Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Knowlegde Sharing Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Perumda Air Minum Toraja Utara

Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING), Jul 2024

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh Lingkungan Kerja dan Knowledge Sharing terhadap kinerja pegawai di Kantor Perumda Air Minum Toraja Utara, Untuk menganalisa pengaruh Lingkungan Kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Perumda Air Minum Toraja Utara, Untuk menganalisa pengaruh Knowledge Sharing terhadap kinerja pegawai di Kantor Perumda Air Minum Toraja Utara. Penelitian Kuantatif adalah metode yang digunakan. PERUMDA Air Minum Kabupaten Toraja Utara memiliki 134 Karyawan yang dimana dalam penelitian ini gunakan untuk sampel pada penelitian ini. Pada penelitian ini data Primer dan Data sekunder pun digunakan dalam penelitian ini, yang kemudian data tersebut diolah menggunakan Aplikasi Perangkat Lunak (Software) SPSS Versi 26. Uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis merupakan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kompetensi dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini ditunjukkan dengan nilai F hitung (2388.792) > F tabel (4.834) dan nilai signifikansi lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 atau nilai 0.001 < 0.05. Hal ini berarti secara simultan Lingkungan Kerja (X1), Knowledge Sharing (X2), berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) di kantor PERUMDA Air Minum Kabupaten Toraja Utara.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/COSTING/article/download/11577/7039

Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Knowlegde Sharing Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Perumda Air Minum Toraja Utara

