TARI JAPIN HARAPAN SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN TAMU DI KABUPATEN TAPIN KALIMANTAN SELATAN

Gesture: Jurnal Seni Tari, Apr 2024

Tari Japin Harapan adalah tari penyambutan atau tari selamat datang yang berasal dari Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui mengenai sejarah, fungsi, musik iringan, makna dan ragam gerak Tari Japin Harapan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu, pengumpulan data tertulis berupa studi pustaka dengan cara membaca buku, jurnal, website. Selanjutnya teknik pengumpulan data lapangan yaitu berupa wawancara dengan narasumber secara daring dan tatap muka. Hasil penelitian ini memperoleh beberapa informasi bahwa Tari Japin Harapan pertama kali ditarikan pada 30 November 2021 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Tapin. Tari ini memiliki beberapa fungsi selain sebagai upacara penyambutan, di antaranya yaitu sebagai hiburan dan sarana pendidikan budaya. Makna dari Tari Japin Harapan tergambar pada gerak dan musik iringannya. Gerak pada Tari Japin Harapan ini juga menggambarkan kebiasaan warga setempat di Desa Hiyung dengan kegiatan memetik hasil panen cabai Hiyung yang menjadi kebanggan Kabupaten Tapin. Dalam bait lirik lagu yang menjadi musik iringan Tari Japin Harapan menceritakan tentang pariwisata dan keanekaragaman seni dan budaya yang ada di Kabupaten Tapin.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/gesture/article/download/57243/pdf

