The Strategies for the Implementation of Audiobook-Based Islamic Religious Education Learning at SLBN Cileunyi: Strategies for the Implementation of Audiobook-Based Islamic Religious Education Learning at SLBN Cileunyi
Edukasi: The Journal of Educational Research
Vol. 04 No. 02 (Desember 2024)
Strategies for the Implementation of Audiobook-Based Islamic Religious
Education Learning at SLBN Cileunyi
Strategi Penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis
Audiobook di SLBN Cileunyi
*1
Tedi Gandara1
STIT Al-Azami Cianjur; e-mail:
*Correspondence
Received: 16-11-2024; Accepted: 02-12-2024; Published: 06-12-2024
Abstract: Islamic Religious Education (PAI) has a strategic role in building students' character and
spirituality. However, for visually impaired students, PAI learning is a challenge due to limited
access to visual teaching materials and less effective conventional methods. This study explores the
strategy of implementing audiobook-based PAI learning at SLBN Cileunyi, which is designed to
improve accessibility and learning quality for visually impaired students. Using a qualitative method
with an observational approach, this study explores the implementation and evaluation of the
effectiveness of audiobooks in the learning process. The results of the study show that the use of
audiobooks has a positive impact on student understanding, memorization, and participation.
Students' understanding of the material increased from an average score of 2.7 to 4.3. Daily prayer
memorization has also increased significantly, from an average of 4 prayers to 9 prayers. Student
participation in class discussions jumped from 35% to 80%, reflecting their increased confidence
and engagement. The level of student satisfaction with this method reached a score of 4.5 out of 5,
indicating that audiobooks help create an inclusive and effective learning experience. This research
confirms that audiobooks are an innovative medium that supports religious learning in a more
adaptive and interactive way.
Keywords: Audiobook, visually impaired students, Islamic Religious Education, inclusive learning,
educational innovation
Abstrak: Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan
spiritualitas siswa. Namun, bagi siswa tunanetra, pembelajaran PAI menjadi tantangan karena
keterbatasan akses bahan ajar visual dan metode konvensional yang kurang efektif. Penelitian ini
mengeksplorasi strategi penerapan pembelajaran PAI berbasis audiobook di SLBN Cileunyi, yang
dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pembelajaran bagi siswa tunanetra.
Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan observatif, penelitian ini mendalami
implementasi dan evaluasi efektivitas audiobook dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penggunaan audiobook berdampak positif pada pemahaman, hafalan, dan
partisipasi siswa. Pemahaman siswa terhadap materi meningkat dari skor rata-rata 2,7 menjadi 4,3.
Hafalan doa harian juga mengalami peningkatan signifikan, dari rata-rata 4 doa menjadi 9 doa.
Partisipasi siswa dalam diskusi kelas melonjak dari 35% menjadi 80%, mencerminkan peningkatan
kepercayaan diri dan keterlibatan mereka. Tingkat kepuasan siswa terhadap metode ini mencapai
skor 4,5 dari 5, menunjukkan bahwa audiobook membantu menciptakan pengalaman belajar yang
inklusif dan efektif. Penelitian ini menegaskan bahwa audiobook adalah media inovatif yang
mendukung pembelajaran agama secara lebih adaptif dan interaktif.
Kata Kunci: Audiobook, siswa tunanetra, Pendidikan Agama Islam, pembelajaran inklusif, inovasi
pendidikan
Edukasi: The Journal of Educational Research Vol. 04 No. 02 (Bulan 2024)
24 dari 11
A. Pendahuluan
Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan mata pelajaran yang memiliki peran strategis
dalam membentuk karakter, moral, dan spiritualitas peserta didik. Melalui PAI, siswa
diharapkan mampu memahami nilai-nilai keagamaan yang menjadi dasar perilaku dalam
kehidupan sehari-hari1. Namun, bagi siswa tunanetra, pembelajaran PAI menghadirkan
tantangan tersendiri. Aksesibilitas terhadap bahan ajar yang umumnya bersifat visual menjadi
kendala utama. Di SLBN Cileunyi, keterbatasan bahan ajar khusus seperti buku cetak Braille
dan kurangnya variasi media pembelajaran menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami
materi, terutama konsep-konsep abstrak seperti cerita Nabi atau makna ayat-ayat AlQur'an(Sari).
Metode pembelajaran yang sering digunakan, seperti ceramah, hanya memberikan
pemahaman terbatas bagi siswa tunanetra karena tidak melibatkan modalitas sensorik mereka
yang lain secara optimal. Hambatan-hambatan ini berdampak langsung pada rendahnya
pemahaman siswa terhadap materi PAI. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi hasil
pembelajaran, tetapi juga mengurangi motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam mendalami
pelajaran agama. Situasi ini menuntut adanya pendekatan yang lebih inklusif dan adaptif untuk
menjawab kebutuhan belajar siswa dengan kebutuhan khusus2.
Salah satu permasalahan utama yang dihadapi SLBN Cileunyi adalah keterbatasan media
pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa tunanetra. Penggunaan metode
konvensional, seperti ceramah atau buku cetak Braille, sering kali tidak cukup efektif untuk
membantu siswa memahami materi yang bersifat naratif atau abstrak. Buku cetak Braille
memerlukan waktu lebih lama untuk diakses, dan ceramah yang bersifat pasif tidak
memberikan peluang siswa untuk berinteraksi langsung dengan materi3. Keterbatasan ini
menuntut inovasi dalam media pembelajaran yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga dapat
meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.
Audiobook muncul sebagai salah satu solusi inovatif yang dapat menjawab tantangan
tersebut. Sebagai media berbasis teknologi, audiobook menawarkan kemudahan akses dengan
menyampaikan materi dalam format audio. Media ini sangat sesuai dengan kebutuhan siswa
tunanetra yang mengandalkan modalitas pendengaran sebagai jalur utama dalam menerima
informasi. Selain itu, audiobook memungkinkan siswa untuk mendengarkan materi secara
mandiri, baik di dalam maupun di luar kelas4. Hal ini tidak hanya meningkatkan fleksibilitas
pembelajaran, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan personal.
Penggunaan audiobook sebagai media pembelajaran berbasis teknologi menawarkan
peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI bagi siswa tunanetra. Audiobook
mampu menyajikan materi secara audio, yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan
1
Mokh Iman Firmansyah, “Pendidikan Agama Islam: Pengertian, Tujuan, Dasar, Dan Fungsi,” Taklim: Jurnal
Pendidikan Agama Islam 17, no. 2 (2019): 79–90.
2
Rendy Roos Handoyo, “Analisis Teori Belajar Dalam Metode Pembelajaran Membaca Braille Pada Anak
Tunanetra,” Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran 5, no. 1 (2022): 60–70.
3
Asrorul Mais, Media Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus (ABK): Buku Referensi Untuk Guru, Mahasiswa
Dan Umum (Pustaka Abadi, 2016).
4
Arnila Purnamayanti and Alviarana Tsamarah Utami Putri, “Strategi Peningkatan Minat Baca Kelompok
Tunanetra Melalui Media Audiobook (Studi Pada SLB-A Bina Insani Bandar Lampung),” Anuva: Jurnal Kajian
Budaya, Perpustakaan, Dan Informasi 4, no. 1 (2020): 109– (...truncated)