COSTING: Journal of Economic, Business and Accounting Volume 7 Nomor 5, Tahun 2024 e-ISSN: 2597-5234 THE INFLUENCE OF WORK ENVIRONMENT AND KNOWLEGDE SHARING ON EMPLOYEE PERFORMANCE IN THE OFFICE OF PERUMDA NORTH TORAJA DRINKING WATER PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KNOWLEGDE SHARING TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR PERUMDA AIR MINUM TORAJA UTARA Jelvi Nasari Rombe1, Adriana Madya Marampa2, Dina Ramba3 Universitas Kristen Indonesia Toraja1,2,3 [email protected], [email protected] ABSTRACT The purpose of this research is to analyze the influence of the Work Environment and Knowledge Sharing on employee performance at the North Toraja Perumda Air Minum Office, to analyze the influence of the Work Environment on employee performance at the North Toraja Perumda Air Drink Office, to analyze the influence of Knowledge Sharing on employee performance in the Office North Toraja Drinking Water Corporation. Quantitative Research is the method used. PERUMDA Water Drinking North Toraja Regency has 134 employees which in this study were used as samples in this study. In this study, primary data and secondary data were also used in this research, which was then processed using the SPSS Version 26 software application. Instrument testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, and hypothesis testing are data analysis techniques used. used in this research. The research results show that competency and work environment variables have a positive and significant effect on employee performance. This is indicated by the calculated F value (2388.792) > F table (4.834) and the significance value is smaller than the probability value of 0.05 or the value of 0.001 < 0.05. This means that simultaneously the Work Environment (X1), Knowledge Sharing (X2), have a significant effect on employee performance (Y) at the North Toraja Regency Drinking Water PERUMDA office. Keywords: Work Environment, Knowledge Sharing, Employee Performance, SPSS ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh Lingkungan Kerja dan Knowledge Sharing terhadap kinerja pegawai di Kantor Perumda Air Minum Toraja Utara, Untuk menganalisa pengaruh Lingkungan Kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Perumda Air Minum Toraja Utara, Untuk menganalisa pengaruh Knowledge Sharing terhadap kinerja pegawai di Kantor Perumda Air Minum Toraja Utara. Penelitian Kuantatif adalah metode yang digunakan. PERUMDA Air Minum Kabupaten Toraja Utara memiliki 134 Karyawan yang dimana dalam penelitian ini gunakan untuk sampel pada penelitian ini. Pada penelitian ini data Primer dan Data sekunder pun digunakan dalam penelitian ini, yang kemudian data tersebut diolah menggunakan Aplikasi Perangkat Lunak (Software) SPSS Versi 26. Uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis merupakan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kompetensi dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini ditunjukkan dengan nilai F hitung (2388.792) > F tabel (4.834) dan nilai signifikansi lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 atau nilai 0.001 < 0.05. Hal ini berarti secara simultan Lingkungan Kerja (X1), Knowledge Sharing (X2), berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) di kantor PERUMDA Air Minum Kabupaten Toraja Utara. Kata Kunci: Lingkungan Kerja, Knowledge Sharing, Kinerja Karyawan, SPSS PENDAHULUAN Perumda Air Minum (PDAM) sebagai perusahaan milik daerah yang bergerak di bidang penyediaan air minum bersih memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Kinerja pegawai PDAM menjadi salah satu faktor kunci dalam menentukan kualitas pelayanan dan pencapaian tujuan perusahaan. Dua faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai PDAM adalah lingkungan kerja dan knowledge sharing. Lingkungan kerja yang kondusif dan suportif dapat meningkatkan motivasi dan 882 2024. COSTING:Journal of Economic, Business and Accounting 7(5):881-890 produktivitas pegawai, sedangkan knowledge sharing dapat membantu pegawai dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka. Lingkungan kerja memengaruhi produktivitas perusahaan, karena lingkungan kerja yang baik dan memuaskan tentu akan sangat memengaruhi cara pandang dan cara bersikap seorang karyawan, dan yang paling utama yaitu untuk meningkatkan kinerja karyawan. Lingkungan kerja sama dengan lingkungan dimana pegawai melakukan pekerjaannya sehari-hari. Lingkungan kerja yang kondusif memberikan rasa aman dan memungkinkan para pegawai untuk bekerja optimal. Lingkungan kerja dapat mempengaruhi emosi pegawai. Jika pegawai menyenangi lingkungan kerja dimana dia bekerja, maka pegawai tersebut akan betah di tempat kerjanya untuk melakukan aktivitas sehingga waktu kerja dipergunakan secara efektif dan optimis prestasi kerja pegawai juga tinggi. Lingkungan kerja tersebut mencakup hubungan kerja yang terbentuk antara sesama pegawai dan hubungan kerja yang terbentuk antara sesama pegawai, hubungan kerja antar bawahan dan atasan serta lingkungan fisika tempat pegawai bekerja (Mardiana, 2005). Lingkungan kerja mencakup segala sesuatu tentang pekerja yang dapat mempengaruhi kinerja tugas yang diberikan (Nizemito, 2002). Menurut Sudarmayanti (2007), lingkungan kerja secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik. Faktor lingkungan kerja fisik meliputi warna, pencahayaan, udara, kebisingan, ruang gerak, keamanan, dan kebersihan. Sedangkan lingkungan non fisik adalah struktur pekerjaan, tanggung jawab pekerjaan, perhatian dan dukungan pemimpin, kerjasama antar kelompok, dan kelancaran komunikasi. Lingkungan kerja mencakup segala sesuatu yang ada di sekitar pekerja dan dapat mempengaruhi pelaksanaan tugas yang dilakukan atau menjadi tanggung jawabnya. Untuk meningkatkan produktivitas, lingkungan kerja memiliki dampak besar terhadap kinerja, karena lingkungan kerja yang baik akan mempermudah penyelesaian tugas. Lingkungan kerja ini sendiri terdiri atas lingkungan kerja fisik dan non fisik yang berkaitan erat dengan pegawai sehingga tidak dapat dipisahkan dari upaya peningkatan kinerja pegawai. Menurut Sedarmayanti (2017), tempat kerja merupakan suatu keadaan dimana terdapat banyak kelompok dan jenis dukungan yang berbeda-beda untuk mencapai tujuan perusahaan berdasarkan visi dan misi perusahaan. Menurut Mangkunegara (2017), lingkungan kerja mengacu pada semua peralatan dan bahan yang terkait, lingkungan di mana orang bekerja, dan metode serta praktik kerja individu dan kelompok. Saat ini menurut Rahmawati dkk (2021). Lingkungan kerja adalah kesejahteraan sosial, mental dan fisik perusahaan yang mempengaruhi pekerjaan karyawan. Hal ini dikarenakan lingkungan yang bersih berpengaruh terhadap kinerja pegawai dan meningkatkan kinerja organisasi (Nurjaya, 2021). Sedangkan menurut Afandi (2018), lingkungan kerja yang ada di sekitar pekerja memp (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/COSTING/article/download/11577/7039
Article home page: https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/COSTING/article/view/11577/7039

Rombe Jelvi Nasari, Marampa Adriana Madya, Dina Ramba. Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Knowlegde Sharing Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Perumda Air Minum Toraja Utara, Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING), 2024, pp. 881-890,