PENGARUH TPACK DAN SELF EFFICACY TERHADAP KESIAPAN MENJADI GURU MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI 2020

Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI), Dec 2024

The purpose of this study was to determine how TPACK and self-efficacy affect the readiness of students in the 2020 economic education study program. Data from pre-research conducted by researchers on several students at the State University of Malang obtained results that only 40% were ready to become teachers. And for the State University of Surabaya, only 30% were ready to become teachers, so it is still relatively low regarding the readiness to become teachers for students in the 2020 economic education study program. This study uses a quantitative method, with a sample size of 132. The research sample was taken using a simple random sampling technique. Data analysis uses Partial Least Squares Structural Equation Modeling (SEM-PLS) through SmartPLS software. The results of the study directly show that Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) has a significant and positive effect on the readiness to become teachers of students in the 2020 economic education study program, with the largest contributor being Pedagogical Knowledge at 84%. And also self-efficacy has a positive and significant effect on the readiness to become teachers of students in the 2020 economic education study program.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/JPE/article/download/3739/2344

PENGARUH TPACK DAN SELF EFFICACY TERHADAP KESIAPAN MENJADI GURU MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI 2020

Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/JPE JURKAMI Volume 9, Nomor 1, 2024 PENGARUH TPACK DAN SELF EFFICACY TERHADAP KESIAPAN MENJADI GURU MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI 2020 Arin Ananda Putri🖂, Jun Surjanti 2 Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia 12 🖂 Corresponding Author Email: Author Email: Article History: Received: July 2024 Revision: September 2024 Accepted: September 2024 Published: December 2024 Keywords: TPACK, Self-Efficacy, Readiness, Teacher. Sejarah Artikel Diterima: Juli 2024 Direvisi: September 2024 Disetujui: September 2024 Diterbitkan: Desember 2024 Kata kunci: TPACK, Self Efficacy, Kesiapan, Guru. Abstract: The purpose of this study was to determine how TPACK and self-efficacy affect the readiness of students in the 2020 economic education study program. Data from pre-research conducted by researchers on several students at the State University of Malang obtained results that only 40% were ready to become teachers. And for the State University of Surabaya, only 30% were ready to become teachers, so it is still relatively low regarding the readiness to become teachers for students in the 2020 economic education study program. This study uses a quantitative method, with a sample size of 132. The research sample was taken using a simple random sampling technique. Data analysis uses Partial Least Squares Structural Equation Modeling (SEM-PLS) through SmartPLS software. The results of the study directly show that Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) has a significant and positive effect on the readiness to become teachers of students in the 2020 economic education study program, with the largest contributor being Pedagogical Knowledge at 84%. And also self-efficacy has a positive and significant effect on the readiness to become teachers of students in the 2020 economic education study program. Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh TPACK dan self efficacy terhadap kesiapan mahasiswa progam studi pendidikan ekonomi 2020. Data hasil pra penelitian yang sudah dilakukan oleh peneliti terhadap beberapa mahasiswa Universitas Negeri Malang memperoleh hasil hanya 40% yang siap untuk menjadi guru. Dan untuk Universitas Negeri Surabaya hanya 30% yang siap untuk menjadi guru, untuk itu masih tergolong rendah mengenai kesiapan menjadi guru pada mahasiswa program studi pendidikan ekonomi 2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan jumlah sampel sebesar 132. