IMPLEMENTASI METODE AGILE DALAM PENGEMBANGAN APLIKASI ABSENSI BERBASIS QRCODE PADA SMP NEGERI 7 PERCUT SEI TUAN
Djtechno : Jurnal Teknologi Informasi
Vol. 5, No. 2, Agustus 2024
E-ISSN: 2745-3758, P-ISSN : 2776-8546 DOI: 10.46576/djtechno
IMPLEMENTASI METODE AGILE DALAM PENGEMBANGAN
APLIKASI ABSENSI BERBASIS QRCODE PADA SMP
NEGERI 7 PERCUT SEI TUAN
Medi Hermanto Tinambunan1, Sri Wahyuni 2, Amru Yasir 3, Marthin Yohannes Simanjuntak 4, Amir
Hamzah 5
1) Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Manado, Indonesia
2) Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Dharmawangsa, Indonesia
3) Teknologi Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Dharmawangsa, Indonesia
4) Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Kependidikan dan Sains, Universitas Audi Indonesia, Indonesia
Article Info
Article history:
Received: 06 Agustus 2024
Revised: 08 Agustus 2024
Accepted: 09 Agustus 2024
ABSTRACT
Abstrak
Perkembangan teknologi saat ini sangat cepat, hampir seluruh elemen pekerjaan
sudah menggunakan teknologi, hal ini juga yang menjadi perhatian penting oleh
kepala sekolah SMP Negeri 7 Percut Sei Tuan, tentunya sangat dibutuhkan sebuah
sistem absensi yang dapat memberikan informasi dan rekapitulasi data dengan cepat,
saat ini SMP Negeri 7 Percut Sei Tuan hanya menggunakan absensi secara manual,
yang dimaksud dengan manual adalah menggunakan cetakan absensi dan melakukan
tanda tangan langsung pada cetakan dan guru memanggil nama siswa, hal ini
tentunya memakan waktu yang lama serta tidak efisien dalam menjalankan proses
belajar mengajar. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari wawancara dengan
para guru, dibutuhkan waktu sekitar 10 sampai dengan 20 menit hanya untuk
melakukan absensi sehingga waktu untuk pembelajaran terpotong cukup banyak.
Berdasarkan permasalahan tersebut perlu dilakukan penyelesaian terkait waktu
yang lumayan banyak termakan oleh absensi, salah satu cara yang dapat dilakukan
adalah dengan membangun sebuah aplikasi dengan menerapkan metode Agile
Software Development yang dapat membantu siswa dan guru untuk melakukan
absensi dengan cepat, cukup hanya dengan guru mengingatkan kembali siswa untuk
melakukan absensi dengan aplikasi absensi berbasis qrcode pada saat pembelajaran
berakhir atau sebelum mata pelajaran terakhir selesai. Saat pengujian sistem
tentunya sangat membantu para guru dan orangtua dalam melakukan pemantauan
kehadiran siswa disekolah, karena fitur aplikasi ini dapat memberikan informasi
melalui email ketika siswa melakukan absensi disekolah, sehingga orang tua dapat
mengetahui apakah anak mereka sudah hadir disekolah. Berdasarkan hasil pengujian
blackbox didapatkan tingkat kepuasan pengguna baik orangtua dan guru sangat
terbantu dalam pemantuan absensi serta memberikan penilaian positif.
Kata Kunci: Metode Agile, Absensi, Aplikasi
Abstract
Current technological developments are speedy, and almost all elements of work
already use technology, this is also an important concern for the principal of SMP
Negeri 7 Percut Sei Tuan, of course, there is a real need for an attendance system that
can provide information and data recapitulation quickly, currently, SMP Negeri 7
Percut Sei Tuan only uses manual attendance, what is meant by manual is using an
attendance printout and signing directly on the printout and the teacher calling the
students' names, this, of course, takes a long time and is inefficient in carrying out the
teaching and learning process. Based on information obtained from interviews with
teachers, it takes around 10 to 20 minutes to take attendance so the learning time is
cut quite a lot. Based on this problem, it is necessary to resolve the amount of time
consumed by absenteeism. One way that can be done is to build an application using
© 2024 Segala bentuk plagiarisme dan penyalahgunaan hak kekayaan intelektual akibat diterbitkannya
jurnal teknologi informasi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
358
e-Issn: 2745-375
p-Issn: 2776-8546
Djtechno : Jurnal Teknologi Informasi
Vol. 5, No. 2 Agustus 2024
the Agile Software Development method which can help students and teachers to take
attendance quickly, simply by reminding the teacher. students to take attendance
with a QR code-based attendance application when learning ends or before the last
subject is finished. When testing the system, it is certainly beneficial for teachers and
parents in monitoring student attendance at school, because this application feature
can provide information via email when students are absent from school, so parents
can find out whether their child has attended school. Based on the results of black box
testing, it was found that the level of user satisfaction, both parents and teachers, was
very helpful in monitoring attendance and providing positive assessments.A
Keywords: Agile Method, Absence, Application
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi oleh Universitas
Dharmawangsa Artikel ini bersifat open access yang
didistribusikan di bawah syarat dan ketentuan dengan Lisensi
Internasional Creative Commons Attribution NonCommerciaL
ShareAlike 4.0 (CC-BY-NC-SA).
Corresponding Author:
E-mail :
1.
PENDAHULUAN
Pada era teknologi informasi saat ini, teknologi informasi telah menjadi bagian
penting dari banyak bagian kehidupan manusia, termasuk dalam dunia pendidikan.
Proses mengubah sistem manual atau analog menjadi sistem digital adalah digitalisasi.
Proses ini menggunakan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi, akurasi,
dan aksesibilitas data. Digitalisasi memungkinkan organisasi untuk memproses dan
menganalisis data dalam jumlah besar dengan lebih cepat dan akurat, sehingga
meningkatkan pengambilan keputusan dan produktivitas (Primadasa & Juliansa,
2019). Digitalisasi sistem absensi adalah salah satu teknologi yang dapat berdampak
besar. Banyak sekolah, termasuk SMP Negeri 7 Percut Sei Tuan, masih melakukan
absensi siswa secara manual. Selain memakan waktu, metode ini rentan terhadap
kesalahan dan manipulasi data.
Sistem absensi berbasis QR Code menjadi solusi inovatif untuk mengatasi
masalah tersebut. Teknik kode QR memungkinkan pencatatan kehadiran siswa yang
cepat dan akurat dengan memindai kode unik yang dimiliki setiap siswa (Kasus et al.,
2018). Dalam pengembangan sistem ini, metode pengembangan software agile
memungkinkan proses pengembangan dilakukan secara iteratif dan fleksibel. Agile
adalah metode pengembangan perangkat lunak yang mengutamakan iterasi
© 2024 Segala bentuk plagiarisme dan penyalahgunaan hak kekayaan intelektual akibat diterbitkannya
jurnal teknologi informasi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
359
e-Issn: 2745-375
p-Issn: 2776-8546
Djtechno : Jurnal Teknologi Informasi
Vol. 5, No. 2 Agustus 2024
berkelanjutan, kerja tim, dan fleksibilitas. Agile Software Development memungkinkan
tim pengembangan untuk merespon perubahan kebutuhan dan feedback pengguna
dengan cepat, sehingga menghasilkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan
pengguna akhir.
Digitalisasi sistem absensi meningkatkan transparansi dan kemampuan untuk
memantau kehadiran siswa (Herli & Raharjana, 2015). Sis (...truncated)