Optimalisasi Pemanfaatan Media Ajar Digital Berbasis Formative untuk Siswa SMPN 2 Bandung
Indonesian Journal of Science,
Technology and Humanities
Vol. 2, No. 3 Februari 2025
E-ISSN: 3024-997X
Hal 232-238
P-ISSN: 2988-7976
Site: https://jurnal.intekom.id/index.php/ijstech
Optimalisasi Pemanfaatan Media Ajar Digital Berbasis
Formative untuk Siswa SMPN 2 Bandung
Febrianti Putri Pamungkas1, Hana Cantika Putri2, Syayidah Imaroh Al Hamid Ghonim Assalam3,
Yolanda Carina4, Ahmad Fuadin5
1,2,3,4,5,6
Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
Article Info
Article history:
Received Januari 30, 2025
Revised Januari 30, 2025
Accepted Februari 5, 2025
Kata Kunci:
Formative,
Media Ajar Digital,
SMP
Keywords:
Digital Teaching Media,
Formative,
Junior High School
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas media ajar digital berbasis
Formative dalam meningkatkan pemahaman teks prosedur siswa kelas IX
SMPN 2 Bandung. Dengan menggunakan metode eksperimen, penelitian
melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan
media Formative dan kelompok kontrol yang menggunakan Lembar Kerja
Peserta Didik (LKPD). Hasil analisis Independent Samples T-Test
menunjukkan nilai p = 0,042, yang berarti terdapat perbedaan signifikan
antara kedua kelompok. Rata-rata nilai kelompok eksperimen sebesar
80,000 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 73,086. Uji
asumsi normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal, tetapi
asumsi homogenitas varians terpenuhi sehingga uji t tetap valid. Temuan
ini menegaskan bahwa teknologi pendidikan interaktif dengan fitur umpan
balik langsung seperti Formative dapat meningkatkan keterlibatan siswa
dan efektivitas pembelajaran. Selain itu, Formative mempermudah guru
dalam mengevaluasi dan memberikan skor yang akurat dibandingkan
LKPD. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dan teoretis terhadap
pengembangan media ajar digital di era digital untuk mendukung
pembelajaran yang lebih adaptif dan efisien.
ABSTRACT
This study aims to examine the effectiveness of digital learning media
based on Formative in improving procedural text comprehension among
Grade IX students at SMPN 2 Bandung. Using an experimental method,
the research involved two groups: the experimental group using
Formative and the control group using Student Worksheets (LKPD). The
results of the Independent Samples T-Test analysis indicated a
significance value of p = 0.042, demonstrating a significant difference
between the two groups. The experimental group's average score of 80.000
was higher than the control group's average score of 73.086. The
normality test revealed that the data did not follow a normal distribution;
however, the assumption of variance homogeneity was met, validating the
T-Test. These findings highlight those interactive educational technologies
featuring direct feedback, such as Formative, can enhance student
engagement and learning effectiveness. Furthermore, Formative
simplifies teacher evaluation and enables accurate scoring compared to
LKPD. This research offers both practical and theoretical contributions
to the development of digital learning media in the digital age, supporting
more adaptive and efficient learning processes globally.
This is an open access article under the CC BY license.
Page 232
Journal Homepage : https://jurnal.intekom.id/index.php/ijstech
IJSTECH : Indonesian Journal of Science, Technology and Humanities
Vol. 2, No. 3, Februari 2025, Hal 232-238
E-ISSN : 3024-997X
P-ISSN : 2988-7976
Corresponding Author:
Ahmad Fuadin
Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra, Universitas Pendidikan Indonesia,
Bandung, Indonesia
Email:
1.
PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang,
termasuk pendidikan. Di era digital ini, kebutuhan akan media ajar yang inovatif dan interaktif semakin
meningkat untuk menjawab tantangan pembelajaran abad ke-21. Sebagaimana diungkapkan oleh
Sukmadinata [1] pendidikan yang efektif memerlukan metode dan media yang mampu menyesuaikan
dengan dinamika perkembangan zaman. Selain itu, pendekatan berbasis kompetensi dan teknologi
dalam pembelajaran bahasa dan sastra, seperti yang dijelaskan oleh Wahyuningtyas & Santosa [2] dapat
memberikan landasan teoritis yang kokoh dalam menciptakan inovasi pembelajaran yang relevan.
Menurut Prensky [3], siswa saat ini disebut sebagai digital natives, yaitu generasi yang sejak lahir telah
akrab dengan teknologi digital. Hal ini menuntut para pendidik untuk beradaptasi dengan memanfaatkan
teknologi digital yang mampu mendukung proses pembelajaran secara lebih efektif dan menarik [4].
Penelitian terdahulu menunjukkan berbagai pendekatan pembelajaran berbasis teknologi yang
berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Pratiwi et al. [5] menemukan bahwa penerapan Flipped
Classroom secara efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika.
Sementara itu, Chandra et al. [6] menyoroti potensi platform Kahoot sebagai media pembelajaran yang
interaktif. Penelitian lain oleh Nurjanah & Faznur [7] menunjukkan bahwa media Quizizz dapat
mendukung peningkatan keterampilan menulis teks eksplanasi. Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa
media berbasis teknologi mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif dan relevan.
Media ajar digital berbasis formatif, seperti platform Formative, menawarkan solusi untuk
menciptakan pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan siswa sambil mendorong keterlibatan aktif
mereka dalam proses belajar [8]. Penerapan media ajar digital berbasis Formative telah terbukti
memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Menurut Mayer [9], media
ajar berbasis teknologi dapat meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa dengan cara
yang lebih dinamis dan fleksibel. Namun, penggunaan media ajar digital yang monoton, seperti Kahoot
atau Google Classroom, sering kali menimbulkan kejenuhan pada siswa [10]. Oleh karena itu,
diperlukan inovasi dalam pemanfaatan media ajar yang tidak hanya interaktif tetapi juga mampu
memberikan umpan balik langsung kepada siswa, seperti yang ditawarkan oleh media ajar Formative
[11].
Penelitian ini berfokus pada optimalisasi pemanfaatan media ajar digital berbasis Formative di
SMP Negeri 2 Bandung. Formative, sebagai salah satu media ajar berbasis teknologi, memiliki berbagai
fitur menarik, seperti pembuatan soal interaktif, analisis hasil belajar, dan umpan balik langsung yang
dapat membantu guru dalam mengevaluasi pemahaman siswa [12]. Penelitian ini bertujuan untuk
menguji efektivitas media ajar Formative dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam
konteks pembelajaran bahasa dan literasi di kelas IX SMPN 2 Bandung.
Dengan menggunakan metode eksperimen, penelitian ini melibatkan dua kelompok siswa, yaitu
kelompok eksperimen yang menggunakan media ajar Formative dan kelompok kontrol yang
menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi
teoritis dan praktis terhadap pengembangan media ajar dig (...truncated)