Bunga Dan Perempuan Dalam Scanography dan Mix Media Embroidery
BUNGA DAN PEREMPUAN DALAM SCANOGRAPHY
DAN MIX MEDIA EMBROIDERY
Julie Febiola Almoest
Pascasarjana ISI Yogyakarta, Yogyakarta
Email:
Abstrak
Perempuan merupakan makhluk yang cenderung memiliki sifat lebih
perasa dan sensitif, perempuan lebih sering mengalami perubahan
suasana hati dengan cepat. Namun perempuan juga kerap kali susah
untuk mengungkapkan apa yang tengah dirasakannya. Tujuan
penciptaan karya ini adalah untuk mengeksplorasi berbagai perasaan
perempuan
melalui
simbolisme
bunga
dan
menggambarkan
kompleksitas dan keragaman emosi perempuan yang seringkali
diungkapkan lewat kata-kata. Penggunaan objek bunga pada karya ini
adalah
untuk merepresentasikan
imajinasi
terhadap
sebuah
sebuah perasaan
bunga
yang
perempuan,
kemudian
akan
direpresentasikan sebagai sebuah perasaan perempuan menggunakan
jenis bunga yang sama yaitu bunga gerbera karena warnanya yang
beragam, dimana masing-masing warna pada bunga tersebut
mempunyai arti atau makna tentang sebuah perasaan. Pada karya ini,
penggunaan potret diri sendiri sebagai objek penciptaannya atau biasa
disebut dengan self-portrait, penggunaan self-portrait sendiri adalah
karena untuk menggambarkan sebuah perasaan yang telah dialami
pencipta karya sebagai seorang perempuan. Dalam penciptaan karya
ini, scanography dan embroidery digunakan sebagai medium
penampung
berekspresi.
Visual
yang
dihasilkan
dari
teknik
scanography adalah memperlihatkan keindahan dari bunga-bunga
yang akan mempresentasikan sebagai sebuah perasaan seorang
perempuan. Dan penambahan teknik embroidery adalah untuk
menambah tampilan atau media pada fotografi mix media untuk
menghadirkan efek timbul pada karya tersebut. Fotografi bukan hanya
118
ARTIKA Vol.8,No.2, November(2024)
ISSN 2355-8121, EISSN 2549-7251
menangkap peristiwa melalui kamera, tetapi juga bisa menggunakan
alternatif lainnya. Memotret tanpa menggunakan kamera, yakni
melalui teknik scanography, digunakan untuk membentuk sebuah
imajinasi melalui sebuah bunga.
Kata kunci: Wanita, Bunga, Potret Diri, Skenografi, Bordir.
Abstract
Women are creatures who tend to have a more feeling and sensitive
nature, women more often experience rapid mood changes. However,
women also often find it difficult to express what they are feeling. The
aim of creating this work is to explore the various feelings of women
through the symbolism of flowers and depict the complexity and
diversity of women's emotions which are often expressed through
words. The use of flower objects in this work is to represent a
woman's feelings, the imagination of a flower which will then be
represented as a woman's feeling using the same type of flower,
namely the gerbera flower because of its various colors, where each
color in the flower has a meaning or significance. about a feeling. In
this work, self-portrait is used as the object of creation or what is
usually called self portrait, use self portrait itself is because it is to
describe a feeling that the creator of the work has experienced as a
woman. In creating this work, scanography and embroidery used as a
medium for expression. The visuals produced from the scanography
technique show the beauty of the flowers which will convey the
feelings of a woman. And additional techniques embroidery is to add
appearance or media to photography mix media to bring an embossed
effect to the work. Photography not only captures events through a
camera, but can also use other alternatives. Taking photos without
using a camera, namely through technique Scanography, which is
used to form an imagination through a flower. The aim of creating
this work is to explore the various feelings of women through the
Julie Febiola Almoest, Pascasarjana ISI Yogyakaarta, Yogyakarta.
.
119
symbolism of flowers and depict the complexity and diversity of
women's emotions often expressed through words.
Keywords: woman, flowers, self-portrait, scanography, embroidery.
PENDAHULUAN
Perkembangan seni rupa dan fotografi berpengaruh terhadap teknik
pembuatan sebuah karya seni Fotografi. Hal tersebut dapat dilihat dengan
banyaknya seniman fotografi yang melakukan eksplorasi dengan menggunakan
teknik baru, atau teknik lama dengan cara penciptaan yang lebih unik atau.
Fotografi tetaplah sebuah seni dengan melihat adanya relasi intensional yang
tercipta antara objek dan seorang fotografer dalam sebuah foto (Susanto, 2017).
Seiring perkembangan zaman karya fotografi sendiri sudah melampaui batasanbatasan dalam memilih alternatif medianya sendiri. Mulai dari old print, hingga
fotografi digital, masing-masing memiliki nilai estetika tersendiri. Kemudian
teknik scanography merupakan teknik fotografi tanpa menggunakan kamera,
melainkan menggunakan mesin scanner untuk membuat sebuah karya Fotografi.
Adanya teknik menarik tersebut membantu seniman fotografi dan para perupa bisa
menciptakan sebuah karya yang unik, dan tidak membutuhkan banyak peralatan.
Memotret tanpa menggunakan kamera bukan lagi suatu hal yang mustahil. Adanya
alternatif lain untuk menciptakan sebuah karya seni tanpa menggunakan kamera
merupakan sebuah transformasi dari ide lama. Sebelum fotografi berkembang, di
zaman fotografi analog memotret tanpa menggunakan kamera disebut dengan
fotogram atau old print. Old print fotografi dapat dijadikan sebagai upaya untuk
kembali menengok ke belakang dalam proses awal penciptaan imaji fotografi.
Dalam istilah bahasa Inggris, old print sering dikenal sebagai early photographic
process yang telah dilakukan oleh beberapa pioner fotografi, baik di negara Eropa
maupun di negara Amerika pada abad ke XIX yang lalu (Susanti, 2020). Namun, di
zaman fotografi digital memotret tanpa menggunakan kamera bisa saja diciptakan
dengan menggunakan alat bernama scanner. Penciptaan karya fotografi ini sering
dikenal juga dengan scanography, singkatan dari scanner photography atau dikenal
juga dengan scanner-art. Kedua teknik ini menghasilkan sebuah karya seni tanpa
120
ARTIKA Vol.8,No.2, November(2024)
ISSN 2355-8121, EISSN 2549-7251
menggunakan
sebuah
kamera,
namun
prinsip
kerja
fotografinya
tetap
menggunakan cahaya. Sedangkan untuk pengertian embroidery sendiri adalah
sebuah bentuk seni dekoratif yang melibatkan pola atau desain pada kain yang
menggunakan benang atau bahan lainnya. Embroidery adalah kerajinan serbaguna
yang kaya dan digunakan untuk membuat desain yang rumit pada pakaian, tekstil,
dan masih banyak lagi. Dalam penciptaan karya ini, scanography dan embroidery
digunakan sebagai medium penampung berekspresi. Visual yang dihasilkan dari
teknik scanography memperlihatkan keindahan dari bunga-bunga yang akan
mempresentasikan sebagai sebuah perasaan seorang perempuan. Penambahan
teknik embroidery untuk menambah tampilan atau media pada fotografi mix media
untuk menghadirkan efek timbul pada karya tersebut. Imajinasi pencipta terhadap
sebuah bunga yang kemudian akan direpresentasikan sebagai sebuah perasaan
seorang perempuan yang menggunakan jenis bunga yang sama yaitu bunga gerbera
de (...truncated)