Pemberian Aromaterapi Lavender Berpengaruh terhadap Tingkat Stres dan Motivasi Belajar Peserta Didik

Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha, Nov 2020

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian aromaterapi lavender dapat menurunkan tingkat stres belajar dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Jenis penelitian eksperimental semu (quasi experimental) ini menggunakan rancangan nonequivalent randomized pre and post test kontrol group design. Populasi pada penelitian ini terdiri dari dua, yaitu populasi target adalah seluruh peserta didik di SMA Negeri 4 Singaraja Tahun Ajaran 2019/2020 dan populasi terjangkau adalah peserta didik kelas XI MIPA, dengan sampel penelitian yang berada pada kelas XI MIPA 2 sebagai kelompok kontrol dan XI MIPA 3 sebagai kelompok eksperimen yang telah memenuhi kriteria inklusi,eksklusi dan drop out dengan jumlah sebanyak 60 orang. Variabel terikat yang diteliti pada penelitian ini adalah tingkat stres belajar dan motivasi belajar pada peserta didik yang didata dengan menggunakan Kuesioner stres belajar dengan skala likert yang sudah valid dan reliabel, diambil dari penelitian (Dwipayana, 2018) dan Kuesioner motivasi belajar dengan skala likert yang sudah valid dan reliabel, diambil dari penelitian (Mahayana, 2016). Pendataan dilakukan sebelum dan sudah perlakuan selama 3 (tiga) kali pengulangan pada kelompok kontrol dan eksperimen. Pada kelompok kontrol tidak diberikan aromaterapi lavender dan pada kelompok kontrol diberikan aromaterapi lavender yang diberikan pada jam ke-7 pembelajaran (12.00 WITA) hingga akhir jam ke-8 pembelajaran (13.30 WITA). Data yang diperoleh dianalis dengan uji t-group (independent sample t-test) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan tingkat stres belajar sebesar 18,54% dan peningkatan motivasi belajar sebesar 6,73% (p < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian aromaterapi lavender dapat menurunkan stres belajar dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMA Negeri 4 Singaraja.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPB/article/download/29708/16856

Pemberian Aromaterapi Lavender Berpengaruh terhadap Tingkat Stres dan Motivasi Belajar Peserta Didik

