Peran Visual Content Creator Dalam Pengelolaan Acara Live Streaming Sharing Knowledge Innovation Day Episode Work Smarter, Not Harder: Setting Healthy Workplace Boundaries
ISSN : 2355-9357
e-Proceeding of Management : Vol.12, No.2 April 2025 | Page 533
Peran Visual Content Creator Dalam Pengelolaan Acara Live Streaming
Sharing Knowledge Innovation Day Episode <Work Smarter, Not Harder:
Setting Healthy Workplace Boundaries=
Muhammad Akmal Rabbani1, Idola Perdini Putri2
Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial, Universitas Telkom, Indonesia,
2
Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial, Universitas Telkom, Indonesia,
1
Abstract
The acceleration of digitalization demands PT. Telkom Indonesia to continuously innovate, including in managing
virtual events. The Innovation Day program has become a platform for sharing knowledge through live streaming,
aimed at enhancing the competencies of employees and the public. However, a decline in viewership in 2024 prompted
a reevaluation of the event's strategies. This study identifies the visual content creator's role in supporting the smooth
execution of the live streaming episode themed "Work Smarter, Not Harder: Setting Healthy Workplace Boundaries."
Visual content creators hold significant responsibilities in technical management using applications such as vMix,
integrating event management theory (Goldblatt, 2014) to ensure broadcast quality. This study contributes to the
literature on virtual event management and serves as a practical guide for similar event organizers.
Keywords-virtual events, innovation day, event management, live streaming, visual content creator.
Abstrak
Percepatan digitalisasi menuntut PT. Telkom Indonesia untuk terus berinovasi, termasuk dalam pengelolaan acara
virtual. Program Innovation Day menjadi salah satu platform berbagi pengetahuan secara live streaming, yang
bertujuan meningkatkan kompetensi karyawan dan masyarakat. Namun, penurunan jumlah penonton pada tahun 2024
mendorong evaluasi ulang strategi acara. Penelitian ini mengidentifikasi peran visual content creator dalam
mendukung kelancaran acara live streaming episode bertema <Work Smarter, Not Harder: Setting Healthy Workplace
Boundaries.= Visual content creator memiliki tanggung jawab penting dalam pengelolaan teknis menggunakan
aplikasi seperti vMix, dengan mengintegrasikan teori manajemen acara (Goldblatt, 2014) untuk memastikan kualitas
siaran. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur manajemen acara virtual dan panduan praktis untuk
penyelenggara acara serupa.
Kata Kunci-acara virtual, innovation day, manajemen acara, live streaming, visual content creator.
I.
PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan signifikan pada berbagai sektor, termasuk
industri telekomunikasi. Dalam menghadapi era digitalisasi, inovasi teknologi menjadi kebutuhan mendesak bagi
perusahaan untuk tetap kompetitif dan relevan. PT. Telkom Indonesia, sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi
terkemuka di Indonesia, terus berinovasi dalam mengembangkan teknologi informasi untuk mendukung kemajuan
bangsa. Seiring fenomena digitalisasi, perusahaan ini menghadapi tantangan besar dalam mengelola aliran informasi
dan pengetahuan secara cepat dan efektif (Danuri, 2019).
Salah satu langkah strategis PT. Telkom Indonesia dalam menjawab tantangan tersebut adalah melalui
penyelenggaraan acara virtual, seperti Innovation Day. Acara virtual ini telah terbukti sebagai metode yang inovatif
dan efisien untuk memenuhi kebutuhan organisasi dalam berbagi informasi, edukasi, dan kolaborasi (Pearlman, 2010).
Dalam konteks ini, sharing knowledge menjadi alat penting untuk mempromosikan inovasi dan edukasi. Menurut
ISSN : 2355-9357
e-Proceeding of Management : Vol.12, No.2 April 2025 | Page 534
Muizu (2018), sharing knowledge adalah proses interaksi antar individu untuk mendorong pencarian dan
pengembangan informasi serta pengetahuan.
Innovation Day, yang dikelola oleh Direktorat Digital Business PT. Telkom Indonesia, merupakan salah satu
inisiatif strategis yang memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses pembelajaran bagi karyawan Telkom
maupun masyarakat umum. Acara ini disiarkan secara live melalui microsite Innovation Day dan kanal YouTube,
memungkinkan audiens untuk memperoleh wawasan dan berdiskusi dengan para ahli dari berbagai bidang. Sebagai
wujud komitmen Telkom dalam pengembangan sumber daya manusia, program ini tidak hanya menjadi sarana
edukasi tetapi juga sebagai platform interaktif yang mendukung pertukaran pengetahuan secara efektif.
Gambar 1.1 Data Viewers Program Innovation Day
Sumber: Aset Innovation Day, 2024
Namun, meskipun Innovation Day telah berjalan dengan baik, tantangan baru muncul berupa penurunan jumlah
penonton secara signifikan pada tahun 2024. Berdasarkan data internal, penurunan ini menjadi indikasi perlunya
evaluasi strategi untuk menarik kembali minat audiens. Salah satu langkah yang direncanakan adalah memperbanyak
kategori tayangan edukasi, sejalan dengan arahan Direktur Human Capital Management Telkom untuk memperkuat
budaya edukasi dan inovasi di lingkungan perusahaan. Hal ini juga mendukung core values BUMN, yaitu AKHLAK,
yang mendorong pengembangan kompetensi karyawan melalui edukasi yang berkelanjutan (Astutik, 2021; Cakti,
2022).
Tema edukasi yang diusung dalam Innovation Day episode <Work Smarter, Not Harder: Setting Healthy
Workplace Boundaries= merupakan respons atas meningkatnya kebutuhan akan keseimbangan antara pekerjaan dan
kehidupan pribadi. Fenomena burnout yang semakin marak menjadi perhatian, terutama setelah pandemi, di mana
batasan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi kabur. Menurut Singh (2011), work-life balance adalah
konsep yang menekankan pentingnya menentukan prioritas yang seimbang antara tanggung jawab pekerjaan dan
kebutuhan pribadi. Oleh karena itu, tema ini dipandang relevan untuk memberikan solusi praktis dalam menjaga
keseimbangan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, acara ini tidak hanya dirancang sebagai sarana edukasi tetapi juga untuk mendorong
interaksi audiens melalui format live streaming yang lebih interaktif. Penggunaan platform seperti YouTube dan
microsite memungkinkan audiens untuk bertanya langsung kepada narasumber, berpartisipasi dalam kuis, dan
berinteraksi secara real-time. Menurut Perdana (2022), acara virtual memudahkan audiens untuk berinteraksi dari
berbagai lokasi secara efektif. Selain itu, penggunaan format live streaming juga didukung oleh data We Are Social
(2024) yang menunjukkan bahwa YouTube adalah aplikasi hiburan video paling populer secara global.
ISSN : 2355-9357
e-Proceeding of Management : Vol.12, No.2 April 2025 | Page 535
Gambar 1.2 Video Entertainment: Top Mobile Apps 2024
Sumber: We Are Social, 2024
Karya ini akan mengidentifikasi peran visual content creator live streaming dalam mendukung kelancaran acara
Innovation Day episode "Work Smarter, Not Harder: Setting Healthy Workplace Boundaries". Menurut Syahdan
(2022), visual content creator memiliki tanggung jawab penting dalam proses penyiaran, terutama di era digital, di
mana sensitivitas terhadap (...truncated)