PENGARUH STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR RETURN BARANG TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DI JNE CABANG GUNUNGSITOLI
ISSN 2356-3966 E-ISSN: 2621-2331 L.W.Halawa, J.B.I.J.Gea, I.Harefa, M.H.Waruwu Pengaruh Standar O …
JURNAL ILMIAH MANAJEMEN BISNIS DAN INOVASI
UNIVERSITAS SAM RATULANGI (JMBI UNSRAT)
PENGARUH STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR RETURN BARANG TERHADAP
LOYALITAS PELANGGAN DI JNE CABANG GUNUNGSITOLI
Lidia Warisani Halawa, Jeliswan B. I. J. Gea, Idarni Harefa, Meiman H. Waruwu
Universitas Nias
ARTICLE INFO
Keywords:
SOP Return, Customer Loyalty, JNE Gunungsitoli
Branch, Positive Influence
Kata Kunci:
SOP Return, Loyalitas Pelanggan, JNE Cabang
Gunungsitoli, Pengaruh Positif
Corresponding author:
Lidia Warisani Halawa
Abstract. This study aims to explore the effect of Standard
Operating Procedures (SOP) for returning goods on customer
loyalty at JNE Gunungsitoli Branch. The research method
used is a combination of qualitative and quantitative, with a
qualitative approach to understand customer perceptions and
a quantitative approach to statistically measure the impact of
certain factors. The research location is at JNE Gunungsitoli
Branch, North Sumatra, with a research period of six months
from April to September 2023. The results of data analysis
using SPSS 25 show that SOP return goods have a positive
and significant influence on customer loyalty (Significance =
0.000 <0.05). In addition, the coefficient of determination (RSquare) of 0.850 indicates that the SOP for returning goods
as a whole affects customer loyalty by 85%, while the
remaining 15% is influenced by other factors. Based on the
results of the study, it is recommended that companies
involved in delivery and return of goods implement a good
return goods SOP to increase customer loyalty and gain other
positive benefits.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi
pengaruh Standar Operasional Prosedur (SOP) return barang
terhadap loyalitas pelanggan di JNE Cabang Gunungsitoli.
Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi
kualitatif dan kuantitatif, dengan pendekatan kualitatif untuk
memahami persepsi pelanggan dan pendekatan kuantitatif
untuk mengukur dampak faktor-faktor tertentu secara
statistik. Lokasi penelitian berada di JNE Cabang
Gunungsitoli, Sumatera Utara, dengan periode penelitian
selama enam bulan dari April hingga September 2023. Hasil
analisis data menggunakan SPSS 25 menunjukkan bahwa
SOP return barang memiliki pengaruh positif dan signifikan
terhadap loyalitas pelanggan (Signifikansi = 0.000 < 0.05).
Selain itu, koefisien determinan (R-Square) sebesar 0.850
mengindikasikan bahwa SOP return barang secara
keseluruhan mempengaruhi loyalitas pelanggan sebesar 85%,
sedangkan 15% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar perusahaanperusahaan yang terlibat dalam pengantaran dan
pengembalian barang menerapkan SOP return barang yang
baik untuk meningkatkan loyalitas pelanggan dan
memperoleh keuntungan positif lainnya.
1061
JURNAL ILMIAH MANAJEMEN BISNIS DAN INOVASI UNIVERSITAS SAM RATULANGI
VOL. 11 NO. 1 JANUARI-APRIL, 1061-1077
ISSN 2356-3966 E-ISSN: 2621-2331 L.W.Halawa, J.B.I.J.Gea, I.Harefa, M.H.Waruwu Pengaruh Standar O …
PENDAHULUAN
Dalam era globalisasi saat ini, perdagangan antar negara semakin berkembang dan semakin banyak
pengiriman barang yang dilakukan oleh perusahaan ekspedisi atau pengiriman barang. Salah satu
perusahaan ekspedisi yang cukup dikenal di Indonesia adalah JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) (Hsaris et
al, 2019). JNE memiliki layanan pengiriman yang terpercaya dan berbagai jenis layanan seperti
pengiriman dokumen, paket, hingga barang yang membutuhkan penanganan khusus seperti barang
beracun dan berbahaya. JNE adalah perusahaan jasa pengiriman yang berdiri pada tahun 1990 dan
berkantor pusat di Jakarta yang memiliki jangkauan layanan hingga ke pelosok-pelosok daerah di
Indonesia.