Vol. 7 No. 2 Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha p-ISSN : 2599-1450 e-ISSN : 2599-1485 Volume 7 Nomor 2 Tahun 2020 Open Acces : https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPB/index Pemberian Aromaterapi Lavender Berpengaruh terhadap Tingkat Stres dan Motivasi Belajar Peserta Didik M. Adiwibawa, D.M. Citrawathi, N.P.S.R. Dewi Jurusan Biologi dan Perikanan Kelautan, Universitas Pendidikan Ganesha, Jalan Udayana 11, Singaraja, Bali, * , , Abstract This study aims to determine the provision of lavender aromatherapy can reduce the levels of learning stress and increase the level of learning motivation of students. This type of quasi-experimental research uses a nonequivalent randomized pre and post test control group design. The population in this study consists of two, namely the target population was all students in 2019/2020 Academic Year of Senior High School 4 Singaraja and the affordable population was students of class XI MIPA, with research samples residing in class XI MIPA 2 as a control group and XI MIPA 3 as an experimental group that has met the criteria of inclusion, exclusion and drop out with a total of 60 people. The dependent variables studied in this study were the level of learning stress and learning motivation in students who were recorded using a stress learning questionnaire with a valid and reliable Likert scale, taken from the study (Dwipayana, 2018) and a learning motivation questionnaire with a Likert scale that was already valid and reliable, taken from research (Mahayana, 2016). Data collection was carried out before and had been treated for 3 (three) repetitions in the control and experimental groups. The control group was not given lavender aromatherapy and the control group was given lavender aromatherapy which was given at the 7 th hour of study (12.00 WITA) until the end of the 8th hour of study (13.30 WITA). The data obtained were analyzed by t-group test (independent sample t-test) at a significance level of 5%. The results of this study indicate that there was a decrease in the level of learning stress by 18.54% and an increase in learning motivation by 6.73% (p < 0.05). Thus it can be concluded that the provision of lavender aromatherapy can reduce learning stress and increase student motivation in Senior High School 4 Singaraja Keywords: Lavender Aromatherapy, Learning Stress, Learning Motivation Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian aromaterapi lavender dapat menurunkan tingkat stres belajar dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Jenis penelitian eksperimental semu (quasi experimental) ini menggunakan rancangan nonequivalent randomized pre and post test kontrol group design. Populasi pada penelitian ini terdiri dari dua, yaitu populasi target adalah seluruh peserta didik di SMA Negeri 4 Singaraja Tahun Ajaran 2019/2020 dan populasi terjangkau adalah peserta didik kelas XI MIPA, dengan sampel penelitian yang berada pada kelas XI MIPA 2 sebagai kelompok kontrol dan XI MIPA 3 sebagai kelompok eksperimen yang telah memenuhi kriteria inklusi,eksklusi dan drop out dengan jumlah sebanyak 60 orang. Variabel terikat yang diteliti pada penelitian ini adalah tingkat stres belajar dan motivasi belajar pada peserta didik yang didata dengan menggunakan Kuesioner stres belajar dengan skala likert yang sudah valid dan reliabel, diambil dari penelitian (Dwipayana, 2018) dan Kuesioner motivasi belajar dengan skala likert yang sudah valid dan reliabel, diambil dari penelitian (Mahayana, 2016). Pendataan dilakukan sebelum dan sudah perlakuan selama 3 (tiga) kali pengulangan pada kelompok kontrol dan eksperimen. Pada kelompok kontrol tidak diberikan aromaterapi lavender dan pada kelompok kontrol diberikan aromaterapi lavender yang diberikan pada jam ke-7 pembelajaran (12.00 WITA) hingga akhir jam ke-8 pembelajaran (13.30 WITA). Data yang diperoleh dianalis dengan uji t-group (independent sample t-test) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan tingkat stres belajar sebesar 18,54% dan peningkatan motivasi belajar sebesar 6,73% (p < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian aromaterapi lavender dapat menurunkan stres belajar dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMA Negeri 4 Singaraja. Kata-kata kunci: Aromaterapi Lavender; Stres Belajar; Motivasi Belajar Jurnal Pendidikan Biologi 94 Vol. 7 No. 2 PENDAHULUAN Usaha pemerintah dalam meningkatan sistem pendidikan di Indonesia saat ini cukup disayangkan masih terhambat oleh beberapa permasalahan. Permasalahan yang cukup kentara yang dialami oleh negara ini adalah kesiapan dari beberapa pihak sekolah yang belum mampu untuk mengimbangi perkembangan kurikulum terhadap kesiapan fasilitas serta kualitas pengajaran yang memadai untuk peserta didik. Hal tersebut bila tidak segera dicari jalan keluarnya, tentunya akan mempengaruhi kondisi peserta didik khususnya pada aspek psikologis mereka. Aspek psikologis yang berkaitan erat dengan peningkatan kualitas diri peserta didik antara lain adalah stres belajar dan motivasi belajar. Stres belajar merupakan bentuk tekanan yang dihadapi oleh peserta didik yang berkaitan dengan proses pembelajaran yang dipersepsikan secara negatif oleh tubuh (Oon, 2007; Desmita, 2011). Stres belajar yang dihadapi oleh peserta didik ini timbul akibat dari, (1) meningkatnya beban pelajaran dalam sehari akibat pemberlakuan Full Day School yang makin bertambah apabila peserta didik juga mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah, (2) semakin sukar dan kompleksnya materi pembelajaran yang harus mereka terima akibat tuntutan kurikulum pendidikan yang semakin berkembang, (3) Sulit memenuhi tekanan dari orang tua maupun pihak sekolah untuk dapat terus berprestasi, (4) belum maksimalnya fasilitas yang diberikan oleh pihak sekolah seperti ruangan kelas yang memadai untuk dilakukan proses pembelajaran Full Day selama 5 hari dalam seminggu, (5) serta permasalahan yang timbul dari diri peserta didik maupun yang berasal dari lingkungan belajar mereka. Motivasi belajar merupakan salah satu faktor psikologis pada peserta didik yang mampu meningkatkan gairah, rasa senang, dan semangat sehingga mampu mengarahkan mereka pada tindakan yang konsisten agar mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan (Sardiman, 2011; Schunk & Pintrich, 2012; Hamdu & Agustina, 2015). Apabila stres belajar ini terus mengalami peningkatan pada peserta didik dan tidak diatasi sesegera mungkin, hal ini dapat mempengaruhi fisik dan psikis peserta didik yang akan berdampak pada motivasi belajar mereka (Oon, 2007; Mulya & Indrawati, 2016; Barselii & Ifdil, 2018). Hubungan tersebut tentunya memiliki pengaruh yang cukup besar pada prestasi belajar dari peserta didik (Adiputra & Mujiyati, 2017; Barseli & Ifdil, 2018. Untuk dapat mengatasi permasalahan yang timbul akibat peningkatan stres belajar serta penurunan motivasi belajar pada peserta didik, tentunya sudah menjadi tantangan bagi pihak sekolah serta pemerintah untuk dapat me (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPB/article/download/29708/16856
Article home page: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPB/article/view/29708/16856

Marcel Adiwibawa, Citrawathi Desak Made, Dewi Ni Putu Sri Ratna. Pemberian Aromaterapi Lavender Berpengaruh terhadap Tingkat Stres dan Motivasi Belajar Peserta Didik, Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha, 2020, pp. 94-104,