PERANCANGAN DESAIN UI/UX SISTEM E-LEARNING MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING

JOURNAL OF INFORMATION SYSTEM MANAGEMENT (JOISM), Jul 2024

Di SMKN 1 Gunung Kijang, sistem pembelajaran yakni e-learning belum dimanfaatkan atau digunakan sebagai salah satu sarana belajar bagi siswa. Karenanya, tujuan penelitian ini adalah merancang sistem e-learning yang inovatif, untuk meningkatkan motivasi siswa dan menarik minat belajar mereka. Dalam pengembangannya, sistem e-learning ini menggunakan metode design thinking, yang memiliki 5 tahapan, yaitu, emphatize, define, ideate, prototype, dan test. Desain sistem e-learning ini memiliki fitur akses materi, informasi tugas, evaluasi, forum diskusi, dan feedback. Tampilan serta kegunaan fitur ini, telah di uji dengan menggunakan SUS (System Usability Scale) dengan skor 80,3. Dan UEQ (User Experience Questionnaire) yang memiliki hasil excellent. Subjek penelitian dipilih dari siswa kelas X SMK Negeri 1 Gunung Kijang. Hasil desain dan pengujian yang diperoleh ini akan memberi solusi dan inovasi dalam sebuah perancangan sistem e-learning bagi pengembang sistem serupa.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.amikom.ac.id/index.php/joism/article/download/1632/584

