MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP NEGERI 1 TUNGKAL ULU PADA MATERI BIOTEKNOLOGI MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING

Inspiratif Pendidikan, Jun 2023

His Classroom Action Research aims to improve students' critical thinking skills at SMP Negeri 1 Tungkal Ulu in Biotechnology material through a Project Based Learning model. This research was conducted at SMPN 1 Tungkal Ulu. The subjects of this study were students of class IX A with a total of 30 students. This research was conducted in January 2022 - February 2022 even semester of the 2020/2021 school year. This classroom action research was carried out using the research cycle model from Kemmis and Mc. Taggart. This research was conducted through four stages, namely action planning, action implementation, observation/evaluation and reflection as a basis for re-planning for further research. In cycle I, students' critical thinking skills in Biotechnology material in cycle I obtained a percentage of 56.6% with a total of 17 students who received a completeness score of ≥65. In the second cycle of research, a percentage of 86.67% was obtained with a total of 26 students who received a completeness score of ≥65. The percentage of action monitoring instruments in cycle I obtained a percentage of 65% and increased in cycle II by obtaining a percentage of 87%. Then the same thing happened to the results of monitoring student actions in cycle I which obtained a percentage of 64% and experienced an increase by obtaining a percentage of 84%. The implication of this classroom action research is that the critical thinking skills of class IX A students in Biotechnology material can be increased by applying the Problem Based Learning approach in their learning process.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP NEGERI 1 TUNGKAL ULU PADA MATERI BIOTEKNOLOGI MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING

