ANALISIS PROGRAM LATIHAN BEBAN PADA PUSAT KEBUGARAN (GYM)

Dec 2024

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah member fitness menjalani prosedur tes kesehatan, cek kondisi fisik dan juga cek komposisi tubuh sebelum melakukan latihan beban. Selanjutnya untuk mengetahui pula apakah selama proses latihan beban berlangsung, member fitness menjalankan program latihan yang sesuai dengan fitness goal mereka, serta untuk mengetahui apakah ada prosedur evaluasi teknik gerakan saat latihan berlangsung serta program latihan yang diberikan. Penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode survei, Subyek yang dipilih adalah member fitness yang baru bergabung baik pria maupun wanita yang berjumlah 56 orang dari 19 pusat kebugaran (gym). Teknik sampling menggunakan Teknik Insidental Sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa panduan wawancara. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara langsung kepada new member. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif kuantitatif dan selanjutnya dilakukan pemaknaan sebagai pembahasan atas permasalahan yang diajukan dengan mengacu pada kaidah-kaidah teori dan keilmuan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas new member di fitness centre adalah wanita usia 30-50 tahun, dengan tujuan untuk menghilangkan lemak tubuh dan sekaligus membangun massa otot. Terdapat cek komposisi tubuh sebelum memulai latihan, namun tidak ada cek kesehatan dan tidak mendapatkan program latihan secara spesifik dan selama latihan berlangsung tidak diawasi oleh instruktur, tidak ada eveluasi mengenai teknik gerakan yang benar, Hasil latihan tidak dilakukan pengukuran sebagai bahan evaluasi, dan evaluasi hanya dilakukan secara kualitatif.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.upy.ac.id/index.php/ijst/article/download/7541/4342

ANALISIS PROGRAM LATIHAN BEBAN PADA PUSAT KEBUGARAN (GYM)

