ANALISIS SISTEM SIRKULASI DAN TATA RUANG BERDASARKAN STANDAR DAN KONDISI PENGGUNA PADA PASAR PEDURUNGAN KOTA SEMARANG

Arsitekno, Oct 2025

Pasar memiliki kedudukan penting dalam siklus perekonomian, namun pasar tradisional sering terpinggirkan karena penataan ruang yang buruk dan kondisi lingkungan yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem sirkulasi dan tata ruang di Pasar Pedurungan Kota Semarang sebagai upaya evaluasi keberhasilan pasca renovasi. Penelitian ini terbagi dalam dua kategori yaitu menganalisis sistem sirkulasi dan tata ruang kemudian hasilnya digunakan sebagai bagian dalam mengeksplorasi desain layout pasar. Metode pengumpulan data meliputi observasi langsung aktivitas pengguna, pengukuran denah sirkulasi, dan dokumentasi foto eksisting. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, membandingkan kondisi eksisting dengan SNI 8152:2021 dan literatur pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan pola sirkulasi double loaded corridor eksisting mengakibatkan permasalahan kemacetan dan ketidaknyamanan pembeli akibat ketidakteraturan layout. Temuan lain adalah, kurangnya zonasi jelas antara area basah dan kering juga menyebabkan penyebaran bau dan kondisi kumuh. Temuan dari penelitian ini menunjukkan desain pasar tidak dapat lepas dari kemungkinan adanya perubahan praktik spasial yang berbeda sehingga kemungkinan perubahan tersebut harus bisa di skenariokan sebelum mendesain.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ojs.unimal.ac.id/arsitekno/article/download/21360/10160

