ANALISIS UNSUR INTRINSIK DAN UNSUR EKSTRINSIK NOVEL “DIA ADALAH KAKAKKU” KARYA TERE LIYE
ISSN :2774-6259
E-ISSN :
JIPBSI
Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI)
Volome 2 No. 1 Maret 2021
ANALISIS UNSUR INTRINSIK DAN UNSUR EKSTRINSIK
NOVEL “DIA ADALAH KAKAKKU” KARYA TERE LIYE
Yantidiana Danur, Ida Ayu Made Wedasuwari, I Komang Widana Putra
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan
Universitas Mahasaraswati Denpasar.
Email:
ABSTRACT
This study aims to describe the intrinsic and extrinsic elements in the novel Dia Is
Kakakku by Tere Liye. The method in this research uses qualitative analysis
methods. Based on the data analysis, the intrinsic elements contained in Tere Liye's
novel Dia Is My Kakakku are (1) the theme in Tere Liye's Dia Is My Kakakku novel
tells the love of an older brother, (2) the main character in Tere Liye's Dia Is my
Kakakku novel. namely Laisa, while the additional characters are Mamak,
Dalimunte, Ikanuri, Wibisana, Yashinta, Wak Burhan, Cie Hui. (3) The setting is
divided into two, namely the setting of the place covering the Lahambay Valley,
Jungle Forest, Upper Village, Sub-District City, river, house, schools, airports,
hospitals and the time setting in this story is at 19:30 local time. (4) language style,
namely metamonia language style, (5) "he" third person point of view (6) The
plot/plot used is the situational stage, the conflict and conflict stages decrease, the
emergence of conflicts, (7) the mandate is to fight hard, be patient , unyielding, and
responsible like Laisa who did her best to raise her four siblings with Mamak
Lainuri. The extrinsic elements contained in the novel Dia Is My Kakakku are (1)
the background of the author, namely the biography of the author of the novel, (2)
the socio-cultural situation of the author and its influence on the literary work
created, namely the author in making the novel (3) the values contained in the novel.
namely moral values, cultural values, social values, religious values.
Keywords intrinsic elements and extrinsic elements.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik dan ekstrinsik pada
novel Dia Adalah Kakakku karya Tere Liye. Metode dalam penelitian
menggunakan metode analisis secara kualitatif. Berdasarkan analisis data , maka
unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Dia Adalah Kakakku karya Tere Liye
yaitu (1) tema dalam novel Dia Adalah Kakakku karya Tere Liye menceritakan
kasih sayang dari seorang kakak, (2) tokoh utama dalam novel Dia Adalah Kakakku
ISSN :2774-6259
E-ISSN :
JIPBSI
Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI)
Volome 2 No. Maret 2021
karya Tere Liye yaitu Laisa, sedangkan tokoh tambahan yaitu Mamak, Dalimunte,
Ikanuri, Wibisana, Yashinta, Wak Burhan, Cie Hui, (3) latar dibagi menjadi dua
yaitu latar tempat meliputi Lembah Lahambay, Rimba Belantara, Desa Atas, Kota
Kecamatan, sungai, rumah, sekolah, bandara, rumah sakit dan latar waktu dalam
cerita ini pada malam hari 19:30 waktu setempat.,(4) gaya bahasa yaitu gaya bahasa
metamonia, (5) sudut pandang orang ketiga “dia”, (6) Alur/plot yang digunakan
yaitu tahap penyituasian, tahap konflik dan konflik menurun, pemunculan konflik,
(7) amanat yaitu berjuang keras, sabar, pantang menyerah, dan bertanggung jawab
seperti Laisa yang sekuat tenaga membesarkan ke empat adiknya bersama Mamak
Lainuri. Unsur ektsrinsik yang terdapat dalam novel Dia Adalah Kakakku yaitu (1)
latar belakang pengarang yaitu biografi dari pengarang novel (2) keadaan sosial
budaya pengarang dan pengaruhnya terhadap karya sastra itu diciptakan yaitu
pengarang dalam membuat novel (3) nilai-nilai yang terkandung dalam novel yaitu
nilai moral, nilai budaya, nilai sosial, nilai agama.
