Pengaruh Perilaku Enterpreneur Dan Keaktifan Berorganisasi Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Manajemen Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS)
Vol. 3 No. 6 Mei – Juni 2025 Hal. 1013-1017
http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs
ISSN :2963-5802
Pengaruh Perilaku Enterpreneur Dan Keaktifan Berorganisasi
Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Manajemen Dakwah
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Rossa Yuliantia, Emi Puspitab
a
Program Studi Manajemen Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
email : ,
Abstrk
Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku entrepreneur terhadap kesiapan kerja mahasiswa
Manajemen Dakwah angkatan 2020 di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, pengaruh keaktifan
berorganisasi terhadap kesiapan kerja mahasiswa Manajemen Dakwah angkatan 2020 di Universitas Islam Negeri Raden
Fatah dan pengaruh perilaku entrepreneur dan keaktifan berorganisasi secara bersama-sama terhadap kesiapan kerja
mahasiswa Manajemen Dakwah angkatan 2020 di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Jenis penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan
yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner dan dokumentasi. Pengambilan sampel ini dilakukan dengan Teknik
sampling, yaitu teknik pengambilan sampel Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi Manajemen
Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang angkatan 2020 berjumlah 103 mahasiswa yang aktif, sebab
angkatan tersebut yang sebentar lagi akan menghadapi tantangan dunia kerja. Teknik analisis yang digunakan dalam
penelitian ini teknik analisi kuantitatif dengan uji validitas, uji reliabilitas, usi asumsi klasik (uji normalitas data, uji
multikolinieritas, uji heteroskedastisitas), dan uji hipotesis (uji regresi linear berganda, uji persial, uji statistik F). Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa Ada Pengaruh yang signifikan dan postif dari variabel perilaku entrepreneur terhadap
kesiapan kerja. Ada pengaruh yang signifikan dan positif dari variable keaktifan berorganisasi terhadap kesiapan kerja.
Berdasarkan hasil pengujian uji t menunjukkan t hitung > dari t tabel (2,042 > 1,677), Maka Ha diterima dan H0 ditolak
hasil ini menunjukan terdapat pengaruh antara Keaktifan berorganisasi terhadap Kesiapan Kerja. Perilaku entrepreneur
dan keaktifan berorganisasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa..
Keywords : Perilaku entrepreneur, keaktifan organisasi dan kesiapan kerja
This work is licensed under Creative Commons Attribution License 4.0 CC-BY International license
PENDAHULUAN
Pada beberapa tahun terakhir, dunia kerja telah mengalami perubahan yang cepat dan kompleks.
Perusahaan-perusahaan kini menghadapi tantangan baru yang membutuhkan karyawan yang tidak hanya
memiliki keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kesiapan kerja yang tinggi. Seiring dengan itu, pendidikan
tinggi juga harus menyesuaikan diri dengan tuntutan itu, menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan
dunia kerja. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pembentukan kesiapan kerja mahasiswa adalah
perilaku entreprenuer.
Perilaku entreprenuer adalah orang-orang yang memiliki kemampuan melihat dan menilai kesempatan
bisnis, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat, mengambil
keuntungan serta memiliki sifat, watak dan kemauan untuk mewujudkan gagasan inovatif kedalam dunia nyata
serta dalam rangkah meraih sukses/meningkatkan pendapatan.1Unruk membangun jiwa entreprenuer hal yang
bisa diupayakan yaitu dengan keaktifan berorganisasi.
Keaktifan berorganisasi adalah kesibukan dalam mengikutikegiatan yang dilaksanakan organisasi sesuai
tujuan yang telah disepakati, keaktifan berorganisasi di perguruan tinggi dapat membentuk soft skills, seperti
kepemimpinan, kerja sama tim dan komunikasiyang juga diperlukan di dunia kerja atau dalam kata lain
merupakan bagian dari kesiapan kerja.
Kesiapan kerja. Menurut Djaali, adalah “suatu kemampuan seseorang untuk menyelesaikan pekerjaan
sesuai dengan ketentuan, tanpa mengalami kesulitan, hambatan, hasil yang maksimal, dengan target yang telah
ditentukan dan dilakukan secara hemat waktu dan biaya (Efesien).2 Kesiapan kerja dapat dipandang sebagai
karakteristik berupa kematangan yang diperoleh seseorang dari pengalaman belajar mencakup aspek
pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk melakukan aktivitas atau pekerjaan tertentu.
Melalui observasi awal tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan kerja, yang berhasil
mengumpulkan beberapa faktor yang menjadi kendala bagi mahasiswa, telah dikelompoklam menjadi 4
kelompok sesuai variabel: Aktif entreprenuer = 85,7%, tidak aktif entreprenuer = 14,3%, aktif organisasi =
28,6%, tidak aktif organisasi = 71,4%. Dan dari lima faktor yang mempengaruhi kesiapan kerja ada tiga faktor
yang menjadi kendala mahasiswa saat ini, tiga faktor tersebut belum mereka dapatkan semasa kuliah, yaitu
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol. 3 No. 6 Mei – Juni 2025
1013
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS)
Vol. 3 No. 6 Mei – Juni 2025 Hal. 1013-1017
http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs
ISSN :2963-5802
sebagai berikut: Pendidikan dan pelatihan 83,3%, pengalaman kerja 100%, kopetensi dan keterampilan 83,3%,
sikap dan mentalitas kerja 66,7%, pengetahuan tentang industri dan profesi 100%. Dengan demikian, maka
kewirausahaan (entrepreneur) dan berorganisasi merupakan dua modal pokok dalam membentuk kesiapan
kerja mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja.
Dalam hal ini perilaku kewirausahaan (entrepreneur) diharapkan mampu membuka pola fikir, pola
bersikap serta pola bertindak mahasiswa dan keaktifan berorganisasi diharapkan dapat memberikan
pengalaman, sehingga dapat mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan persaingan dunia kerja,
setelah lulus dari pendidikan yang ditempuh oleh mahasiswa. Untuk itu diharapkan penelitian ini dapat
memberikan rekomendasi dan saran bagi universitas dan pihak terkait dalam pengembangan kurikulum,
pengajaran, dan program pengembangan mahasiswa, sehingga dapat meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa
Manajemen Dakwah dalam mempersiapkan mereka untuk menghadapi dunia kerja dengan kompetensi yang
relevan dan sesuai dengan kebutuhan zaman.
Berdasarkan pemaparan di atas peneliti tertarik melakukan penelitian terhadap mahasiswa program studi
Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
dengan judul penelitian “Pengaruh perilaku entrepreneur dan keaktifan berorganisasi terhadap kesiapan kerja
Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu pendekatan yang bertujuan untuk menguji
hipotesis melalui pengumpulan data dari populasi atau sampel tertentu menggunakan instrumen penelitian,
kemudian dianalisis secara statistik. Jenis penelitian yang digunakan adalah asosiatif, yaitu penelitian yang
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara d (...truncated)