Dalam menjalankan bisnis pengiriman barang, perusahaan ekspedisi sering dihadapkan dengan
berbagai masalah yang membutuhkan penanganan yang efektif (Alfrieda et al., 2023). Menurut Amanda
(2019) salah satu masalah yang sering terjadi dan perlu mendapat perhatian khusus adalah penawaran
program return barang. Return barang merupakan situasi di mana pelanggan mengembalikan barang
kepada penjual karena berbagai alasan, seperti kerusakan, ketidaksesuaian dengan pesanan, atau kurang
memuaskan. Hal ini menjadi penting karena masalah return barang memiliki potensi untuk
mempengaruhi loyalitas pelanggan, yang dapat memberikan dampak positif atau sebaliknya memberikan
dampak buruk bagi kelangsungan perusahaan. Sehingga return barang dapat menjadi sumber
kekhawatiran bagi perusahaan ekspedisi seperti JNE. Ketika pelanggan mengalami ketidakpuasan atau
ketidaksesuaian dengan pesanan mereka, mereka cenderung mengembalikan barang tersebut (Avilya et
al., 2022). Sebagai perusahaan yang berkomitmen untuk memberikan layanan pengiriman yang optimal,
JNE harus memastikan bahwa setiap return barang ditangani dengan cepat dan efisien. Mengatasi
masalah return barang bukan hanya tentang mengembalikan, mengganti barang yang rusak atau tidak
sesuai, tetapi juga tentang membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan dan pada akhirnya
akan meningkatkan loyalitas pelanggan. Dijelaskan oleh (Hermanto, 2019), bahwa “loyalitas pelanggan
dapat diartikan bahwa konsumen melakukan pengulangan kunjungan untuk (jasa layanan) yang didasari
pada perasaan puas pada pengalaman sebelumnya merasakan produk jasa tersebut”. Artinya, dengan
program kegiatan yang ditawarkan oleh perusahaan pengiriman seperti JNE yaitu return barang dapat
memberikan pengalam berharga bagi pelanggan sehingga akan melakukan penggunaan jasa secara
berulang di masa yang akan datang.
Salah satu cara untuk mengatasi masalah return barang dalam kaitannya meningkatkan loyalitas
pelanggan adalah dengan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang meliputi langkahlangkah seperti pengumpulan informasi tentang alasan return barang, pengecekan kondisi barang yang
di-return, pengembalian dana atau penggantian barang yang sesuai, dan pelaporan data return barang
secara teratur (haryono et al., 2023). Menurut (Gabriele, 2018), “standar operasional prosedur (SOP)
adalah pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas dan pekerjaan sesuai dengan fungsi dari pekerjaan
konsisten, meminimalisasi kesalahan, penyelesaian masalah”. Dengan menerapkan SOP ini secara
konsisten dan terstandarisasi, perusahaan dapat mempercepat proses return barang, meningkatkan
akurasi pengembalian dana atau penggantian barang yang sesuai dan memberikan pengalaman
pelanggan yang lebih baik. Tentunya perihal ini diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pelanggan.
Salah satu cabang JNE berada di Gunungsitoli telah menjadi bagian yang integral dalam operasi
mereka selama bertahun-tahun. Dengan keberadaannya yang sudah cukup lama, cabang ini telah berhasil
membangun reputasi yang kuat dan kepercayaan dari masyarakat setempat. Sebagai salah satu kota di
Kepulauan Nias, Gunungsitoli memiliki permintaan pengiriman barang yang mumpuni. Cabang JNE di (...truncated)