Kata kunci unsur intrinsik dan unsur ektrinsik.
PENDAHULUAN
Sastra merupakan salah satu
unsur kebudayaan yang digunakan
untuk mengungkapkan pikiran dan
perasaan manusia. Sastra banyak
mengungkapkan berbagai fenomena
kehidupan
manusia
dan
lingkungannya. Pada dasarnya sastra
merupakan institusi sosial yang
menggunakan media bahasa sebagai
sarana penyajiannya. Sebuah karya
sastra dapat memberikan gambaran
tentang
keadaan
dan
tingkat
kehidupan masyarakat pada saat
karya sastra itu diciptakan. Sastra
adalah suatu kegiatan kreatif sebuah
karya seni. Selain itu, sastra juga
merupakan hasil imajinasi pengarang
yang sulit dibedakan dengan
kenyataan (Badrun, 2005: 4). Karya
sastra merupakan sebuah karya
imajinatif yang dilandasi kesadaran
dari segi kreatifitas sebagai karya seni
dan berfungsi sebagai hiburan yang
menyenangkan juga menambah
pengalaman batin bagi pembacanya.
Sebagai hasil imajinatif, karya
sastra berfungsi sebagai hiburan yang
menyenangkan, karya sastra juga
berguna menambah pengalaman batin
bagi pembacanya. Membicarakan
sastra yang bersifat imajinatif,
berhadapan dengan tiga jenis genre
sastra, yaitu prosa, puisi, dan drama.
Prosa dalam pengertian kesastraan
juga disebut fiksi, teks naratif, atau
wacana naratif. Salah satu bentuk
prosa adalah novel. Unsur-unsur
pembangun sebuah novel secara garis
besar dapat dikelompokkan menjadi
dua bagian, yaitu unsur intrinsik dan
30
ISSN :2774-6259
E-ISSN :
JIPBSI
Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI)
Volome 2 No. Maret 2021
ekstrinsik Pembagian unsur inilah
yang sering banyak disebut para
kritikus dalam rangka mengkaji atau
membicarakan novel atau karya sastra
umumnya. Unsur intrinsik adalah
unsur-unsur yang membangun karya
sastra itu sendiri. Unsur yang
dimaksud misalnya peristiwa, cerita,
plot, penokohan, tema, latar, sudut
pandang penceritaan, bahasa atau
gaya bahasa, dan lain-lain. Di pihak
lain unsur ekstrinsik adalah unsurunsur yang berada di luar karya sastra
itu, tetapi secara tidak langsung
mempengaruhi bangunan atau sistem
organisme karya sastra atau secara
lebih khusus ia dapat dikatakan
sebagai
unsur-unsur
yang
mempengaruhi bangun cerita karya
sastra.
Novel merupakan bentuk
karya sastra yang paling popular di
dunia. Bentuk karya sastra ini paling
banyak beredar, karena daya
komunikasinya yang luas pada
masyarakat. Novel yang dikaji dalam
penelitian ini adalah novel yang
berjudul Dia Adalah Kakakku karya
Tere Liye. Novel tersebut dipilih
untuk dikaji karena memiliki
beberapa kelebihan, di antaranya
yaitu dari segi isi dan kelebihan yang
dimiliki novel Dia Adalah Kakakku
karya Tere Liye, novel ini
menceritakan tentang semangat,
kedisplinan,
kasih
sayang,
pengorbanan yang tulus, kerja keras,
serta pantang menyerah dalam meraih
cita-cita.
Kedua,
novel
ini
memberikan
inspirasi
dan
membangkitkan semangat bagi para
pembaca.
METODE PENELITIAN
Menurut
Aminuddin
(2004/2018), penelitian kualitatif
berupaya menghasilkan pemahaman
yang mendalam serta membuahkan
makna dari satu gejala atau
permasalahan.
Pendekatan penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah
kualitatif
deskritif.
Penelitian
kualitatif adalah suatu pendekatan
ilmiah yang mengungkap situasi
sosial
tertentu
dengan
mendeskripsikan kenyataan secara
benar, dibentuk oleh kata-kata
berdasarkan teknik pengump (...truncated)