TARI JAPIN HARAPAN SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN TAMU DI KABUPATEN TAPIN KALIMANTAN SELATAN

Gesture: Jurnal Seni Tari Vol 13, No. 1, (2024), 138-149 ISSN 2301-5799 (print) | 2599-2864 (online) https://doi.org/10.24114/gjst.v13i1.57243 Available online :https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/gesture TARI JAPIN HARAPAN SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN TAMU DI KABUPATEN TAPIN KALIMANTAN SELATAN Muhammad Nashih1*, Saparius Ferdianto2 1 Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Indonesia 2 Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Indonesia *Corresponding Author 1 2 How to cite: Muhammad Nashih*, Saparius Ferdianto. (2024). Tari Japin Harapan Sebagai Tari Penyambutan Tamu di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan. Gesture: Jurnal Seni Tari, Vol 13(1): 138-149 KATA KUNCI ABSTRAK Tari Japin, Tari Tari Japin Harapan adalah tari penyambutan atau tari selamat datang yang berasal Penyambutan, dari Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui Japin Harapan, mengenai sejarah, fungsi, musik iringan, makna dan ragam gerak Tari Japin Tari Kalimantan Harapan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu, pengumpulan data tertulis berupa studi pustaka dengan cara membaca buku, jurnal, website. Selanjutnya teknik pengumpulan data lapangan yaitu berupa wawancara dengan narasumber secara daring dan tatap muka. Hasil penelitian ini memperoleh beberapa informasi bahwa Tari Japin Harapan pertama kali ditarikan pada 30 November 2021 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Tapin. Tari ini memiliki beberapa fungsi selain sebagai upacara penyambutan, di antaranya yaitu sebagai hiburan dan sarana pendidikan budaya. Makna dari Tari Japin Harapan tergambar pada gerak dan musik iringannya. Gerak pada Tari Japin Harapan ini juga menggambarkan kebiasaan warga setempat di Desa Hiyung dengan kegiatan memetik hasil panen cabai Hiyung yang menjadi kebanggan Kabupaten Tapin. Dalam bait lirik lagu yang menjadi musik iringan Tari Japin Harapan menceritakan tentang pariwisata dan keanekaragaman seni dan budaya yang ada di Kabupaten Tapin. KEYWORDS ABSTRACT Japin Harapan Dance is a welcome dance from Tapin Regency, South Kalimantan. This research aims to discover the history, function, musical accompaniment, meaning, and variety of movements of the Japin Harapan Dance. The method used in this research is the descriptive qualitative method. The data collection techniques are carried out in two ways: written data collection in the form of literature studies by reading books, journals, and websites. Furthermore, the field data collection technique involves interviews with sources online and face-to-face. The results of this study obtained some information that the Japin Harapan Dance was first danced on 30 November 2021 to coincide with the birthday of Tapin Regency. This dance has several functions besides being a welcoming ceremony, including entertainment and cultural education. The significance of the Japin Harapan dance is reflected in its movements and musical accompaniment. The movements in this Japin Harapan Dance also describe the habits of the people of Hiyung Village, such as picking Hiyung chillies, which is the pride of the Tapin Regency. The lyrics of the song, which became the musical accompaniment of the Japin Harapan Dance, tell about tourism and the diversity of arts and culture in Tapin Regency. 138 Japin Dance, Welcoming Dance, Japin Harapan, Kalimantan Dance This is an open access article under the CC– BY-SA license Gesture: Jurnal Seni Tari Vol 13, No. 1, (2024), 138-149 ISSN 2301-5799 (print) | 2599-2864 (online) https://doi.org/10.24114/gjst.v13i1.57243 Available online :https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/gesture PENDAHULUAN Kehidupan setiap manusia tentunya tidak terlepas dan selalu berdampingan dengan kebudayaan. Menurut Lawolo (2022) dijelaskan bahwa “Munculnya sebuah kebudayaan itu diyakini dari tumbuh dan berkembangnya suatu perilaku masyarakat itu sendiri, yang terbentuk melalui proses perjalanan panjang dari sebuah peristiwa-peristiwa keadaan dan budaya yang melekat pada masyarakat tertentu”. Dapat dikatakan bahwasannya kebudayaan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat, namun eratnya hubungan antara kebudayaan dengan masyarakat menjadikan kebudayaan tersebut sebagai suatu persoalan penting bagi masyarakat itu sendiri. Kebudayaan merupakan akumulasi pengetahuan yang dilakukan manusia sebagai makhluk sosial untuk memahami lingkungan dan pengalaman yang menjadi pedoman perilaku dalam kehidupan (Mursito & Lestari, 2023) Kebudayaan tentunya menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga, karena perubahan budaya menyebabkan perubahan pola pikir, gaya hidup dan budaya masyarakat yang berdampak pada perubahan kearifan lokal, sehingga kearifan lokal mulai ditinggalkan (Setyaningrum, 2017). Dalam hal ini, penulis tertarik untuk mengangkat sebuah kebudayaan berbentuk tari yang berada di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Kebudayaan tari yang ada di kabupaten tersebut bernama Tari Japin Harapan. Tarian merupakan sarana ekspresi diri dan komunikasi antara seniman dan penontonnya. Melalui tari dapat terlihat suatu identitas daerah (Mursito & Lestari, 2023). Pada dasarnya, sebuah tarian lahir dalam sebuah kebudayaan yang dipengaruhi faktor-faktor sehingga memiliki pakempakem yang tak bisa diubah. Namun seiring berjalannya waktu, kesenian serta kebudayaan terus mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan peradaban yang melatarbelakanginya. Seiring perubahan dan perkembangan pola pikir dan pengetahuan masyarakat pendukungnya, maka hal hal tersebut pun ikut berubah dan berkembang (Lawolo, 2022). Tari Japin Harapan merupakan sebuah tarian yang lahir dan tercipta berdasarkan gerak-gerak tari tradisi yang diolah dan dikembangkan oleh beberapa masyarakat Kabupaten Tapin. Dalam hal ini, Kabupaten Tapin memiliki potensi kebudayaan yang menarik untuk dikaji, karena dalam perkembangannya masyarakat dan pelaku seninya sangat menjaga adat istiadat dan kebudayaan aslinya dengan menciptakan sebuah karya baru yang tidak menghilangkan esensi dari keaslian karya tersebut. Kabupaten Tapin atau yang dikenal dengan kota lumbung seni di Kalimantan Selatan menyimpan beraneka ragam adat dan budaya di dalamnya. Beragam seni dan budaya di Kabupaten Tapin dapat mendorong para pelaku seni untuk menciptakan karya melalui sebuah pengamatan dari fenomena sosial budaya, yang kemudian dapat menimbulkan ide gagasan baru untuk menciptakan suatu karya seni dengan maksud dan tujuan tertentu. Salah satu karya yang tercipta adalah seni “Tari Japin Harapan” yang diperuntukkan sebagai tari penyambutan tamu di Kabupaten Tapin. Komposisi Muhammad Nashih1, Saparius Ferdianto2. Tari Japin Harapan Sebagai Tari Penyambutan Tamu di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan 139 Gesture: Jurnal Seni Tari Vol 13, No. 1, (2024), 138-149 ISSN 2301-5799 (print) | 2599-2864 (online) https://doi.org/1 (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/gesture/article/download/57243/pdf
Article home page: https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/gesture/article/view/57243/pdf

Nashih Muhammad, Saparius Ferdianto. TARI JAPIN HARAPAN SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN TAMU DI KABUPATEN TAPIN KALIMANTAN SELATAN, Gesture: Jurnal Seni Tari, 2024, pp. 138-149,