PERANCANGAN DESAIN UI/UX SISTEM E-LEARNING MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING

Journal of Information System Management (JOISM) Vol. 6, No. 1. (2024) e-ISSN: 2715-3088 PERANCANGAN DESAIN UI/UX SISTEM E-LEARNING MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING Ananda Alma Chairunnisa 1), Suprih Widodo 2), Nuur Wachid Abdul Majid 3) 1,2,3) Pendidikan Sistem dan Teknologi Informasi Universitas Pendidikan Indonesia email : [email protected]), [email protected]), [email protected]) Abstraksi Di SMKN 1 Gunung Kijang, sistem pembelajaran yakni e-learning belum dimanfaatkan atau digunakan sebagai salah satu sarana belajar bagi siswa. Karenanya, tujuan penelitian ini adalah merancang sistem e-learning yang inovatif, untuk meningkatkan motivasi siswa dan menarik minat belajar mereka. Dalam pengembangannya, sistem e-learning ini menggunakan metode design thinking, yang memiliki 5 tahapan, yaitu, emphatize, define, ideate, prototype, dan test. Desain sistem e-learning ini memiliki fitur akses materi, informasi tugas, evaluasi, forum diskusi, dan feedback. Tampilan serta kegunaan fitur ini, telah di uji dengan menggunakan SUS (System Usability Scale) dengan skor 80,3. Dan UEQ (User Experience Questionnaire) yang memiliki hasil excellent. Subjek penelitian dipilih dari siswa kelas X SMK Negeri 1 Gunung Kijang. Hasil desain dan pengujian yang diperoleh ini akan memberi solusi dan inovasi dalam sebuah perancangan sistem e-learning bagi pengembang sistem serupa. Kata Kunci : UI/UX, Design Thinking, System Usability Scale (SUS), User Experience Questionnaire (UEQ), E-Learning Abstract At SMKN 1 Gunung Kijang, the e-learning system has not been utilized or used as one of the learning tools for students. Therefore, the purpose of this research is to design an innovative e-learning system, to increase students' motivation and attract their interest in learning. In its development, this e-learning system uses the design thinking method, which has 5 stages, namely, empathize, define, ideate, prototype, and test. This elearning system design features material access, assignment information, evaluation, discussion forum, and feedback. The appearance and usability of this feature has been tested using SUS (System Usability Scale) with a score of 80.3. And UEQ (User Experience Questionnaire) which has excellent results. The research subjects were selected from class X students of SMK Negeri 1 Gunung Kijang. The design and testing results obtained will provide solutions and innovations in an e-learning system design for similar system developers. Keywords : UI/UX, Design Thinking, System Usability Scale (SUS), User Experience Questionnaire (UEQ), E-Learning sistem, dimana perangkat ini memungkinkan siswa untuk mengakses materi kapan pun, dan dimana pun. Dalam proses belajar dan mengajar, e-learning digunakan sebagai sarana belajar tanpa harus bertatap muka antara guru dan siswa [2]. Pendahuluan Pendidikan saat ini menghadapai tantangan untuk tetap relevan dan responsif pada perkembangan teknologi. Tantangan tersebut meliputi kemampuan mengakses sumber pembelajaran secara daring, integrasi teknologi dalam metode pengajaran, dan kemampuan sekolah untuk memberikan pengalaman pembelajaran online yang mampu mengembangkan potensi kemampuan siswa. Karenanya, media pembelajaran yang interaktif mulai banyak dikembangkan, pemilihan media yang efisien dan efektif, serta mencapai tujuan pembelajaran sangat penting untuk diperhatikan [1]. Berdasarkan hasil observasi di SMK Negeri 1 Gunung Kijang, sekolah tersebut belum menggunakan atau memanfaatkan e-learning sebagai salah satu sistem dalam proses belajar mengajar. Padahal penggunaan e-learning menjadikan siswa sebagai objek utama dalam pembelajaran, sehingga siswa tidak menjadi penonton atau pendengar saja, namun peserta didik akan menjadi lebih mandiri, berinisiatif dan bertanggung jawab atas dirinya dalam belajar [3]. Siswa yang berperan aktif dalam proses belajar, maka sumber belajar tidak hanya berasal dari guru saja, mereka akan mengeksplor sumber belajar lain, seperti buku, internet, dan lainnya [4]. Dalam dunia pendidikan saat ini, keterlibatan teknologi dalam kegiatan pembelajaran merupakan sebuah hal yang harus dilakukan, salah satu keterlibatan teknologi tersebut adalah sistem Electronic Learning (E-Learning). E-learning merupakan sebuah perangkat pembelajaran dalam dunia pendidikan, yang berbasis komputer atau 1 Chairunnisa dkk, Perancangan Desain Ui/Ux Sistem E-Learning Menggunakan Metode Design Thinking Pemanfaatan e-learning akan membantu dalam pembelajaran, yakni dengan tersedianya sistem yang dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk mengakses materi belajar dimanapun, dan kapanpun. Selain itu, sistem e-learning berupa sistem multimedia dengan tampilan grafis yang menarik, akan membuat siswa lebih tertarik dalam belajar [5]. menggunakan metode design thinking, dalam proses uji coba penguji berhasil menjalankan skenario pengujian sehingga diketahui pengguna dapat memahami alur website dengan baik [8]. Penelitian yang dilakukan oleh Putu, dimana mereka merancang sistem e-learning, dan hasilnya sistem yang dirancang sudah melalui tahap analisis kebutuhan, sehingga sudah sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa, dan ditemukan bahwa e-learning dalam proses pembelajaran mampu memberikan kontribusi yang positif dalam pembelajaran, dikarenakan sistem e-learning telah disesuaikan dengan kebutuhan siswa [9]. Karenanya, peneliti akan membuat sebuah rancangan desain User Interface dan User Experience (UI/UX), sistem e-Learning berbasis website. Penelitian akan dilakukan dengan mengidentifikasi terlebih dahulu kebutuhan dari sistem yang akan dibangun, dengan memberikan kuesioner kepada siswa sekolah, kemudian akan dilakukan perancangan desain user interface dan user experience menggunakan metode design thinking. Kemudian, penelitian yang dilakukan oleh, Riska Handayani, yang membangun e-learning berbasis website di SMPN 3 Watansopeng, dikarenakan proses belajar di sekolah masih bersifat konvensional. E-learning dibangun menjadikan sebuah pembelajaran yang hanya dilakukan tatap muka, menjadi pembelajaran yang dapat dilakukan secara online [10]. Pada perancangan desain UI/UX sistem e-learning ini, setelah desain yang dirancang selesai, maka desain tersebut harus mengukur persepsi siswa terhadap kegunaan serta pengalaman mereka menggunakan desain ini. Maka pengukuran tersebut akan dilakukan dengan menggunakan SUS (System Usability Scale), dan UEQ (User Experience Questionnaire). SUS (System Usability Scale), adalah pengukuran kepuasaan pengguna yang dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada pengguna setelah menggunakan sistem yang dirancang [6]. Sedangkan UEQ (User Experience Questionnaire), merupakan sebuah kuesioner yang akan mengukur pengalaman pengguna dengan melihat 6 aspek, yaitu, daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketepatan, stimulasi, dan kebaruan [7]. E-Learning E-learning adalah media pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar dengan memanfaatkan teknologi, dan internet. Dengan memanfaatkan e-learning dapat meningkatka (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.amikom.ac.id/index.php/joism/article/download/1632/584
Article home page: https://jurnal.amikom.ac.id/index.php/joism/article/view/1632/584

Chairunnisa Ananda Alma, Widodo Suprih, Majid Nuur Wachid Abdul. PERANCANGAN DESAIN UI/UX SISTEM E-LEARNING MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING, JOURNAL OF INFORMATION SYSTEM MANAGEMENT (JOISM), 2024, pp. 1 - 9,