Pengaruh Lingkungan Belajar dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII Semester Genap SMPN 3 Tungkal Ulu di Masa Pandemi COVID-19

Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, Sep 2021

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan belajar dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika peserta didik di masa pandemic COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif non eksperimen dengan ex-post-facto. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes dan angket. Analisis data dilakukan dengan uji prasyarat terdiri dari uji normalitas, linieritas, dan indepen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan analisis regresi ganda. Berdasarkan hasil analisis diperoleh terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan belajar di rumah dan minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Tungkal Ulu Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021. Hal ini ditunjukkan dengan uji – F yaitu 6,593277831> 3,35. Koefisien korelasi ganda (R) sebesar 0,5728293921 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,3281335125 dengan persamaan garis linear -38,333043313+0,4186176102 + 0,9070199850 X2 . Besar sumbangan relatif X1 sebesar 35,9591 % dan X2 sebesar 64,0409% serta sumbangan efektif X1 sebesar 11,7994 % dan X2 sebesar 21,01395%.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://j-cup.org/index.php/cendekia/article/download/994/498

Pengaruh Lingkungan Belajar dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII Semester Genap SMPN 3 Tungkal Ulu di Masa Pandemi COVID-19

E-ISSN : 2579-9258 P-ISSN: 2614-3038 Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 05, No. 03, November 2021, pp. 3061-3068 Pengaruh Lingkungan Belajar dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII Semester Genap SMPN 3 Tungkal Ulu di Masa Pandemi COVID-19 Kurnia Prantauwati1, Syaiful2, Maison3 1, 2, 3 Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi, Jl. Raden Mattaher No. 16-Jambi, Kota Jambi, Indonesia Abstract This study aims to determine the effect of the learning environment and interest in learning on students' mathematics learning outcomes during the COVID-19 pandemic. The research method used is non-experimental quantitative research with ex-post-facto. Data collection techniques in this study were tests and questionnaires. Data analysis was carried out with prerequisite tests consisting of normality, linearity, and independent tests. Furthermore, hypothesis testing was carried out with multiple regression analysis. Based on the results of the analysis, it was found that there was a positive and significant influence between the learning environment at home and interest in learning with the mathematics learning outcomes of class VII students of SMP Negeri 3 Tungkal Ulu in the Even Semester of the 2020/2021 Academic Year. This is indicated by the -F test which is 6,593277831 > 3,35. The multiple correlation coefficient (R) is 0,5728293921 and the coefficient of determination 0,3281335125 with the linear equation ̂ Y = −38,333043313 + 0,4186176102 X1 + 0,9070199850 X2 . The relative contribution of X1 is 35,9591 % and X2 is 64,0409% and the effective contribution X1 is 11,7994 % and X2 is 21,01395%. Keywords: Learning Environment, Learning Interests, Mathematics Learning Outcomes, COVID-19 Pandemic Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan belajar dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika peserta didik di masa pandemic COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif non eksperimen dengan ex-post-facto. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes dan angket. Analisis data dilakukan dengan uji prasyarat terdiri dari uji normalitas, linieritas, dan indepen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan analisis regresi ganda. Berdasarkan hasil analisis diperoleh terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan belajar di rumah dan minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Tungkal Ulu Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021. Hal ini ditunjukkan dengan uji – F yaitu 6,593277831 > 3,35. Koefisien korelasi ganda (𝑅) sebesar 0,5728293921 dan ̂ = −38,333043313 + koefisien determinasi (𝑅2 ) sebesar 0,3281335125 dengan persamaan garis linear Y 0,4186176102 X1 + 0,9070199850 X 2 . Besar sumbangan relatif X1 sebesar 35,9591 % dan X2 sebesar 64,0409% serta sumbangan efektif X1 sebesar 11,7994 % dan X2 sebesar 21,01395%. Kata kunci: Lingkungan