Jurnal IJST (Jurnal Indonesian Journal of Sport Science and Technology) https://journal.upy.ac.id/index.php/ijst Doi: 10.31316/ijst.v3i2.7541 Vol. 3, No. 2, November 2024, Hal 358-365 ANALISIS PROGRAM LATIHAN BEBAN PADA PUSAT KEBUGARAN (GYM) Priska Dyana Kristi1, Agus Pribadi2, Guntur Sulistyo Ariwibowo3 1,2,3 Program Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Yogyakarta Correspondence : .id1, .id2, [email protected] Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah member fitness menjalani prosedur tes kesehatan, cek kondisi fisik dan juga cek komposisi tubuh sebelum melakukan latihan beban. Selanjutnya untuk mengetahui pula apakah selama proses latihan beban berlangsung, member fitness menjalankan program latihan yang sesuai dengan fitness goal mereka, serta untuk mengetahui apakah ada prosedur evaluasi teknik gerakan saat latihan berlangsung serta program latihan yang diberikan. Penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode survei, Subyek yang dipilih adalah member fitness yang baru bergabung baik pria maupun wanita yang berjumlah 56 orang dari 19 pusat kebugaran (gym). Teknik sampling menggunakan Teknik Insidental Sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa panduan wawancara. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara langsung kepada new member. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif kuantitatif dan selanjutnya dilakukan pemaknaan sebagai pembahasan atas permasalahan yang diajukan dengan mengacu pada kaidah-kaidah teori dan keilmuan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas new member di fitness centre adalah wanita usia 30-50 tahun, dengan tujuan untuk menghilangkan lemak tubuh dan sekaligus membangun massa otot. Terdapat cek komposisi tubuh sebelum memulai latihan, namun tidak ada cek kesehatan dan tidak mendapatkan program latihan secara spesifik dan selama latihan berlangsung tidak diawasi oleh instruktur, tidak ada eveluasi mengenai teknik gerakan yang benar, Hasil latihan tidak dilakukan pengukuran sebagai bahan evaluasi, dan evaluasi hanya dilakukan secara kualitatif. Kata kunci: Latihan Beban; Member Gym; Gym; Program Latihan; Program Latihan Beban Info Artikel Dikirim Diterima Dipublikasikan © 2024 UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA Prodi Ilmu Keolahragaan E-ISSN 2964-4224 : 4 September 2024 : 18 Oktober 2024 : 12 November 2024 Alamat korespondensi: Universitas PGRI Yogyakarta, Jl. PGRI I No.117Sonosewu, Sonosewu, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182 PENDAHULUAN Olahraga merupakan salah satu aktivitas fisik maupun mental seseorang yang bermanfaat untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan seseorang, peningkatan kualitas atau taraf hidup, kesenjangan sosial serta untuk mencapai prestasi setinggi-tingginya. Jurnal IJST Edisi November|358 Jurnal IJST (Jurnal Indonesian Journal of Sport Science and Technology) https://journal.upy.ac.id/index.php/ijst Doi: 10.31316/ijst.v3i2.7541 Vol. 3, No. 2, November 2024, Hal 358-365 Olahraga dapat dilakukan oleh semua orang kalangan umur tidak terkecuali anak-anak hingga lansia (Maksum, 2021:1087-1096). Aktivitas fisik dianggap sebagai langkah yang paling penting dalam menjaga serta meningkatkan kesehatan, tidak hanya bagi orang dewasa, melainkan seluruh populasi. Kurangnya aktivitas fisik dapat berdampak pada peningkatan resiko penyakit degeneratif seperti diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit kardiovaskuler, stroke, serta depresi. Sejumlah hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif antara keterlibatan dalam olahraga dengan kondisi kesehatan seseorang (Kasser & Zia, 2020:1152). Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin mampu menurunkan tekanan darah bagi mereka yang memiliki resiko tekanan darah tinggi (Miragaya, 2017: 36). Penelitian serupa juga menunjukkan bahwa mereka yang tidak rutin berolahraga memiliki resiko dua kali terkena penyakit kanker daripada seseorang yang aktif melakukan olahraga (Fuchs, 2015: 87). Aktivitas olahraga juga erat kaitannya dengan kesehatan mental pelakunya. Menurut hasil laporan nasional sport development index (2021: 50), mereka yang terlibat aktif dalam kegiatan olahraga menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak aktif berolahraga Penelitian lain mengungkapkan bahwa dengan aktif berolahraga juga mampu meningkatkan ketahanan terhadap stress (Fuchs, 2015:88). Seiring dengan meningkatnya partisipasi dalam aktifitas fisik dewasa ini, telah menyebabkan semakin banyaknya pusat kebugaran baru di berbagai daerah. Dalam konteks ini, pusat kebugaran atau sering disebut dengan gym telah menjadi salah satu fasilitas olahraga. Latihan beban atau weight training menjadi pilihan saat mereka bergabung menjadi member baru di gym. Berbagai jenis program latihan beban ditawarkan, mulai dari latihan aerobik, latihan kekuatan otot, menurunkan berat badan, latihan pembesaran otot, membentuk tubuh, sampai terapi rehabilitasi untuk penyakit dan cedera. Dibutuhkan instruktur yang memiliki pendidikan sarjana olahraga ataupun lisensi pelatih kebugaran untuk dapat memberikan program latihan yang sesuai dengan tujuan member yang baru bergabung di tempat gym. Selain itu, adanya instruktur atau pelatih kebugaran yang berkompeten atau memiliki lisensi mampu mengevaluasi program latihan, memantau cara pembebanan serta memantau berlangsungnya latihan beban sehingga meminimalisir terjadinya cedera. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti, apakah program yang ditawarkan di gym dapat berjalan secara terstruktur, tepat sasaran, serta aman dilakukan. Sejauh ini, peneliti telah melakukan observasi ke 19 tempat gym di Yogyakarta. Hasil dari observasi tersebut peneliti mendapatkan fakta bahwa tidak semua program yang ditawarkan berjalan dengan baik. Oleh karena itu, perlu adanya analisis program latihan beban melalui kajian penelitian untuk mengetahui pola pencapaian fitness goal member gym di Yogyakarta. Jurnal IJST Edisi November|359 Jurnal IJST (Jurnal Indonesian Journal of Sport Science and Technology) https://journal.upy.ac.id/index.php/ijst Doi: 10.31316/ijst.v3i2.7541 Vol. 3, No. 2, November 2024, Hal 358-365 METODE Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti hanya ingin menggambarkan situasi yang saat ini sedang berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode survei. Menurut Sugiono (2022), metode survei merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Penelitian ini dilakukan di Yogyakarta pada tanggal 14 September 2024 dengan subjek member baru di pusat kebugaran (gym) di Yogyakarta baik pria maupun wanita yang berjumlah 56 orang. Instrumen dalam penelitian ini adalah panduan wawancara. Teknik pengumpulan data berupa wawancara langsung kepada member. Untuk mencari validitas instrument dilakukan melalui seminar dan model triangulasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan ststistik deskriptif kuantitatif dan selanjutnya dapat (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.upy.ac.id/index.php/ijst/article/download/7541/4342
Article home page: https://journal.upy.ac.id/index.php/ijst/article/view/7541/4342

Kristi Priska Dyana, Agus Pribadi, Ariwibowo Guntur Sulistyo. ANALISIS PROGRAM LATIHAN BEBAN PADA PUSAT KEBUGARAN (GYM), 2024, pp. 358-365,