Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Vokal Siswa dengan Menggunakan Media Iringan Midi di SMAN 1 Dukupuntang Kabupaten Cirebon
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)
Vol. 3, No. 3, Maret 2023, Hal. 95-101
DOI: https://doi.org/10.52436/1.jpti.264
p-ISSN: 2775-4227
e-ISSN: 2775-4219
Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Vokal Siswa Dengan Menggunakan Media
Iringan Midi di SMAN 1 Dukupuntang Kabupaten Cirebon
Dadang Supardan*1
1
SMAN 1 Dukupuntang, Indonesia
Email:
Abstrak
Pembelajaran vokal di dalam mata pelajaran seni musik merupakan salah satu aspek penting yang harus dicapai
untuk membentuk bakat yang dimiliki oleh siswa. Namun dalam membentuk bakat tersebut tentunya terlebih
dahulu diperlukan minat anak dalam bernyanyi. Kurangnya media pembelajaran vokal di dalam proses belajar
seni musik menimbulkan motivasi dan hasil belajar siswa rendah. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian
ini adalah apakah penggunaan media iringan MIDI dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar vokal siswa di
kelas X-1 SMAN 1 Dukupuntang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas, yang
dilakukan dengan pendekatan dan kuantitatif. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan melalui 2 siklus dengan 4
tahapan pada masing-masing siklusnya, yaitu : perencanaan (plan), pelaksanaan dan pengamatan (action &
observe), dan refleksi (reflect). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode
observasi/pengamatan, wawancara, dokumentasi, dan unjuk kerja. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik
kesimpulan bahwa dengan menggunakan media iringan MIDI pada pembelajaran vokal dapat meningkatkan
motivasi dan hasil belajar vokal siswa pada kelas X-1 SMAN 1 Dukupuntang tahun ajaran 2022/2023. Terbukti
dari 50% dari 34 siswa pada kegiatan pra siklus mendapatkan hasil belajar vokal cukup baik, pada siklus I
meningkat menjadi 64,71% dan mengalami peningkatan pada siklus II yang telah mendapatkan kualifikasi nilai
baik. Peningkatan dari kegiatan pra siklus 50% menjadi 97,06% pada siklus II pada kualifikasi baik pada
kegiatan akhir siklus II, serta dari penilaian motivasi yang ditentukan oleh peneliti dapat tercapai dalam
meningkatkan motivasi belajar vokal pada siswa kelas X-1 Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan
metode media iringan midi, KKM yang telah ditentukan telah tercapai. Untuk itu guru seni musik khususnya
dalam pembelajaran bernyanyi, sebaiknya menggunakan media iringan midi untuk memudahkan penyampaian
materi dan praktek bernyanyi pada saat pembelajaran berlangsung.
Kata kunci: Belajar, Hasil, MIDI, Motivasi, Vokal.
Increasing Students' Motivation and Vocal Learning Outcomes Using MIDI
Accompanyment Media at SMAN 1 Dukupuntang Cirebon District
Abstract
Vocal learning in the subject of music is one of the important aspects that must be achieved to shape the talents
possessed by students. However, in forming this talent, of course, it first requires a child's interest in singing.
The lack of vocal learning media in the process of learning music art causes low student motivation and learning
outcomes. The problem raised in this study is whether the use of MIDI accompaniment media can increase
students' motivation and vocal learning outcomes in class X-1 of SMAN 1 Dukuntang. This study used the
Classroom Action Research method, which was carried out using a quantitative approach. This Classroom
Action Research was conducted through 2 cycles with 4 stages in each cycle, namely: planning (plan),
implementation and observation (action & observe), and reflection (reflect). Data collection techniques in this
study used observation/observation, interview, documentation, and performance methods. Based on the results
of the study, it can be concluded that using MIDI accompaniment media in vocal learning can increase
motivation and student vocal learning outcomes in class X-1 of SMAN 1 Dukuntang for the 2022/2023 academic
year. It was proven that 50% of the 34 students in the pre-cycle activities got quite good vocal learning results,
in cycle I it increased to 64.71% and experienced an increase in cycle II which had good grade qualifications.
An increase from 50% pre-cycle activities to 97.06% in cycle II on good qualifications at the end of cycle II
activities, as well as from the motivational assessment determined by the researcher can be achieved in
increasing vocal learning motivation in class X-1 students. Based on the results of research using midi
accompaniment media method, the KKM that has been determined has been reached. For this reason, teachers
of music, especially in learning singing, should use midi accompaniment media to facilitate the delivery of
material and practice singing during learning.
95
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)
p-ISSN: 2775-4227
e-ISSN: 2775-4219
Keywords: MIDI, Motivation, Result, Study, Vocal.
1.
PENDAHULUAN
Mata pelajaran pendidikan seni memiliki fungsi dan tujuan menumbuhkan sikap toleransi, demokrasi,
beradab, serta mampu hidup rukun dalam masyarakat yang majemuk, mengembangkan kemampuan imajinatif
intelektual, ekspresi melalui seni, mengembangkan kepekaan rasa, ketrampilan, serta mampu menerapkan
teknologi, dalam berkreasi seni dan dalam memamerkan dan mempergelarkan karya seni, pendidikan seni di
sekolah umum pada dasarnya diarahkan untuk menumbuhkan rasa estetik dan artistik sehingga terbentuk sikap
kritis, apresiasif dan kreatif pada diri siswa secara menyeluruh.
Pada umumnya siswa SMA berusia 15-17 tahun, menurut sebagian besar ahli psikologi, anak pada usia
tersebut termasuk dalam periode transisi. Secara didaktis, menurut J.J Rousseau (Ahmad. 1991), usia tersebut
termasuk dalam masa perkembangan pikiran sehingga mulai menerima norma-norma agama dan estetika[1].
Whitterington (1999) pembelajaran di sekolah harus memberikan pengalaman luas dan beraneka ragam. Anak
harus diberi kebebasan untuk melakukan penyelidikan di bidang seni[2], [3].
Mengacu pada makna dan tujuan pembelajaran seni budaya dan keterampilan untuk sekolah lanjutan dan
sekolah menengah memiliki dua makna yaitu multilingual dan multidimensional. Makna multilingual bermakana
pengembangan kemampuan mengekspresikan diri secara kreatif dengan berbagai cara dan media seperti bahasa,
rupa, gerak, bunyi, peran dan berbagai kompetensi meliputi konsep (pengetahuan pemahaman, analisis, evaluasi,
apresiasi dan kreasi dengan cara memadukan secara harmonis unsur estetika, logika, kinestika, dan etika. Jadi
makna ekspresi yang dituntut dalam kurikulum adalah melatih siswa agar menjadi terampil dalam
mengungkapkan dirinya secara kreatif melalui berbagai media.
Pada era globalisasi dengan media komputerisasi telah berkembang dengan pesat sehingga menuntut dunia
pendidikan untuk mengikuti perkembangannya. Begitu juga dengan seni musik yang tidak luput dari dampak
kemajuan teknologi yang terus berkembang, sehingga banyak hasil karya seni musik yang dalam penciptaannya
menggunakan media komputer, misalnya melalui media MIDI Controller, software encore, Guitar Pro dan
sebagainya.
Roos (2009) memberikan pendapat bahwa MIDI bukanlah sebuah musik, tidak berisi suar (...truncated)