Pengaruh Kondisi Ekonomi Orang Tua dan Lingkungan Sekolah terhadap Hasil Belajar Siswa SMPN 19 Kota Jambi
JOTE Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024 Halaman 104-111
JOURNAL ON TEACHER EDUCATION
Research & Learning in Faculty of Education
ISSN: 2686-1895 (Printed); 2686-1798 (Online)
Pengaruh Kondisi Ekonomi Orang Tua dan Lingkungan Sekolah
terhadap Hasil Belajar Siswa SMPN 19 Kota Jambi
Tari Febriyani1, Muhammad Arif Liputo2, Novia Sri Dwijayanti3
Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas Jambi
1
2
3
e-mail: , ,
Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh Siswa kurang bersemangat dalam belajar hal
ini dipengaruhi oleh kondisi ekonomi orang tua dan lingkungan sekolah mereka
sehingga menyebabkan sasil belajar siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan
untuk Mengetahui pengaruh kondisi ekonomi dan lingkungan, terhadap hasil
belajar siswa SMP 19 Kota Jambi. Penelitian ini dilakukan di SMPN 19 Kota
Jambi tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
desain ex-post facto dan Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini
adalah teknik sampling jenuh pada 87 siswa kelas 9A, 9B, dan 9C. Data
dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan
regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan orang
tua tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Namun,
lingkungan sekolah memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar, dengan
nilai R Square sebesar 0,45 (45%), yang berarti lingkungan sekolah dapat
menjelaskan 45% variasi dalam hasil belajar siswa SMPN 19 Kota Jambi,
sementara 55% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
Kata Kunci:
Kondisi Ekonomi Orang Tua, Lingkungan Sekolah, Hasil Belaja.
Abstract
This research was motivated by students' lack of enthusiasm in learning, this
was influenced by the economic conditions of their parents and their school
environment, causing student learning outcomes to remain low. This research
aims to determine the influence of economic and environmental conditions on
the learning outcomes of students at SMP 19 Jambi City. This research was
conducted at SMPN 19 Jambi City in 2024. The research used a quantitative
approach with an ex-post facto design and the sampling technique used in this
research was a saturated sampling technique on 87 students in classes 9A, 9B,
and 9C. Data was collected through questionnaires and documentation, and
analyzed using multiple linear regression. The research results show that
parental income does not have a significant effect on student learning outcomes.
However, the school environment has a significant influence on learning
outcomes, with an R Square value of 0.45 (45%), which means the school
environment can explain 45% of the variation in student learning outcomes at
SMPN 19 Jambi City, while 55% of it is influenced by factors other.
Keywords:
Parents' Economic Conditions, School Environment, Learning
Outcomes.
PENDAHULUAN
Pendidikan merupakan salah satu aspek yang penting dalam suatu
negara untuk pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia
Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024| 104
(Barokah, 2019). Untuk mencapai Pendidikan yang optimal tenaga pendidik
harus meningkatkan Hasil belajar siswanya, Hasil ini tidak datang dengan
sendirinya ada faktor-faktor yang mempengaruhinya. Sistem Pendidikan Nasional
diartikan sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar
dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan
potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan
dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan pendidikan diharapkan dapat
membentuk manusia Indonesia yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan
perkembangan teknologi yang dibutuhkan untuk membangun Indonesia
(Nurjannah & Kusmuriyanto, 2016). Tujuan pendidikan tersebut akan bisa
tercapai ketika penyelenggaraan pendidikan yang ada di Indonesia berkualitas.
Sekolah Menengah Pertama 19 Kota Jambi adalah salah satu pendidikan
dengan jenjang SMP di Buluran Kenali, Kec. Telanai Pura, Kota Jambi, Jambi.
Dalam menjalankan kegiatannya, SMP NEGERI 019 Jambi berada di bawah
naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tujuan SMP (Sekolah
Menengah Pertama) dikaitkan dengan hasil belajar belajar karena pada usia
tersebut, para siswa sedang mengalami masa perkembangan kognitif dan sosial
yang penting. Memahami beberapa faktor yang dapat meningkatkan hasil belajar
siswa menjadi kunci untuk memotivasi mereka dalam proses pembelajaran.
Menurut Marlina dan Sholehun (2021) faktor eksternal adalah faktor yang
berasal dari luar diri siswa. Faktor eksternal tersebut meliputi lingkungan sekolah,
lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. a) faktor lingkungan sekolah,
faktor lingkungan sekolah adalah faktor yang berkaitan dengan cara mengajar
guru di dalam kelas, fasilitas yang digunakan untuk mengajar dikelas, konsisi
lingkungan sekolah dan lainya. Faktor lingkungan sekolah adalah faktor yang
berkaitan dengan lingkungan sekolah, cara mengajar guru, fasilitas yang
diberikan sekolah kepada siswa, suasana belajar dan hal-hal yang berkaitan
dengan lingkungan sekolah. b) faktor lingkungan keluarga, faktor keluarga
adalah fakor yang dipengaruhi oleh keadaan keluarga siswa tersebut, dimana
didalamnya meliputi bagaimana cara 68 orang tua mendidk anak, bagaimana
kondisi ekonomi anak tersebut dan yang lainnya. c) faktor lingkungan
masyarakat, faktor masyarakat adalah faktor yang berkaitan dengan lingkungan
sekitar siswa tersebut. Lingkungan yang baik akan memberikan dampak baik
terhadap hasil belajar siswa. Sebaliknya, lingkungan yang kurang baik akan
menimbulkan dampak yang kurang baik untuk hasil belajar siswa tersebut.
Keterlibatan keluarga dan orang tua dalam pendidikan anak begitu
krusial karena orang tua bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan
penting anak mereka, termasuk sandang, pangan, papan, kesehatan, dan
pendidikan, hingga anak menjadi mandiri (Valeza, 2017).Faktor keluarga memiliki
peran penting dalam proses perkembangan anak, yang mana peran orang tua
bagi anak menjadi dasar pendidikan bagi anak tersebut. Tingkat pendidikan
orang tua yang tinggi semakin mengarahkan pola perkembangan anak ke dalam
bidang pendidikan, hal ini dikarenakan orang tua yang memiliki tingkat pendidikan
yang tinggi cenderung lebih memahami dan berfikir bahwa pendidikan sangat
penting bagi anaknya, sehingga mengutamakan pendidikan bagi anaknya. Selain
Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024| 105
itu cara mendidik anakanya antara orang tua yang memiliki tingkat pendidikan
yang rendah dan tinggi akan cenderung berbeda terhadap pola pikir belajarnya
(Herdiyanti, 2019).
Pendapatan orang tua dengan golongan sedang mempunyai nilai tertinggi
dibanding golongan yang lain. Kemampuan finansial orang tua, tentunya akan
mempengaruhi fasilitas belajar yang disediakan oleh orang tua terhadap sarana
dan prasarana yang dibutuhkan oleh seorang siswa untuk meningkatkan hasil
belajarnya, kemampuan finansial yang berbeda-beda sedikit banyak akan
berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. U (...truncated)