ANALISIS SISTEM SIRKULASI DAN TATA RUANG BERDASARKAN STANDAR DAN KONDISI PENGGUNA PADA PASAR PEDURUNGAN KOTA SEMARANG

ARSITEKNO | VOL 12 NO 2 SEPTEMBER 2025 ANALISIS SISTEM SIRKULASI DAN TATA RUANG BERDASARKAN STANDAR DAN KONDISI PENGGUNA PADA PASAR PEDURUNGAN KOTA SEMARANG Nasheila Mutia Zanjabila1, Arnis Rochma Harani2* 1 Program Studi Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, email: 2 Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, email: ABSTRAK Pasar memiliki kedudukan penting dalam siklus perekonomian, namun pasar tradisional sering terpinggirkan karena penataan ruang yang buruk dan kondisi lingkungan yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem sirkulasi dan tata ruang di Pasar Pedurungan Kota Semarang sebagai upaya evaluasi keberhasilan pasca renovasi. Penelitian ini terbagi dalam dua kategori yaitu menganalisis sistem sirkulasi dan tata ruang kemudian hasilnya digunakan sebagai bagian dalam mengeksplorasi desain layout pasar. Metode pengumpulan data meliputi observasi langsung aktivitas pengguna, pengukuran denah sirkulasi, dan dokumentasi foto eksisting. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, membandingkan kondisi eksisting dengan SNI 8152:2021 dan literatur pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan pola sirkulasi double loaded corridor eksisting mengakibatkan permasalahan kemacetan dan ketidaknyamanan pembeli akibat ketidakteraturan layout. Temuan lain adalah, kurangnya zonasi jelas antara area basah dan kering juga menyebabkan penyebaran bau dan kondisi kumuh. Temuan dari penelitian ini menunjukkan desain pasar tidak dapat lepas dari kemungkinan adanya perubahan praktik spasial yang berbeda sehingga kemungkinan perubahan tersebut harus bisa di skenariokan sebelum mendesain. Kata kunci: Pasar, Sirkulasi, SNI 8152:2021, Tata Ruang, Zonasi -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Info Artikel: Dikirim: 2 April 2025; Revisi: 18 Juni 2025; Diterima: 1 Oktober 2025; Diterbitkan: 6 Oktober 2025 ©2025 The Author(s). Published by Arsitekno, Architecture Program, Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia under the Creative Commons Attribution 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/). -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 1. PENDAHULUAN Pasar memiliki kedudukan yang sangat penting dalam siklus perekonomian. Pasar adalah tempat sebagian besar kegiatan ekonomi terjadi. Konsep pasar menurut Kristiningtyas [1] pasar dianggap sebagai entitas yang memiliki ideologi, paradigma, nilai, standar, dan cara organisasi tertentu. Pedagang, pembeli, pemasok barang, dan organisasi adalah pelaku ekonomi pasar. Pasar adalah tempat pertemuan antara pedagang dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli, karena semua pembeli memiliki kebutuhan dan keinginan yang sama, yang dapat dipenuhi melalui pertukaran dan hubungan yang dimiliki pedagang. Jumlah dan kualitas kebutuhan pasar akan semakin meningkat seiring dengan kecepatan pertumbuhan populasi. Pasar digolongkan menjadi pasar modern dan pasar tradisional. Pasar tradisional seringkali terpinggirkan keberadaanya dikarenakan penataan ruang yang tidak tertata, fasilitas kurang memadai dan kondisi lingkungan yang buruk. Penataan ruang pasar harus diatur dengan sebaikbaiknya agar pedagang dan pembeli, sebagai pengguna utama pasar, merasa nyaman saat melakukan transaksi jual-beli [2]. Pemanfaatan ruang pasar harus diperhatikan mengingat kegiatan perdagangan identik dengan keramaian dan kepadatan. Hal tersebut ditimbulkan karena tidak adanya pengelompokan ruang pasar berdasarkan fungsinya sehingga mengakibatkan pedagang berjualan pada lokasi yang tidak PROGRAM STUDI ARSITEKTUR UNIVERSITAS MALIKUSSALEH |120| NASHEILA MUTIA ZANJABILA, ARNIS ROCHMA HARANI seharusnya. Pendataan pedagang yang tidak berjalan sehingga memunculkan pedagang musiman. Pedagang yang tidak terdata ini tidak memiliki kios berdagang sehingga memanfaatkan jalur sirkulasi berupa los-los, entrance pasar, area pinggir pasar, area parkir yang digunakan untuk berdagang. Maka, timbulnya kesan tidak teratur pada ruang dalam pasar. Permasalahan ini ditemukan pada salah satu pasar di Kota Semarang, Pasar Pedurungan Kota Semarang yang terletak di Jl. Fatmawati, Pedurungan Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Pasar Pedurungan berada pada kawasan padat penduduk dengan dikelilingi bangunan umum dan komersial dimana cenderung menjadi pusat keramaian. Pasar ini telah dilakukan revitalisasi, namun belum maksimal karena kurang meperhatikan tata ruang dan sirkulasi pasar tersebut. Evaluasi penataan dan pemanfaatan tata ruang dalam Pasar Pedurungan Kota Semarang untuk menciptakan kenyamanan pengguna pasar dengan memperlancar sirkulasi dagang, mengelompokkan area dagang, pencapaian menuju pasar seperti sirkulasi parkir kendaraan pengguna pasar dan sirkulasi bongkar-muat barang. Dalam menyusun penataan ruang perlu mengetahui kriteria dan faktor penunjang dengan pertimbangan pemenuhan standar dan karakteristik pengguna pasar. Diharapkan evaluasi serta rekomendasi penataan kembali area dagang pada Pasar Pedurungan Kota Semarang dapat mengurangi kemacetan sirkulasi dan memaksimalkan pemanfaatan ruang sesuai fungsinya. Penelitian ini dibatasi hanya dengan mengevaluasi dan mengoptimalisasi pemanfaatan tata ruang dalam pada lantai 1 dan 2 Pasar Pedurungan Kota Semarang dengan studi literatur dan observasi kondisi eksisiting. Penelitian ini berfokus pada rekomendasi desain tata ruang dalam pasar tanpa memasukkan perhitungan anggaran biaya desain yang direkomendasi. 2. METODE PENELITIAN 2.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Pasar Pedurungan adalah salah satu pasar wilayah di Kota Semarang tepatnya terletak di Jl. Fatmawati, Pedurungan Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Gambar 1). Orientasi Pasar mengarah ke barat dan berhadapan langsung dengan Jalan Raya Fatmawati. Pasar berorientasi ke arah barat dan berbatasan langsung dengan Jalan Raya. Pasar Pedurungan dibangun pada lahan seluas 2.823,63 m2 yang terdiri 2 lantai dengan total luas bangunan menjadi 5.647,26 m2. Pasar ini beroperasi aktif di pagi hingga siang hari dengan komoditi yang dijual sembako, bahan masakan, hasil bumi, dll. (a) (b) (c) (d) Gambar 1. Pasar Pedurungan Kota Semarang: (a) Lokasi pada Peta Kota Semarang (b) Lokasi pada Peta Online (c) Tampak Depan (d) Tampak Samping Sumber: (a) bappeda.semarangkota.go.id; (b) moovitapp.com; (c) (d) google maps, 2022 Pasar Pedurungan terletak di area padat penduduk dan dikelilingi dengan bangunan publik dan pusat keramaian seperti Kelurahan Pedurungan Kidul dan SD Negeri Pedurungan Kidul 02 di sebelah utara, dan Pinarak Homestay Syariah Pedurungan di sebelah selatan. Perumahan PROGRAM STUDI ARSITEKTUR UNIVERSITAS MALIKUSSALEH |121| ANALISIS SISTEM SIRKULASI TATA RUANG BERDASARKAN STANDAR DAN KONDISI PENGGUNA PADA PASAR PEDURUNGAN KOTA SEMARANG pendudu (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ojs.unimal.ac.id/arsitekno/article/download/21360/10160
Article home page: https://ojs.unimal.ac.id/arsitekno/article/view/21360/10160

Nasheila Mutia Zanjabila, Arnis Rochma Harani. ANALISIS SISTEM SIRKULASI DAN TATA RUANG BERDASARKAN STANDAR DAN KONDISI PENGGUNA PADA PASAR PEDURUNGAN KOTA SEMARANG, Arsitekno, 2025, pp. 120-130,