Communications and Information Office is still compiled manually so there is a risk of
time delays and data errors in the making. Therefore, a website-based E-LPPD system was created using the
Laravel framework, HTML, CSS and Javascript. The method used in making this system is waterfall method
which is method has 4 stages, namely user requirements design, system design, implementation, testing and
maintenance by Madiun City Communication and Informatics Service. The results of the research resulted in an
LPPD application for the Madiun communication and information service using the Laravel Framework. The
results of the blackbox test show that all test cases are valid, which means that the LPPD application can
already be used by the Madiun City Communications and Informatics Agency.
Keywords: Communication And Information Department, Laravel, LPPD, Website.
1.
PENDAHULUAN
Kemajuan teknologi informasi di era modern membuat segala sektor kehidupan menjadi canggih, praktis,
efektif, dan efisien. Sebagai contoh penggunaan website. Website merupakan wadah informasi yang memberikan
kemudahan dan efisiensi bagi user untuk menjelajah internet[1]. Saat ini dampak website sudah terlihat dengan
sangat jelas, yaitu salah satunya membantu produktivitas pekerjaan.
Salah satu sektor yang mnggunakan teknologi berupa website yaitu sektor pemerintahan. Dinas
Komunikasi dan Informatika contohnya. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) merupakan sebuah
instansi pemerintahan yang berada di bawah pimpinan Kepala Dinas dan bertanggung jawab kepada Walikota
Metro[2]. Hampir semua bidang dilakukan dengan bantuan teknologi. Termasuk penggunaan website agar
membantu meningkatkan kinerja pelayanan terhadap masyarakat.
41
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)
p-ISSN: 2775-4227
e-ISSN: 2775-4219
Namun, pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun terdapat beberapa pekerjaan yang masih
dikerjakan secara manual. Yang dapat menimbulkan bertambahnya waktu pengerjaan, kesalahan dalam
pengisian data dan hilangnya data. Diskominfo Kota Madiun memiliki salah satu tugas wajib membuat laporan
capaian kinerja yang biasanya disampaikan setiap 1 (satu) tahun anggaran. Laporan ini disebut sebagai LPPD.
LPPD adalah laporan kinerja yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah kepada Pemerintah Pusat. LPPD
disebut dalam Pasal 69 Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. LPPD terdiri atas
capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dan capaian kinerja pelaksanaan tugas pembantuan[3].
Dalam penyusunannya, laporan ini masih dikerjakan secara manual menggunakan Microsoft Excel dan
Microsoft Word. Serta biasanya membutuhkan waktu sedikit lebih lama dalam penyusunan tiap tiap sub-bab
laporan menjadi 1(satu) dokumen utuh.
Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi berbasis website telah dapat
menyelesaikan permasalahan manual dengan lebih efektif[3]–[5]. Penggunaan aplikasi berbasis website dapat
dibangun menggunakan basis PHP[6]–[8] maupun laravel[9], [10]. Aplikasi berbasis website dengan
menggunakan laravel sudah terbukti berhasil membuat proses bisnis manual menjadi lebih efektif.
Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan pengembangan sistem yang dibuat sesuai dengan kebutuhan
dari instansi terkait yaitu, “Aplikasi Laporan Elektronik Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Berbasis Website
Menggunakan Framework Laravel Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Madiun” atau disingkat ELPPD.
2.
METODE PENELITIAN
Sistem Informasi E-LPPD menggunakan metode pengembangan Waterfall yang terdri dari 5 tahapan[11],
[12] yaitu, requirement, design sistem, implementation, intregation and testing, dan operation and maintentance.
Gambar 1. Metode Waterfall
Di dalam tahapan analisis kebutuhan pengguna, kebutuhan yang diperlukan seperti fungsi dan proses dari
web yang dibuat, pengidentifikasian kendala dalam pembuatan web, menganalisis keandalan, kelemahan, dan
teknologi yang dipakaidan lainnya yang dibutuhkan agar dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang
dibutuhkan oleh user. Dalam sistem E-LPPD terdapat satu user, yaitu admin. Admin dapat melakukan login,
daftar dan mengelola data yang ada di dalam sistem E-LPPD.
Dan sebelum proses coding dimulai, dilakukan tahapan desain. Ini bertujuan untuk memberikan gambaran
tentang bagaimana tampilan dari sebuah sistem yang diinginkan. Sehingga membantu mendefinisikan arsitektur
sistem yang akan dibuat secara keseluruhan.sistem. Dalam desain sistem ini menggunakan permodelan basis data
dengan menggunakan ERD (Entity Relationship Diagram), UML serta User Interface.
42
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)
p-ISSN: 2775-4227
e-ISSN: 2775-4219
Sedangkan pada tahapan implementasi merupakan proses penulisan kode program. Implementasi sistem ini
menggunakan framework laravel, HTML, CSS, PHP, javascript.
Serta dilak (...truncated)