Analisis Unsur Intrinsik dalam Cerpen “Angin dari Gunung” Karya A.A. Navis

Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, Dec 2025

This study aims to analyze the intrinsic elements of the short story “Angin dari Gunung” by A.A. Navis using a structural approach. The research employs a qualitative descriptive method through close reading, note-taking, and textual analysis. The findings reveal that the main theme of the story centers on the protagonist’s psychological struggle when dealing with social pressure and the desire for personal tranquility. The internal conflict experienced by the protagonist is reflected through inner monologues and narrative descriptions that contrast the serenity of the mountain with his emotional restlessness. The mountain setting functions symbolically as a space of quiet contemplation, yet it highlights the protagonist’s inability to escape his internal burdens. The progressive plot illustrates the character’s psychological development toward the realization that physical escape cannot resolve inner turmoil. This study concludes that the intrinsic elements—theme, characters, plot, setting, and conflict—work cohesively to construct the story’s overall meaning. Each element supports the narrative structure and reinforces the message regarding self-awareness, acceptance, and the complexity of human emotional experience.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/download/3956/2973

Analisis Unsur Intrinsik dalam Cerpen “Angin dari Gunung” Karya A.A. Navis

Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS)ISSN : 2963-5802 Vol. 4 No. 3 (2025): November – Desember Hal. 344-348 http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs Analisis Unsur Intrinsik dalam Cerpen “Angin dari Gunung” Karya A.A. Navis Tiara Zalma Prasiska1, Abdurahman2 12 Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang, , Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur intrinsik dalam cerpen “Angin dari Gunung” karya A.A. Navis dengan menggunakan pendekatan struktural. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa pembacaan intensif, pencatatan, dan analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema cerita berfokus pada pergulatan batin tokoh utama yang menghadapi tekanan sosial serta kebutuhan akan ketenangan pribadi. Tokoh utama mengalami konflik internal yang ditunjukkan melalui monolog batin dan deskripsi suasana yang kontras antara keteduhan gunung dan kegelisahan psikologisnya. Latar gunung berfungsi sebagai simbol keteduhan yang dapat memicu refleksi mendalam. Alur maju mengungkap perkembangan psikologis tokoh dalam menyadari bahwa pelarian fisik tidak dapat menghilangkan tekanan batin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa seluruh unsur intrinsik dalam cerpen saling terkait dan berperan penting dalam membentuk makna keseluruhan cerita. Kata Kunci: cerpen, unsur intrinsik, A.A. Navis, konflik batin, analisis structural Abstract This study aims to analyze the intrinsic elements of the short story “Angin dari Gunung” by A.A. Navis using a structural approach. The research employs a qualitative descriptive method through close reading, note-taking, and textual analysis. The findings reveal that the main theme of the story centers on the protagonist’s psychological struggle when dealing with social pressure and the desire for personal tranquility. The internal conflict experienced by the protagonist is reflected through inner monologues and narrative descriptions that contrast the serenity of the mountain with his emotional restlessness. The mountain setting functions symbolically as a space of quiet contemplation, yet it highlights the protagonist’s inability to escape his internal burdens. The progressive plot illustrates the character’s psychological development toward the realization that physical escape cannot resolve inner turmoil. This study concludes that the intrinsic elements—theme, characters, plot, setting, and conflict—work cohesively to construct the story’s overall meaning. Each element supports the narrative structure and reinforces the message regarding self-awareness, acceptance, and the complexity of human emotional experience. Keywords: short story, intrinsic elements, A.A. Navis, internal conflict, structural analysis This work is licensed under Creative Commons Attribution License 4.0 CC-BY International license PENDAHULUAN Cerpen merupakan