PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA

de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika, Jun 2020

This study was aims to determine the differences in students mathematical understanding abilities with using snowball throwing learning model compared to direct learning model, and to determine the effect of snowball throwing learning model on improving students' mathematical understanding abilities. The benefit of this study is to provide information about how big the effect of snowball throwing learning model on students' mathematical comprehension abilities. This study used a quasi-experimental method. The Population used in this study was class VIII students of MTs-Al-Musthofa with a total sample 60 people taken by random sampling technique. The instrument that used in this reseacrh is test intrument mathematical comprehension ability consisting of 5 items essays. The results of the study showed that: 1) the ability of students' mathematical understanding using the snowball throwing learning model was better than the direct learning model. 2) There was an increase in the students' mathematical understanding ability using the snowball throwing learning model.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/download/45/35

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA

Siti F. Sartika1, Ana Setiani2, Novi A. Nurcahyono3 de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 | No. 1 Juni 2020 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA Siti Fitriyani Sartika1, Ana Setiani2, Novi Andri Nurcahyono3 Universitas Muhammadiyah Sukabumi1,2,3 pos-el : [email protected], [email protected], [email protected] ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan kemampuan pemahaman matematis siswa dengan model pembelajaran snowball throwing dan model pembelajaran langsung, dan untuk mengetahui apakah model pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan pemahaman matematis siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi dari penelitian ini yaitu siswa kelas VIII MTs-Al-Musthofa. Sampel berjumlah 60 orang yang diambil dengan teknik random sampling. Instrumen pada penelitian ini berupa tes kemampuan pemahaman matematis yang terdiri dari 5 butir soal essay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kemampuan pemahaman matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran snowball throwing lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran secara langsung. 2) Terdapat peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran snowball throwing. Kata kunci : snowball throwing, kemampuan pemahaman matematis ABSTRACT This study was aims to determine the differences in students mathematical understanding abilities with using snowball throwing learning model compared to direct learning model, and to determine the effect of snowball throwing learning model on improving students' mathematical understanding abilities. This study used a quasi-experimental method. The population used in this study was class VIII students of MTs-Al-Musthofa with a total sample 60 people taken by random sampling technique. The instrument that used in this research is test instrument mathematical comprehension ability consisting of 5 items essays. The results of the study showed that: 1) the ability of students' mathematical understanding using the snowball throwing learning model was better than the direct learning model. 2) There was an increase in the students' mathematical understanding ability using the snowball throwing learning model. Keywords : snowball throwing, mathematical understanding ability 1. PENDAHULUAN Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang memegang peranan penting pada ilmu pendidikan dan teknologi. Matematika tidak hanya digunakan untuk berhitung bahkan dalam bidang ekonomi dan bisnis matematika itu sangat penting. Salah satunya untuk memecahkan masalah dengan metode kuantitatif, bahkan matematika merupakan salah satu alat yang digunakan dalam mengembangkan ilmu ekonomi, ilmu pendidikan, ilmu bisnis, ilmu teknologi dan lainnya. Pendidikan nasional pada saat ini tengah menggalakkan karakter bangsa dan pendidikan budaya yang mendasari nilai-nilai suatu kebajikan sehingga 1 Siti F. Sartika1, Ana Setiani2, Novi A. Nurcahyono3 menjadi suatu kepribadian warga negara. Bagi siswa mata pelajaran yang dianggap paling sulit itu salah satunya adalah matematika. Maka sebelum siswa mempelajari matematika banyak siswa sudah merasa malas dan tidak suka mempelajari matematika. Kurang efektifnya penyampaian materi kepada siswa merupakan salah satu alasan siswa malas mempelajari matematika. Berdasarkan hasil observasi dan hasil wawancara dengan salah satu guru matematika di Mts AL-Musthofa pada tanggal 15 januari 2019, bahwa ketika mengajar matematika masih menggunakan metode ceramah sehingga siswa lebih terkesan pasif, dan ketika mata pelajaran berlangsung siswa enggan untuk bertanya dari mana asal rumus itu sehingga siswa hanya menerima dan pemahaman siswa relatif masih rendah. Keadaan ini di dukung oleh hasil nilai rapor pada mata pelajaran matematika kelas VIII di Mts Al-Musthofa dari jumlah keseluruhan 149 siswa, masih sedikit diantaranya nilai yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Pada satu tahun terakhir di Mts Al-Musthofa matematika merupakan satu mata pelajaran yang rata-rata nilai akhir semester masih di bawah nilai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Rendahnya perolehan hasil belajar siswa Mts Al-Musthofa di sebabkan oleh banyak faktor salah satunya yaitu jika guru tidak pernah melaksanakan pembelajaran yang inovatif sehingga guru hanya ceramah di depan kelas dan siswa hanya melihat dan mendengarkan dari tempat duduk masing-masing sehingga siswa menjadi terkesan pasif dan sebagian siswa tidak memahami materi yang di sampaikan oleh guru. de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 | No. 1 Juni 2020 Maka dalam proses pembelajaran guru matematika dapat mengelola pembelajaran matematika yang mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa, misalnya sikap jujur, rasa ingin tahu, kreatif, inovatif, ulet, tekun, percaya diri, pantang menyerah, bertanggung jawab, dan teguh dalam pendirian. Untuk itu, prasyarat yang harus dimiliki seorang guru matematika tentu adalah penerapan nilai-nilai itu terlebih dahulu dan pola sikap, pola tutur, dan pola tingkah laku dari guru itu sendiri. Atinya, guru perlu menjadi teladan terlebih dahulu bagi peserta didiknya. Sehingga salah satu cara yang dapat menyelesaikan faktor-faktor tersebut yaitu dari proses pembelajaran. Nurcahyono (2015) mengatakan bahwa tugas profesional seorang guru yaitu menjadikan pelajaran yang sebelumnya tidak menarik menjadi menarik, yang sebelumnya dirasakan sulit menjadi mudah, yang sebelumnya tidak berarti menjadi bermakna. Pendapat tersebut diperkuat oleh Yamin (2007: 90) yang mengemukakan bahwa melempar bola pertanyaan atau Snowball Throwing merupakan salah satu strategi yang berfungsi merangsang siswa untuk mengajukan pertanyaan dalam kegiatan pembelajaran. Dalam penelitian Yuli (2015) mengatakan bahwa dengan melakukan metode pembelajaran kooperatif model snowball throwing lebih efektif daripada model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP N 11 Yogyakarta tahun pelajaran 2013/2014. Snowball Throwing adalah suatu permainan melempar bola salju sebagai salah satu strategi pembelajaran yang 2 Siti F. Sartika1, Ana Setiani2, Novi A. Nurcahyono3 dapat merangsang siswa untuk mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan (Sholeh, 2012: 230) Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1. Apakah kemampuan pemahaman matematis siswa dengan model pembelajaran snowball throwing lebih baik dari model pembelajaran konvensional? 2. Apakah model pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan pemahaman matematis siswa? Berdasarkan rumusan masalah penelitian ini bertujuan untuk : a. Mengetahui adanya perbedaan kemampuan pemahaman matematis siswa dengan model pembelajaran snowball throwing dan model pembelajaran langsung. b. Mengetahui apakah model pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan pemahaman matematis siswa . Sedangkan hipotesis dalam penelitian ini sebagai berikut : 1) (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/download/45/35
Article home page: https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/view/45/35

Sartika Siti Fitriyani, Ana Setiani, Nurcahyono Novi Andri. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA, de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika, 2020, pp. 1-8,