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data analisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modelling (SEM-PLS) melalui software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan secara langsung bahwa Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) berpengaruh signifikan dan positif terhadap kesiapan menjadi guru mahasiswa program studi pendidikan ekonomi 2020, dengan penyumbang paling besar yakni Pedagogical Knowledge sebesar 84%. Dan juga self efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan menjadi guru mahasiswa program studi pendidikan ekonomi 2020. How to Cite: Arin Ananda Putri, Jun Surjanti, D. 2024. Pengaruh TPACK dan Self Efficacy Terhadap Kesiapan Menjadi Guru Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi 2020. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI), 9 (3) DOI : 10.31932/jpe.v9i3.3739 This is an open-access article under the CC-BY-SA License Copyright ©2024, The Author(s) Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 Arin Ananda Putri, Jun Surjanti. Pengaruh TPACK dan Self Efficacy Terhadap Kesiapan Menjadi Guru Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi 2020. 719 | PENDAHULUAN Pendidikan yakni sebuah pengalaman dalam belajar yang terjadi sepanjang hidup dalam situasi ataupun kondisi yang memberikan dampak positif terhadap setiap individu (Pristiwanti et al., 2022). Pendidikan yang bermutu dan baik untuk mencapai tujuan pendidikan sangat dipengaruhi oleh profesionalisme seorang guru. Profesi guru dapat dikatakan sebagai sebuah pekerjaan yang membutuhkan profesionalisme, karena dengan menjadi guru diperlukannya ilmu yang baik secara pedagogi dan konten (Hoesny & Darmayanti, 2021). guru professional akan tercermin dalam pelaksanaan pengabdian tugas-tugas yang ditandai dengan keahlian baik dalam materi maupun metode (Rinto et al., 2021:34). Pada Programme for International Student Assesment (PISA) tahun 2022, indeks pendidikan Indonesia menempati peringkat ke68 dengan perolehan nilai sains (398), membaca (371) dan matematika (379). Hasil PISA tahun 2022 memperlihatkan adanya peningkatan hasil pembelajaran literasi Indonesia dibanding PISA 2018. Salah satu faktor yang mendorong kenaikan peringkat yakni pelatihan guru yang disediakan oleh Kemendikbudristek. Dalam hal ini membuktikan bahwa ketersediaan guru yang berkompeten dibidangnya dan profesional akan meningkatkan kualitas pendidikan (Murtafiah, 2022). Data Kekurangan dan Pensiun Guru 1.090.678 69.757 1.167.802 77.174 1.242.997 75.195 1.312.759 69.762 Gambar 1. Grafik Pensiun Guru dan Kekurangan Guru (Sumber: Kemendikbudristek) Dari data kemendikbudristek di atas bahwa pada tahun 2024 diproyeksikan sebanyak 69.762 guru yang memasuki usia 60 tahun, yang berarti mereka akan memasuki masa pensiun. Angka pensiun guru naik 38,21% dari tahun sebelumnya. Selain itu kemendikbudristek juga memproyeksikan sekitar 1.312.759 jumlah kekurangan guru pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia harus mulai mempersiapkan guru baru untuk mengisi kekurangan yang terjadi. Menurut (Wardhani, 2020) kesiapan adalah keadaan seseorang yang bersedia dipakai ataupun digunakan untuk memberikan jawaban secara khusus terhadap suatu kondisi tertentu. Guru dianggap siap jika memiliki kompetensi yang diperlukan dan harus menerapkannya dalam praktik mengajarnya (Maipita & Mutiara, This is an open-access article under the CC-BY-SA License Copyright ©2024, The Author(s) Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 720 | Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) JURKAMI Volume 9, Nomor 1, 2024 http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/JPE 2018). Kesiapan seseorang termasuk mahasiswa untuk menjadi guru profesional ditandai dengan adanya kedalaman penguasaan subtansi keilmuan (Hartati, 2021). Pada abad ke-21, kemajuan teknologi sangat memudahkan untuk mengakses informasi secara instan. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan, yang mengharuskan guru memiliki pengetahuan mengenai teknologi, dan bagaimana teknologi tersebut di masukkan ke dalam kurikulum. Guru harus bisa menyediakan konten pembelajaran kepada siswa dengan cara mendukung perkembangan keterampilan abad 21 (Rotherham & Willingham, 2009). Selain itu juga mengharuskan peserta didik menguasai 4C (Communication, collaboration, critical thinking and creativity) mengenai cara memperoleh informasi dan bukan hanya sekeda (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/JPE/article/download/3739/2344
Article home page: http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/JPE/article/view/3739/2344

Putri Arin Ananda, Jun Surjanti. PENGARUH TPACK DAN SELF EFFICACY TERHADAP KESIAPAN MENJADI GURU MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI 2020, Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI), 2024,