Volume XII, Nomor 1, Januari-Juni 2023 127 MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP NEGERI 1 TUNGKAL ULU PADA MATERI BIOTEKNOLOGI MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING Nana Sofyana1, Upik Yelianti2 Universitas Jambi12 ABSTRACT: His Classroom Action Research aims to improve students' critical thinking skills at SMP Negeri 1 Tungkal Ulu in Biotechnology material through a Project Based Learning model. This research was conducted at SMPN 1 Tungkal Ulu. The subjects of this study were students of class IX A with a total of 30 students. This research was conducted in January 2022 - February 2022 even semester of the 2020/2021 school year. This classroom action research was carried out using the research cycle model from Kemmis and Mc. Taggart. This research was conducted through four stages, namely action planning, action implementation, observation/evaluation and reflection as a basis for re-planning for further research. In cycle I, students' critical thinking skills in Biotechnology material in cycle I obtained a percentage of 56.6% with a total of 17 students who received a completeness score of ≥65. In the second cycle of research, a percentage of 86.67% was obtained with a total of 26 students who received a completeness score of ≥65. The percentage of action monitoring instruments in cycle I obtained a percentage of 65% and increased in cycle II by obtaining a percentage of 87%. Then the same thing happened to the results of monitoring student actions in cycle I which obtained a percentage of 64% and experienced an increase by obtaining a percentage of 84%. The implication of this classroom action research is that the critical thinking skills of class IX A students in Biotechnology material can be increased by applying the Problem Based Learning approach in their learning process. Keywords: Critical thinking, Project Based Learning learning model. I. PENDAHULUAN Pendidikan di Indonesia secara umum masih berorientasi pada nilai ujian. Oleh karena itu, sudah saatnya pembenahan sistem pendidikan di Indonesia, karena tidak dapat memenuhi kebutuhan zaman. Tentunya karena arah pendidikan yang selama ini belum tepat perlu pembuktian empiris, sehingga generasi sekarang cenderung rapuh, mudah emosional, dan kehilangan karakter generasi. Pembelajara saat ini mengajarkan bagaimana menggunakan keterampilan berpikir seperti tidak hanya kreativitas. tetapi juga keterampilan pemecahan masalah yang berkualitas, keterampilan literasi sains dan teknologi. Abad 21 juga dikenal sebagai abad 4.0 Revolusi Industri, merupakan abad perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat. Artinya manusia harus memiliki keterampilan untuk memasukkan keterampilan 4C dalam proses pembelajaran abad 21 yaitu kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi. National Education 128 Meningkatkan Kemampuan Berpikir … Association (n.d.) telah mengidentifikasi keterampilan abad ke-21 sebagai keterampilan “The 4Cs.” “The 4Cs” meliputi berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan untuk melakukan berbagai analisis, penilaian, evaluasi, rekonstruksi, pengambilan keputusan yang mengarah pada tindakan yang rasional dan logis (King, et al, 2010). Menurut Trianto (2014:42) Model Project Based Learning (PjBL) merupakan suatu model pembelajaran yang melibatkan suatu proyek dalam proses pembelajaran. Fokus dari model pembelajaran PjBL adalah pada konsep-konsep dan prinsip-prinsip utama dari suatu disiplin, melibatkan siswa dalam kegiatan pemecahan masalah dan tugas-tugas bermakna lainnya, memberi peluang siswa bekerja secara otonom mengkonstruk belajar mereka sendiri, dan puncaknya menghasilkan produk karya siswa. Hal ini akan melibatkan seluruh indera, saraf, dan fisik siswa. Kerja proyek merupakan suatu bentuk kerja yang memuat tugas-tugas kompleks berdasarkan kepada pertanyaan dan permasalahan yang sangat menantang dan menuntun peserta didik untuk merancang, memecahkan masalah, membuat keputusan, melakukan kegiatan investigasi, serta memberikan kesempatan peserta didik untuk bekerja secara mandiri (Lestari, 2015: 14). Materi Bioteknologi dipilih dalam penelitian tindakan kelas ini karena materi ini merupakan materi yang harus dikuasai oleh siswa pada semester genap dan materi ini mampu memberikan solusi dalam menyelesaikan permasalahan dengan menciptakan suatu ide atau produk yang mampu membuat pembelajaran menjadi bermakna, sehingga siswa mampu belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran Berdasarkan hasil observasi dalam pembelajaran IPA kelas IXA materi Bioteknologi diketahui bahwa siswa sulit untuk merumuskan pokok-pokok permasalahan dalam kegiatan pembelajaran, penguasaan materi yang telah diajarkan oleh guru tidak terserap secara optimal sehingga siswa cepat merasa jenuh, selain itu siswa belum mampu menyimpulkan materi secara bertahap terhadap masalah yang diberikan. Hal tersebut disebabkan karena kegiatan pembelajaran yang dilakukan masih berpusat pada guru (teacher center), guru cenderung pasif untuk memancing siswa dalam kegiatan berpikir, tidak terciptanya susasana belajar yang interaktif, materi pelajaran yang digunakan oleh guru masih terpaku pada buku pelajaran dan penjelasan yang diberikan sehingga siswa hanya memahami materi pelajaran yang guru berikan. Berdasarkan hasil data yang diambil pra-penelitian di kelas IX A SMPN 1 Tungkal Ulu bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah, hal ini diketahui dari hasil tes kemampuan berpikir kritis bahwa dengan jumlah 14 orang siswa yang memperoleh nilai lebih dari Kriteria Ketuntasan Minimal dan 16 orang siswa yang memperoleh nilai kurang dari Kriteria Ketuntasan Minimal. pendekatan atau model yang tepat dalam proses pembelajaran. Untuk meyakinkan anggapan penulis bahwa dengan penerapan model Project Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, maka perlu dilaksanakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan maksud Volume XII, Nomor 1, Januari-Juni 2023 129 mengetahui sejauh mana efektivitas penerapan model tersebut dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Dari uraian tersebut penulis akan menyusun tugas akhir yang berjudul “Meningkatkan kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Negeri 1 Tungkal Ulu Pada Materi Bioteknologi Melalui Model Project Based Learning”. II. METODE PENELITIAN Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sehingga proses dan hasil belajar siswa meningkat. Masalah yang didapatkan pada penelitian tindakan kelas berawal dari kelas yaitu pada saat proses pembelajaran berlangsung. Prosedur yang digunakan dalam melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini berupa model spiral. Tahap dalam model spiral yaitu perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan ( (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/Inspiratif-Pendidikan/article/download/38900/17453
Article home page: https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/Inspiratif-Pendidikan/article/view/38900/17453

Nana Sofyana, Upik Yelianti. MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP NEGERI 1 TUNGKAL ULU PADA MATERI BIOTEKNOLOGI MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING, Inspiratif Pendidikan, 2023, pp. 127-138,