Perancangan Desain Packaging dalam Meningkatkan Daya Tarik pada Kedai Mie Esha
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS)
Vol. 4 No. 2 September-Oktober 2025 Hal. 190-200
http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs.3676
ISSN : 2963-5802
Perancangan Desain Packaging dalam Meningkatkan Daya Tarik pada
Kedai Mie Esha
Dwi Fitriania, Ayyub Hamdanu Budi Nurmana MSb, Muhammad Sholikhanc
a
Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual, Universitas Sains dan Teknologi Komputer, Indonesia,
b
Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual, Universitas Sains dan Teknologi Komputer, Indonesia,
c
Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual, Universitas Sains dan Teknologi Komputer, Indonesia,
Abstract
The increasingly competitive culinary business requires entrepreneurs to focus not only on taste quality but also on visual
aspects such as packaging as an effective marketing strategy. This study aims to redesign the packaging of Kedai Mie Esha
to make it more attractive, informative, and reflective of a consistent brand identity. The research employs a Research and
Development (R&D) method with a qualitative approach, encompassing observation, interviews, SWOT analysis, design,
validation, revision, and product testing. Data were collected through direct interaction with the owner and field
observation. Findings reveal that the previous styrofoam packaging lacked visual appeal and brand identity. The redesigned
packaging, made from ivory paper and polypropylene for beverages, integrates visual elements such as the logo, warm color
tones, bold typography, and business contact information. The final design enhances visual appeal, strengthens brand image,
and improves promotional effectiveness across both offline and online platforms. The study implies that integrating aesthetic
and functional elements in packaging design plays a crucial role in increasing product value and expanding market reach,
especially for local culinary businesses.
Keywords: Brand Identity, Packaging Design, Product Attractiveness, Research and Development (R&D), Visual
Communication Design
Abstrak
Persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat menuntut pelaku usaha untuk tidak hanya mengandalkan kualitas rasa, tetapi
juga memperhatikan aspek visual seperti packaging sebagai strategi pemasaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk
merancang ulang desain packaging Kedai Mie Esha agar lebih menarik, informatif, dan mampu mencerminkan identitas
merek secara konsisten. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan
kualitatif yang melibatkan tahap observasi, wawancara, analisis SWOT, perancangan, validasi desain, revisi, serta uji coba
produk. Data diperoleh melalui interaksi langsung dengan pemilik kedai dan observasi lapangan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa packaging lama yang berbahan styrofoam dinilai kurang menarik dan tidak memiliki identitas visual
yang kuat. Melalui proses redesain menggunakan bahan ivory paper dan polypropylene untuk minuman, serta penerapan
elemen visual berupa logo, warna hangat, tipografi tegas, dan informasi kontak usaha, diperoleh hasil desain yang lebih
estetis dan komunikatif. Desain baru tidak hanya meningkatkan daya tarik produk secara visual, tetapi juga memperkuat
citra merek dan mendukung efektivitas promosi, baik secara offline maupun online. Implikasi penelitian ini menegaskan
pentingnya integrasi antara fungsi estetika dan fungsionalitas dalam desain packaging untuk meningkatkan nilai jual produk
serta memperluas jangkauan pasar usaha kuliner lokal.
Kata kunci: Daya Tarik Produk, Desain Komunikasi Visual, Identitas Packaging, Research and Development (R&D)
This work is licensed under Creative Commons Attribution License 4.0 CC-BY International license
PENDAHULUAN
Packaging memiliki peranan yang sangat penting dalam menghadapi persaingan bisnis kuliner yang
semakin ketat saat ini. Selain berfungsi sebagai pelindung dari risiko kerusakan (Pratama, 2023), packaging
yang efektif juga berperan dalam meningkatkan nilai jual dan promosi produk. Desain packaging yang menarik
dapat menciptakan kesan positif dan memperkuat citra produk di benak konsumen, sehingga berpengaruh
terhadap keputusan pembelian. Menurut (Nabila, 2023), packaging menjadi elemen penting yang dapat
meningkatkan daya saing di pasar kuliner yang dinamis. Oleh karena itu, packaging tidak hanya berfungsi secara
fungsional tetapi juga sebagai media komunikasi visual yang merepresentasikan identitas merek. Unsur estetika,
struktur, dan informasi yang dikemas secara tepat akan memperkuat persepsi positif konsumen terhadap produk.
Permasalahan yang dihadapi oleh Kedai Mie Esha adalah kurangnya daya tarik visual pada packaging
yang digunakan, karena packaging masih sederhana dan belum menampilkan identitas visual yang jelas.
Packaging yang berupa styrofoam hanya memenuhi fungsi pelindung tetapi belum mampu berperan sebagai
media promosi yang efektif (Mashadi, 2021). Kondisi ini menyebabkan produk sulit dibedakan dari pesaing dan
kurang menonjol di pasar. Menurut (Subadmin, 2020), desain packaging yang baik harus menyesuaikan antara
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol.04 No.02 September-Oktober 2025
190
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS)
Vol. 4 No. 2 September-Oktober 2025 Hal. 190-200
http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs.3676
ISSN : 2963-5802
bentuk, warna, dan segmen pasar yang dituju agar dapat mendukung citra dan nilai jual produk. Tanpa elemen
visual yang kuat, produk kehilangan karakter khasnya di mata konsumen. Hal ini menunjukkan urgensi
perancangan ulang packaging yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga fungsional dan komunikatif.
Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya penguatan identitas visual melalui desain packaging yang
lebih strategis dan inovatif. Elemen warna, bentuk, dan tipografi berperan penting dalam membangun kesan
pertama terhadap produk dan menentukan keputusan pembelian (Malešević, 2021). Desain yang sesuai dengan
karakter merek dapat menumbuhkan loyalitas konsumen dan memperluas pasar. Penelitian terdahulu juga
menegaskan bahwa desain packaging yang dianggap menarik mampu meningkatkan preferensi konsumen
(Frierson, 2022). Oleh karena itu, penelitian ini berupaya menjawab kebutuhan akan desain kemasan yang
mampu memadukan nilai estetika, fungsionalitas, dan identitas merek. Dengan demikian, kemasan bukan hanya
sekadar wadah, tetapi juga alat promosi visual yang efektif.
Penelitian sebelumnya memberikan kontribusi penting dalam memahami fungsi packaging bagi UMKM
di bidang kuliner. Penelitian oleh (Laduni, 2023) merancang desain kemasan untuk UKM “Cemilin Nih” agar
lebih menarik dan sesuai karakter produk. Selanjutnya, (Khodijah, 2024) mengembangkan kemasan manisan
mangga dengan metode Design Thinking untuk meningkatkan daya tarik visual dan nilai informasi. (Nabilah,
2023) melalui desain “Javasugar” menonjolkan identitas budaya lokal dalam kemasan modern, sedangkan
(Fajarani, 2024) menunjukkan peran kemasan dalam memperkuat digital branding. Dari kajian tersebut dapat
d (...truncated)