Faktor Internal dan Eksternal yang Mempengaruhi Etika Administrasi Publik di DPMPTSP Kota Padang
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik
Vol. 02 No. 02 Edisi Oktober- Desember 2024 Hal. 484-488
Published by: ITTC INDONESIA
Journal homepage: https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jiksp/index
E-ISSN : 3025-6445
Faktor Internal dan Eksternal yang Mempengaruhi Etika Administrasi
Publik di DPMPTSP Kota Padang
Novita Permata Saria, Nursuci Aryana Belpanib, Angelina Safitric, Yulia Hanoselinad , Rahmadhona
Fitri Helmie
a
Departemen Ilmu Administrasi Negara, fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang,
Departemen Ilmu Administrasi Negara, fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negei Padang, aryanabelpaninursuci,@gmail.com
c
Departemen Ilmu Administrasi Negara, fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang,
d
Departemen Ilmu Administrasi Negara, fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negei Padang,
e
Departemen Ilmu Administrasi Negara, fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang, ,
b
Abstract
Public administration ethics plays an important role in ensuring the integrity and effectiveness of government services. This
study aims to analyze the factors that influence the implementation of public administration ethics at the Padang City
Investment and One-Stop Integrated Service Office (DPMPTSP). The focus of the study includes internal factors such as
intellectual, emotional, and spiritual intelligence of employees, as well as external factors such as organizational culture
and legal regulations. Using a qualitative approach, this study was conducted through in-depth interviews, observations,
and document analysis. The results of the study indicate that the implementation of public administration ethics at the
Padang City DPMPTSP has been improved through the innovation of the online application “Sinopen,” which strengthens
transparency and accountability. Internal factors have been shown to play a significant role in maintaining the standards of
public service ethics, while an organizational culture that supports integrity also strengthens employee commitment. This
study suggests strengthening ethics training, stricter supervision, and community participation in creating better
governance.
Keywords : Public Administration Ethics, Internal Factors, External Factors, Public Services, Padang City DPMPTSP
Abstrak
Etika administrasi publik memegang peranan penting dalam memastikan integritas dan efektivitas pelayanan pemerintah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerapan etika administrasi publik di Dinas
Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang. Fokus penelitian mencakup faktor internal
seperti kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual pegawai, serta faktor eksternal seperti budaya organisasi dan regulasi
hukum. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis
dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika administrasi publik di DPMPTSP Kota Padang telah
ditingkatkan melalui inovasi aplikasi daring “Sinopen,” yang memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Faktor-faktor
internal terbukti berperan signifikan dalam menjaga standar etika pelayanan publik, sementara budaya organisasi yang
mendukung integritas turut memperkuat komitmen pegawai. Penelitian ini menyarankan penguatan pelatihan etika,
pengawasan yang lebih ketat, dan partisipasi masyarakat dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Keywords: Etika Administrasi Publik, Faktor Internal, Faktor Eksternal, Pelayanan Publik, DPMPTSP Kota Padang
This work is licensed under Creative Commons Attribution License 4.0 CC-BY International license
PENDAHULUAN
Dalam lingkup pelayanan publik, etika administrasi publik (Pasolong, 2007:193) diartikan sebagai filsafat
dan professional standar (kode etik) atau right rules of conduct(aturan berperilaku yang benar) yang sehatursnya
dipatuhi oleh pemberi pelayanan publik atau administrasi publik. Dengan itu etika administrasi publik adalah
aturan atau standar pengelolaan, arahan moral bagi anggota organisasi atau pekerjaan manajemen ; aturan atau
standar pengelolaan yang merupakan arahan moral bagi administrator publik dalam melaksanakan tugasnya
melayani masyarakat. Aturan atau standar dalam etika administrasi negara tersebut terkait dengan kepegawaian,
perbekalan, keuangan, ketatausahaan, dan hubungan masyarakat. Dengan adanya Administrasi publik (birokrasi
publik) sebagai lembaga negara yang mengemban misi pemenuhan kepentingan publik dituntut bertanggung
jawab terhadap publik yang dilayaninya. Karena birokrasi publik (pemerintah) pada hakekatnya adalah
pelayanan kepada masyarakat. Ia tidak diadakan untuk melayani diri sendiri, tetapi untuk melayani masyarakat
serta menciptakan kondisi yang memungkinkan setiap anggota masyarakat mengembangkan kemampuan dan
kreativitasnya demi mencapai tujuan bersama (Rasyid, 1998: 139).Di era globalisasi dan tuntutan masyarakat
yang semakin tinggi terhadap kualitas pelayanan publik, penerapan etika dalam administrasi publik menjadi
semakin krusial. Namun, implementasi etika administrasi publik seringkali menghadapi berbagai tantangan dan
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol.02 No. 02 Edisi Oktober-Desember (2024)
484
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik
Vol. 02 No. 02 Edisi Oktober- Desember 2024 Hal. 484-488
Published by: ITTC INDONESIA
Journal homepage: https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jiksp/index
E-ISSN : 3025-6445
hambatan, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Penelitian terdahulu telah mengidentifikasi berbagai
faktor yang mempengaruhi penerapan etika dalam administrasi publik, seperti yang diungkapkan oleh Marbela
et al. (2023) dan A. Pananrangi M & Muhammad Ishak Ismail (2022). Di Indonesia khususnya Sumatera barat
Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu merupakan salah satu organisai perangkat daerah
yang menerapkan electronic government dalam melaksanakan kegiatan pemerintahanya di Kota Padang
Untuk menjaga kualitas pelayanan, integritas, dan kepercayaan masyarakat terhadap instansi publik, sangat
penting untuk menerapkan etika administrasi publik. Dalam Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu
Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang, ada sejumlah yang memengaruhi pelaksanaan etika administrasi publik.
Faktor-faktor ini meliputi aspek internal seperti kecerdasan intelektual, emosionaldan spiritual individu, budaya
organisasi, dan Peraturan perundang-undangan
Selain itu Faktor-faktor yang berasal dari lingkungan luar juga dapat menyebabkan kesulitan dalam
menerapkan etika, seperti tekanan dari masyarakat atau kelompok kepentingan, korupsi, atau pengaruh politik.
Pegawai DPMPTSP Kota Padang kadang-kadang menghadapi situasi di mana mereka harus menyeimbangkan
memenuhi tuntutan publik sambil mempertahankan integritas dan etika. Dalam situasi seperti itu, penting bagi
mereka untuk tetap berpegang teguh pada nilai-nilai etika administrasi publik. Meskipun demikian, masih
terdapat kesenjangan dalam pemahaman mengenai bagaimana faktor- (...truncated)