Transfer Teknologi Optimalisasi Penggunaan Set Top Box (STB) Televisi Digital Bagi Masyarakat Kelurahan Gebangsari Kecamatan Genuk Kota Semarang
JATTEC- Journal of Appropriate Technology for Community Services
Vol. 5 No. 2, Juli 2024
p-ISSN: 2715-9019; e-ISSN: 2715-9027
DOI: 10.20885/jattec.vol5.iss2.art10
Transfer Teknologi Optimalisasi Penggunaan Set Top Box (STB) Televisi Digital
Bagi Masyarakat Kelurahan Gebangsari Kecamatan Genuk Kota Semarang
Eka Nuryanto Budisusila 1)*, Munaf Ismail 2), Jenny Putri Hapsari 3)
1,2,3)
Teknik Elektro, Universitas Islam Sultan Agung
Jl. Raya Kaligawe km.4 Semarang, Jawa Tengah
Email:
ABSTRAK
Kebijakan Pemerintah Indonesia menonaktifkan siaran televisi analog dan beralih ke televisi digital
berdampak kepada masyarakat yang masih terbiasa menikmati siaran televisi analog. Terlebih perangkat
televisi yang dimiliki oleh masyarakat juga masih bayak yang berupa televisi bersistem analog. Dengan
demikian masyarakat memerlukan perangkat yang dapat merubah sinyal analog ke dalam bentuk digital dan
dapat ditampilkan pada televisi analog. Perangkat tersebut lebih dikenal sebagai Set Top Box (STB).
Sayangnya masyarakat hanya memanfaatkan STB untuk menonton tayangan TV Digital saja, sementara STB
memiliki banyak fitur yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh informasi, alat komunikasi, dan media
hiburan. Untuk itu perlu dilakukan transfer pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat sehingga dapat
mengoptimalkan fungsi dan fitur STB, kemudian kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk Pengabdian kepada
Masyarakat. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias dalam mengikuti dan
menyimak paparan informasi fitur-fitur STB, salah satu buktinya adalah banyaknya masyarakat yang hadir,
mencapai 93% dari undangan yang diberikan, dan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan saat sesi diskusi
berlangsung.
Kata kunci: Fitur STB, Set Top Box, TV Digital.
ABSTRACT
The Indonesian government's policy of deactivating analog television broadcasts and switching to digital
television has an impact on people who are still used to enjoying analog television broadcasts. Moreover,
many television devices owned by the public are still analog system televisions. Thus, people need devices that
can convert analog signals into digital form and can be displayed on analog television. This device is better
known as a Set Top Box (STB). Unfortunately, people only use STB to watch digital TV shows, while STB has
many features that can be used to obtain information, communication tools and entertainment media. For this
reason, it is necessary to transfer knowledge and technology to the community so that it can optimize the
functions and features of the STB, then these activities are packaged in the form of Community Service. The
results of the activity showed that the public was very enthusiastic in following and concerning to the
presentation of information on STB features, proven by the large number of people who attended, reaching
93% of the invitations given, and the many questions asked during the discussion session.
Keywords: STB Features, Set Top Box, Digital TV.
181
JATTEC- Journal of Appropriate Technology for Community Services
Vol. 5 No. 2, Juli 2024
p-ISSN: 2715-9019; e-ISSN: 2715-9027
DOI: 10.20885/jattec.vol5.iss2.art10
1. Pendahuluan
Sejak dinonaktifkannya siaran televisi analog oleh pemerintah Indonesia, masyarakat dipaksa untuk
beralih menggunakan televisi digital untuk bisa tetap menikmati siaran televisi. Bagi masyarakat yang
belum mempunyai perangkat televisi digital diberikan solusi menggunakan perangkat perantara yang
dapat menerima dan mengkonversi siaran digital dan ditampilkan di perangkat televisi analog.
