Konstruksi Brand Identity Produk Lokal: Studi Strategi Komunikasi Pemasaran Pemerintah Negeri Morella

Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, May 2026

Marketing communication strategy is an important element in business development, particularly in addressing the challenges of marketing local products. This study aims to examine the marketing communication strategies implemented by the Morella Village Government and Village-Owned Enterprises (BUMDES) in improving the marketing of Morella nutmeg juice products produced by local SMEs. The strategy was implemented through promotional mix activities to attract consumers both in Maluku and outside the region. This study employed a descriptive qualitative method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using the interactive analysis model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that the Morella Village Government and BUMDES implemented marketing communication strategies through collaboration with government agencies and regional organizations, as well as information technology-based marketing approaches. The marketing strategies covered product, price, place, and promotion aspects, including advertising, sales promotion, personal selling, direct marketing, and public relations. The implemented marketing communication strategies were considered effective in improving the marketing performance of Morella nutmeg juice products and were consistent with the concept of integrated marketing communication.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/download/4668/3627

Konstruksi Brand Identity Produk Lokal: Studi Strategi Komunikasi Pemasaran Pemerintah Negeri Morella

Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol. 4 No. 6 Mei-Juni 2026 Hal. 631-637 https://doi.org/10.62379/jishs.v4i6/4668 ISSN : 2963-5802 Konstruksi Brand Identity Produk Lokal: Studi Strategi Komunikasi Pemasaran Pemerintah Negeri Morella Vransisca Kissyaa, Alfonsa Renmaurb a Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Pattimura, b Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Pattimura, Submitted: 06-05-2026, Reviewed: 10-05-2026, Accepted: 18-05-2026 Abstrak Strategi komunikasi pemasaran merupakan salah satu unsur penting dalam pengembangan bisnis, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pemasaran produk lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Pemerintah Negeri Morella dan BUMDES dalam meningkatkan pemasaran produk UKM Jus Pala Morella. Strategi tersebut diterapkan melalui bauran promosi untuk menarik minat konsumen, baik di Maluku maupun di luar daerah Maluku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Negeri Morella dan BUMDES menerapkan strategi komunikasi pemasaran melalui kerja sama dengan instansi dan organisasi pemerintah daerah serta pemasaran berbasis teknologi informasi. Strategi pemasaran yang dilakukan mencakup aspek produk, harga, tempat, dan promosi, yang terdiri atas periklanan, promosi penjualan, penjualan pribadi, pemasaran langsung, dan hubungan masyarakat. Strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan dinilai mampu meningkatkan pemasaran produk Jus Pala Morella dan telah sesuai dengan konsep komunikasi pemasaran terpadu. Kata kunci: strategi komunikasi pemasaran, brand identity, UKM, jus pala Morella, bauran promosi. Abstract Marketing communication strategy is an important element in business development, particularly in addressing the challenges of marketing local products. This study aims to examine the marketing communication strategies implemented by the Morella Village Government and Village-Owned Enterprises (BUMDES) in improving the marketing of Morella nutmeg juice products produced by local SMEs. The strategy was implemented through promotional mix activities to attract consumers both in Maluku and outside the region. This study employed a descriptive qualitative method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using the interactive analysis model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that the Morella Village Government and BUMDES implemented marketing communication strategies through collaboration with government agencies and regional organizations, as well as information technology-based marketing approaches. The marketing strategies covered product, price, place, and promotion aspects, including advertising, sales promotion, personal selling, direct marketing, and public relations. The implemented marketing communication strategies were considered effective in improving the marketing performance of Morella nutmeg juice products and were consistent with the concept of integrated marketing communication. Keywords: marketing communication strategy, brand identity, SMEs, Morella nutmeg juice, promotional mix. This work is licensed under Creative Commons Attribution License 4.0 CC-BY International license PENDAHULUAN Strategi komunikasi pemasaran menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan usaha di era digital dan modernisasi. Perkembangan teknologi informasi mendorong pelaku usaha untuk tidak hanya fokus pada kualitas produk, tetapi juga membangun citra dan identitas merek (brand identity) agar mampu bersaing di pasar. Menurut Onong Uchjana Effendy (2018), strategi komunikasi merupakan perencanaan penyampaian pesan melalui berbagai unsur komunikasi agar pesan dapat diterima dan memengaruhi khalayak sesuai tujuan komunikasi. Dalam konteks pemasaran, strategi komunikasi berfungsi sebagai sarana membangun hubungan dengan konsumen sekaligus memperkuat identitas produk di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Perkembangan digitalisasi juga memengaruhi pola pemasaran produk lokal dan UMKM di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (2023), transformasi digital menjadi salah satu tantangan utama UMKM dalam memperluas pasar dan membangun identitas merek produk lokal. Pemanfaatan media digital dan komunikasi pemasaran terpadu dinilai mampu meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar nasional maupun internasional. Dalam hal ini, komunikasi pemasaran memiliki peran penting dalam memperkenalkan produk, membangun kepercayaan konsumen, serta menciptakan citra merek yang kuat. Menurut Philip Kotler dan Keller (2016), perusahaan harus berorientasi pada kebutuhan pelanggan agar mampu bertahan dalam persaingan pasar yang semakin kompetitif. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol.04 No. 06 Mei-Juni 2026 631 Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol. 4 No. 6 Mei-Juni 2026 Hal. 631-637 https://doi.org/10.62379/jishs.v4i6/4668 ISSN : 2963-5802 Konsep brand identity menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran karena berfungsi sebagai identitas pembeda suatu produk dengan produk lainnya. Menurut David Aaker (2014), brand identity merupakan seperangkat asosiasi merek yang dibangun untuk menciptakan citra tertentu di benak konsumen. Identitas merek yang kuat dapat meningkatkan nilai produk, loyalitas pelanggan, serta memperluas jangkauan pemasaran. Oleh karena itu, penguatan brand identity menjadi kebutuhan penting bagi pengembangan produk lokal berbasis potensi daerah. Salah satu produk lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah Jus Pala Morella yang berasal dari Negeri Morella, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Negeri Morella dikenal sebagai salah satu daerah penghasil pala (Myristica fragrans) yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi komoditas unggulan Maluku sejak lama. Sebagian besar masyarakat menggantungkan kehidupan ekonomi pada sektor pertanian dan hasil alam, sehingga pengembangan produk olahan pala menjadi bagian penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Produk Jus Pala Morella mulai dikembangkan sejak tahun 2008 oleh pelaku usaha lokal bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Produk ini telah memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan, serta sertifikasi halal Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain memiliki nilai ekonomi, Jus Pala Morella juga dikenal sebagai produk herbal yang memiliki manfaat kesehatan, seperti membantu melancarkan pencernaan, meningkatkan nafsu makan, dan menjaga kesehatan tubuh. Kondisi tersebut menjadikan Jus Pala Morella memiliki potensi sebagai identitas produk loka (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/download/4668/3627
Article home page: https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/view/4668/3627

Vransisca Kissya, Alfonsa Renmaur. Konstruksi Brand Identity Produk Lokal: Studi Strategi Komunikasi Pemasaran Pemerintah Negeri Morella, Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, 2026, pp. 631-637,