Belajar, Minat Belajar, Hasil Belajar Matematika, Pandemi COVID-19 Copyright (c) 2021 Kurnia Prantauwati, Syaiful, Maison 🖂 Corresponding author: Kurnia Prantauwati Email Address: (Jl. Raden Mattaher No. 16-Jambi, Kota Jambi, Indonesia) Received 15 Agustus 2021, Accepted 29 September 2021, Published 29 September 2021 PENDAHULUAN Dunia diresahkan dengan munculnya pandemic Covid-19 yang disebabkan oleh penyebaran virus corona. Pandemic virus corona di tahun 2020 selain mengganggu stabilitas perekonomian juga mempengaruhi sistem dibidang pendidikan setiap wilayah di Indonesia. Salah satu kebijakan pada bidang pendidikan yaitu dengan menggantikan sementara kegiatan pembelajaran di kelas. Kebijakan tersebut dilakukan diseluruh sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia, pemerintah memberikan solusi agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan menggunakan alternative program pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan media pembelajaran daring dan aplikasi- 3061 3062 Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 05, No. 03, November 2021, pp. 3061-3068 aplikasi yang dapat digunakan oleh guru dan siswa. Program tersebut dapat membantu pengajar menjangkau para siswa dari jarak jauh dan mengurangi hambatan pada bidang pendidikan. Sesuai dengan surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) No. 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Coronavirus Disesase (Covid-19) terkait proses belajar menyatakan bahwa belajar dari rumah melalui pembelajaran daring/jarak jauh dilaksanakan untuk memberikan pembelajaran yang bermakna bagi siswa. Kondisi ini juga tentu tidak mudah dilalui oleh masyarakat, di mana orang tua ikut berperan sebagai guru atau pengajar ketika belajar di dalam rumah(MENDIKBUD, 2020). Siswa diberikan 2 tugas sebagai sarana untuk mengetahui pencapaian atau penilaian kemampuan siswa. Adapun kecemasan pada diri siswa di mana tugas yang diberikan oleh guru sebagai kegiatan memindahkan aktivitas kelas dari belajar di sekolah menjadi belajar di rumah dibebankan pada siswa bahkan lebih banyak. Selain itu, sekolah tetap melakukan kegiatan penilaian untuk kepentingan rapor kenaikan kelas pada tiap-tiap kelas. Belajar dan pembelajaran adalah dua hal yang saling berhubungan erat dan tidak dapat dipisahkan dalam kegiatan edukatif. Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan dalam hal ini diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu yang telah dirumuskan sebelum pengajaran dilakukan. Guru secara sadar merencanakan kegiatan pengajarannya secara sistematis dengan memanfaatkan segala sesuatunya untuk kepentingan dalam pengajaran. (Sukardi, 2016; aprida Pane,2003)(aprida Pane, 2003) Dalam proses pembelajaran, unsur proses belajar memegang peranan yang penting. Keberhasilan siswa dalam mengikuti program pendidikan di sekolah dilihat berdasarkan hasil belajarnya. Hasil belajar merupakan tolok ukur maksimal yang telah dicapai siswa setelah melakukan proses belajar. Biasanya dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah setelah berakhirnya belajar untuk mengetahui tingkat keberhasilan diadakan pengukuran atau evaluasi dan hasil tersebut yang disebut hasil belajar. Hasil belajar adalah seluruh kecakapan dan hasil yang dicapai melalui proses belajar mengajar di sekolah yang dinyatakan dengan angka-angka atau nilai-nilai berdasarkan tes hasil belajar. Sedangkan menurut Gagne dan Driscoll hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa sebagai akibat perbuatan belajar dan dapat diamati melalui penampilan siswa(Andrini, 2016). Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMPN 3 Tungkal Ulu pada tahun ajaran 2020/2021 semester ganjil, hasil belajar siswa masih rendah. Nilai ujian matematika Siswa kelas VII Semester Ganjil siswa SMP Negeri 3 Tungkal Ulu tahun ajaran 2020/2021 dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 1. Nilai Ujian Matematika Kelas VII Semeter Ganjil No 1 2 3 4 Kelas VII A VII B VII C VII D Jumlah Siswa 27 29 30 31 Nilai ≥ 65(Lulus KKM) 9 11 13 10 Nilai < (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://j-cup.org/index.php/cendekia/article/download/994/498
Article home page: https://j-cup.org/index.php/cendekia/article/view/994/498

Kurnia Prantauwati, Syaiful Syaiful, Maison Maison. Pengaruh Lingkungan Belajar dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII Semester Genap SMPN 3 Tungkal Ulu di Masa Pandemi COVID-19, Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 2021, pp. 3061-3068,