PENERAPAN E-MODUL INTERAKTIF TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X
Vol. 7 No. 2
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha
p-ISSN : 2599-1450
e-ISSN : 2599-1485
Volume 7 Nomor 2 Tahun 2020
Open Acces : https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPB/index
PENERAPAN E-MODUL INTERAKTIF TERHADAP
MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA
PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X
Devy Dyah Wulandari1,*, Putu Budi Adnyana2, I Made Pasek Anton Santiasa3
1Jurusan
Biologi dan Perikanan Kelautan, Universitas Pendidikan Ganesha, Jalan Udayana 11, Singaraja, Bali, Indonesia
Biologi dan Perikanan Kelautan, Universitas Pendidikan Ganesha, Jalan Udayana 11, Singaraja, Bali, Indonesia
3Jurusan Biologi dan Perikanan Kelautan, Universitas Pendidikan Ganesha, Jalan Udayana 11, Singaraja, Bali, Indonesia
2Jurusan
Email: { }
Abstract
This study aimed to determine the influence of implementation of e-module on (1) motivation and learning outcomes
simultaneous, (2) learning motivation and (3) learning outcomes on the students who taught by interactive e-modules and
conventional e-modules (as the control group). This was a quasi experimental research and designed in non-equivalent pre
and post test control group design. The population of this study were all classes in Bali Mandara of State Senior High School.
The sample that selected using simple random sampling technique was the class X MIPA-2 as the control group including
20 students, and X MIPA 3 as the experimental group including 22 students. Learning motivation data obtained by fulfilling
a likert scaled of motivation questionnaire. Learning outcomes data obtained through evaluation tests. Data were analyzed
descriptively and hypothesis testing drawn through the Manova Test. The results show that (1) There is a significant difference
between motivation and learning outcomes simultaneous (p< 0,05), (2) There is no significant difference on student
motivation, the type of module implemented affects only 2.90% on the student learning motivation (p> 0,05) and (3) There is
a significant difference on learning outcomes between the students that were taught using interactive e-modules and
conventional e-modules, the type of module affects 30.80% on student learning outcomes (p< 0,05). It can be concluded that
implementation of interactive e-module affecting the motivation and learning outcomes simultaneous and affecting the student
learning outcomes, however it’s not affecting the student motivation.
Keywords: Interactive e-module, learning motivation, learning outcomes.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan e-modul terhadap (1) motivasi dan hasil belajar secara
simultan, (2) motivasi belajarnya, dan (3) hasil belajar siswa, yang dibelajarkan dengan menerapkan e-modul interaktif dan emodul konvensional (sebagai kelompok kontrolnya). Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dan didesain dengan
rancangan non equivalent pre and post test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas di SMA
Negeri Bali Mandara. Sampel dipilih dengan teknik sampling acak sederhana dan terpilih kelas X MIPA 2 sebagai kelas
kontrol yang mencakup 20 siswa, dan kelas X MIPA 3 sebagai kelas eksperimen yang mencakup 22 siswa. Data motivasi
belajar diperoleh melalui pengisian kuisioner motivasi belajar berskala likert dan data hasil belajar diperoleh melalui tes
evaluasi hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif dan pengujian hipotesis menggunakan Uji Manova. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi dan hasil belajar secara simultan (p< 0,05), (2)
Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar siswa, jenis modul hanya memengaruhi sebesar 2,90%
terhadap motivasi belajar siswa (p> 0,05) dan (3) Terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar antara siswa yang
dibelajarkan dengan menerapkan e-modul interaktif dan e-modul konvensional, jenis modul memengaruhi sebesar 30,80%
terhadap hasil belajar siswa (p< 0,05). Dapat disimpulkan bahwa penerapan e-modul interaktif memengaruhi motivasi dan
hasil belajar siswa secara simultan serta hasil belajar siswa, namun tidak memengaruhi motivasi belajar siswa.
Kata-kata kunci: E-Modul interaktif, motivasi belajar, hasil belajar.
Jurnal Pendidikan Biologi 66
Vol. 7 No. 2
Pendahuluan
Pembelajarn efektif diperlukan untuk dapat mengembangkan potensi siswa.
Pembelajaran akan efektif apabila siswa merasa gembira, nyaman dan menikmati pelajaran
tersebut serta didukung dengan perencanaan yang baik oleh guru salah satunya dengan
pemilihan bahan ajar yang tepat. Pembelajaran biologi mengkaji mengenai hal yang tidak
hanya bersifat kongkret terdapat pula materi yang bersifat abstrak. Bahan ajar yang mampu
menjelaskan konsep abstrak dan menarik diperlukan untuk dapat menunjang proses
pembelajaran biologi. Pembelajaran biologi akan dapat berlangsung efektif dengan adanya
penerapan bahan ajar yang tepat untuk dapat memengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa
menjadi lebih meningkat.
Bahan ajar yang efektif digunakan untuk pembelajaran salah satunya yaitu modul.
Modul merupakan bahan ajar yang tersusun praktis dan sistematis berdasarkan kurikulum
tertentu, mengandung seperangkat pengalaman atau aktivitas belajar untuk menunjang proses
pembelajaran dan didesain agar siswa secara mandiri mampu mencapai tujuan belajar yang
spesifik (Purwanto et al, 2013; Daryanto, 2013). Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi, modul sudah lebih dikembangkan yaitu dapat dibuat dalam bentuk modul elektronik
(E-Modul). Dimana e-modul merupakan modul yang dikembangkan dengan menggunakan
software dan dapat dibaca pada perangkat elektronik (Rifmasari, 2010). E-modul dengan
format .epub dapat memuat video serta soal evaluasi pembelajaran secara interaktif. Video
yang dicantumkan di dalam e-modul dapat diakses secara langsung oleh pengguna secara
praktis. Keunggulan lainnya yaitu dapat memuat soal evaluasi yang dapat dijawab langsung
oleh pengguna dengan memilih opsi yang tersedia dan akan langsung mendapatkan konfirmasi
mengenai benar atau salahnya jawaban yang telah dipilih. Dengan adanya keunggulan tersebut
diharapkan media pembelajaran ini dapat memengaruhi motivasi serta hasil belajar siswa
utamanya dalam pembelajaran biologi.
Motivasi belajar merupakan keadaan seseorang dengan memiliki hasrat atau dorongan
dalam diri untuk dapat mengubah perilaku menjadi lebih baik melalui serangkaian pengalaman
dalam proses belajar untuk dapat menguasai tujuan pembelajaran. Motivasi dalam belajar
dapat mengarahkan kegiatan belajar secara benar dan mendapat dorongan positif dalam
kegiatan belajar sehingga memberikan semangat bagi peserta didik untuk terus belajar
(Winarsih, 2009; Sanjaya, 2010; Kompri, 2016).
Hasil belajar adalah terjadinya perubahan perilaku siswa baik dalam aspek kognitif,
afektif dan psikomotorik setelah melakukan pembelajaran. Perubahan perilaku yang dimaksud
adalah keadaan dimana siswa telah memahami materi pelajaran yang telah dibelajarkan dan
Jurnal Pendidikan Biologi 67
Vol. XX (X), xx-xx
(...truncated)