Sehingga televisi lama yang berteknologi analog masih dapat digunakan kembali. Perangkat tersebut
dikenal sebagai Set Top Box (STB). STB yang digunakan adalah jenis Digital Video Broadcasting
Theresterial versi 2 (DVB-T2) yang sesuai dengan regulasi televisi digital di Indonesia. Sayangnya,
sebagian besar masyarakat belum banyak mengerti fitur-fitur yang tersedia di perangkat STB tersebut,
dan hanya memanfaatkan fitur dasar saja sebagai penerima siaran televisi digital. Sedangkan fitur
yang tersedia dalam sebuah perangkat STB sangat banyak, contohnya sebagai pemutar video dengan
berbagai macam format, pemutar audio atau musik, menampilkan foto, menampilkan dokumen, dan
lain sebagainya. Bahkan ada STB yang telah dilengkapi dengan fitur pemutar video You Tube yang
dapat diakses melalui dongle WiFi yang terhubung ke jaringan internet. Untuk itu, perlu dilakukan
transfer teknologi berupa pengenalan fitur-fitur yang tersedia dalam STB tersebut kepada masyarakat
dengan metode tatap muka langsung dan memperagakan bagaimana mengoptimalkan pemanfaatan
STB. Dengan demikian masyarakat dapat menikmati fitur-fitur tersebut sebagai sarana informasi dan
hiburan yang terjangkau. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini minimal mencakup aspek bidang
telekomunikasi dan peningkatan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan fasilitas yang
tersedia.
Sebagian besar warga penduduk Kelurahan Gebangsari adalah sebagai buruh dan karyawan di
berbagai pabrik dan perkantoran di wilayah Semarang dan Demak. Tingkat pendapatan ekonomi
tergolong menengah karena letaknya strategis berdekatan dengan kawasan industri. Tingkat
pendidikan pun tergolong baik dengan rata-rata berpendidikan Sekolah Menegah Atas (SMA) ke atas.
Lingkungan Kelurahan Gebangsari terdiri dari perumahan kampung dan komplek perumahan
pengembang yang telah berbaur satu dengan yang lain.
Ketika terjadi konvergensi televisi analog ke televisi digital, banyak masyarakat yang terdampak
kebijakan tersebut. Bahkan warga masyarakat berlomba-lomba untuk mendapatkan alat penyesuai
(converter) sebagai penangkap siaran digital yang dapat disambungkan ke televisi analog, sehingga
masyarakat masih bisa memanfaatkan TV analog yang lama untuk menikmati siaran digital. Tidak
semua masyarakat paham dengan penggunaan alat converter yang disebut Set Top Box (STB) ini,
meskipun dari pabrikan telah memberikan panduan operasional perangkat secara lengkap. Sebagian
besar hanya latah dan memanfaatkan fitur dasarnya saja sebagai penangkap siaran digital, tanpa
memperhatikan fitur-fitur yang tersedia lainnya. Untuk itu perlu diberikan wawasan dan transfer
teknologi yang menjelaskan fitur-fitur menarik yang tertanam di unit STB.
2. Tinjauan Pustaka
Budi Agussetianingsih, dkk. (2021) menyatakan dalam penelitiannya, untuk menyukseskan peralihan
teknologi digital diperlukan pemetaan strategi industri yang berorientasi masa depan dan melindungi
kebutuhan publik, peningkatan dukungan insentif pemerintah, serta keterlibatan secara inklusif dari
institusi pemerintah baik pusat dan daerah, serta institusi non-pemerintah daerah dalam proses
transisi.
Rahman Asri (2023) dalam publikasinya Penerimaan Khalayak Atas Proses Migrasi Sistem
Penyiaran Nasional di Indonesia: Studi Fenomenologis Perubahan Migrasi Siaran Analog ke Siaran
Digital, berkesimpulan bahwa masyarakat menerima secara positif kehadiran TV Digital karena
merasakan penerimaan siaran digital secara visual lebih bagus da (...truncated)