salah satu bentuk karya sastra yang mampu merepresentasikan persoalan kehidupan manusia melalui peristiwa-peristiwa yang padat, fokus, dan sarat makna. Dalam kajian sastra, cerpen sering dijadikan objek penelitian karena strukturnya yang ringkas memungkinkan analisis yang lebih mendalam terhadap unsur-unsur pembangunnya. Salah satu cerpen Indonesia yang penting untuk dikaji ialah “Angin dari Gunung” karya A.A. Navis. Cerpen ini tidak hanya menampilkan konflik psikologis tokoh, tetapi juga menggambarkan relasi antara manusia, lingkungan, dan beban sosial yang melekat pada kehidupan bermasyarakat. Permasalahan utama dalam cerpen ini terletak pada pergulatan batin tokoh utama yang berusaha mencari ketenangan di tengah tekanan sosial dan moral yang terus mengikuti dirinya. Tokoh utama digambarkan berusaha menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan dengan pergi ke gunung, sebuah tempat yang secara simbolis diasosiasikan dengan kesunyian, keteduhan, dan ruang kontemplasi. Namun, meskipun secara fisik berada di tempat yang tenang, tokoh tetap tidak dapat melarikan diri dari kegelisahan batinnya. Fenomena ini menunjukkan bahwa akar permasalahan bukan terletak pada lingkungan luar, tetapi pada konflik internal yang belum terselesaikan. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami bagaimana unsur intrinsik cerpen bekerja secara terpadu dalam membangun makna cerita. Sebagai karya sastra yang kaya simbol dan ironi, cerpen “Angin dari Gunung” membutuhkan pendekatan struktural agar keterkaitan antarunsur seperti tema, tokoh, alur, latar, gaya bahasa, dan konflik dapat dianalisis secara komprehensif. Rasionalisasi penelitian ini berangkat dari pemikiran bahwa pemahaman terhadap struktur cerpen akan memberikan gambaran lebih luas mengenai pesan moral dan refleksi kehidupan yang ingin disampaikan pengarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis hubungan antarunsur intrinsik dalam cerpen “Angin dari Gunung” sehingga diperoleh gambaran utuh mengenai struktur dan makna yang dibangun oleh A.A. Navis. Analisis dilakukan melalui pendekatan struktural dengan membaca teks sebagai totalitas yang unsur-unsurnya saling berhubungan. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol. 4 No. 3 (2025): November – Desember 344 Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS)ISSN : 2963-5802 Vol. 4 No. 3 (2025): November – Desember Hal. 344-348 http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs Tinjauan pustaka yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada teori struktural yang dikemukakan oleh Teeuw (1984), Nurgiyantoro (2010), dan Stanton (2012), yang menyatakan bahwa karya sastra merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari hubungan antarunsur pembentuknya. Selain itu, literatur mengenai unsur intrinsik seperti tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, dan konflik juga menjadi dasar dalam melakukan analisis. Walaupun penelitian ini bersifat kualitatif dan tidak memerlukan hipotesis formal, analisis tetap diarahkan oleh asumsi bahwa makna cerita dapat dipahami melalui interaksi antarunsur intrinsik yang menyusunnya. Dengan demikian, bagian pendahuluan ini menjadi landasan untuk mengkaji lebih jauh struktur naratif cerpen “Angin dari Gunung” melalui analisis intrinsik yang sistematis, mendalam, dan sesuai kaidah penelitian sastra. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif karena objek kajian berupa teks sastra yang dianalisis melalui interpretasi makna. Metode ini dipilih untuk menggambarkan secara mendalam unsur intrinsik yang membangun cerpen “Angin dari Gunung” karya A.A. Navis. Pendekatan kualitatif memungkinkan peneliti mengungkap struktur makna teks secara luas dan menyeluruh tanpa melibatkan pengukuran numerik atau perhitungan statistik. 1. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural. Pendekatan struktural berasumsi bahwa karya sastra merupakan totalitas yang unsur-unsurnya saling berkaitan secara erat. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, mengkaji, dan mendeskrip (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/download/3956/2973
Article home page: https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/view/3956/2973

Tiara Zalma Prasiska, Abdurahman Abdurahman. Analisis Unsur Intrinsik dalam Cerpen “Angin dari Gunung” Karya A.A. Navis, Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, 2025, pp. 344-348,