TARI JAPIN HARAPAN SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN TAMU DI KABUPATEN TAPIN KALIMANTAN SELATAN
Gesture: Jurnal Seni Tari
Vol 13, No. 1, (2024), 138-149
ISSN 2301-5799 (print) | 2599-2864 (online)
https://doi.org/10.24114/gjst.v13i1.57243
Available online :https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/gesture
TARI JAPIN HARAPAN SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN TAMU DI
KABUPATEN TAPIN KALIMANTAN SELATAN
Muhammad Nashih1*, Saparius Ferdianto2
1
Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Indonesia
2
Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Indonesia
*Corresponding Author
1
2
How to cite: Muhammad Nashih*, Saparius Ferdianto. (2024). Tari Japin Harapan Sebagai Tari Penyambutan
Tamu di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan. Gesture: Jurnal Seni Tari, Vol 13(1): 138-149
KATA KUNCI
ABSTRAK
Tari Japin, Tari
Tari Japin Harapan adalah tari penyambutan atau tari selamat datang yang berasal
Penyambutan,
dari Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui
Japin Harapan,
mengenai sejarah, fungsi, musik iringan, makna dan ragam gerak Tari Japin
Tari Kalimantan
Harapan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif
kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu,
pengumpulan data tertulis berupa studi pustaka dengan cara membaca buku,
jurnal, website. Selanjutnya teknik pengumpulan data lapangan yaitu berupa
wawancara dengan narasumber secara daring dan tatap muka. Hasil penelitian ini
memperoleh beberapa informasi bahwa Tari Japin Harapan pertama kali ditarikan
pada 30 November 2021 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Tapin.
Tari ini memiliki beberapa fungsi selain sebagai upacara penyambutan, di
antaranya yaitu sebagai hiburan dan sarana pendidikan budaya. Makna dari Tari
Japin Harapan tergambar pada gerak dan musik iringannya. Gerak pada Tari Japin
Harapan ini juga menggambarkan kebiasaan warga setempat di Desa Hiyung
dengan kegiatan memetik hasil panen cabai Hiyung yang menjadi kebanggan
Kabupaten Tapin. Dalam bait lirik lagu yang menjadi musik iringan Tari Japin
Harapan menceritakan tentang pariwisata dan keanekaragaman seni dan budaya
yang ada di Kabupaten Tapin.
KEYWORDS
ABSTRACT
Japin Harapan Dance is a welcome dance from Tapin Regency, South
Kalimantan. This research aims to discover the history, function, musical
accompaniment, meaning, and variety of movements of the Japin Harapan Dance.
The method used in this research is the descriptive qualitative method. The data
collection techniques are carried out in two ways: written data collection in the
form of literature studies by reading books, journals, and websites. Furthermore,
the field data collection technique involves interviews with sources online and
face-to-face. The results of this study obtained some information that the Japin
Harapan Dance was first danced on 30 November 2021 to coincide with the
birthday of Tapin Regency. This dance has several functions besides being a
welcoming ceremony, including entertainment and cultural education. The
significance of the Japin Harapan dance is reflected in its movements and musical
accompaniment. The movements in this Japin Harapan Dance also describe the
habits of the people of Hiyung Village, such as picking Hiyung chillies, which is
the pride of the Tapin Regency. The lyrics of the song, which became the musical
accompaniment of the Japin Harapan Dance, tell about tourism and the diversity
of arts and culture in Tapin Regency.
138
Japin Dance,
Welcoming
Dance, Japin
Harapan,
Kalimantan
Dance
This is an open
access article
under the CC–
BY-SA license
Gesture: Jurnal Seni Tari
Vol 13, No. 1, (2024), 138-149
ISSN 2301-5799 (print) | 2599-2864 (online)
https://doi.org/10.24114/gjst.v13i1.57243
Available online :https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/gesture
PENDAHULUAN
Kehidupan setiap manusia tentunya tidak terlepas dan selalu berdampingan dengan
kebudayaan. Menurut Lawolo (2022) dijelaskan bahwa “Munculnya sebuah kebudayaan itu diyakini
dari tumbuh dan berkembangnya suatu perilaku masyarakat itu sendiri, yang terbentuk melalui proses
perjalanan panjang dari sebuah peristiwa-peristiwa keadaan dan budaya yang melekat pada
masyarakat tertentu”. Dapat dikatakan bahwasannya kebudayaan tidak dapat dipisahkan dari
kehidupan masyarakat, namun eratnya hubungan antara kebudayaan dengan masyarakat menjadikan
kebudayaan tersebut sebagai suatu persoalan penting bagi masyarakat itu sendiri. Kebudayaan
merupakan akumulasi pengetahuan yang dilakukan manusia sebagai makhluk sosial untuk
memahami lingkungan dan pengalaman yang menjadi pedoman perilaku dalam kehidupan (Mursito
& Lestari, 2023)
Kebudayaan tentunya menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga, karena perubahan
budaya menyebabkan perubahan pola pikir, gaya hidup dan budaya masyarakat yang berdampak
pada perubahan kearifan lokal, sehingga kearifan lokal mulai ditinggalkan (Setyaningrum, 2017).
Dalam hal ini, penulis tertarik untuk mengangkat sebuah kebudayaan berbentuk tari yang berada di
Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Kebudayaan tari yang ada di kabupaten tersebut bernama Tari
Japin Harapan.
Tarian merupakan sarana ekspresi diri dan komunikasi antara seniman dan penontonnya.
Melalui tari dapat terlihat suatu identitas daerah (Mursito & Lestari, 2023). Pada dasarnya, sebuah
tarian lahir dalam sebuah kebudayaan yang dipengaruhi faktor-faktor sehingga memiliki pakempakem yang tak bisa diubah. Namun seiring berjalannya waktu, kesenian serta kebudayaan terus
mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan peradaban yang melatarbelakanginya. Seiring
perubahan dan perkembangan pola pikir dan pengetahuan masyarakat pendukungnya, maka hal hal
tersebut pun ikut berubah dan berkembang (Lawolo, 2022). Tari Japin Harapan merupakan sebuah
tarian yang lahir dan tercipta berdasarkan gerak-gerak tari tradisi yang diolah dan dikembangkan
oleh beberapa masyarakat Kabupaten Tapin. Dalam hal ini, Kabupaten Tapin memiliki potensi
kebudayaan yang menarik untuk dikaji, karena dalam perkembangannya masyarakat dan pelaku
seninya sangat menjaga adat istiadat dan kebudayaan aslinya dengan menciptakan sebuah karya baru
yang tidak menghilangkan esensi dari keaslian karya tersebut.
Kabupaten Tapin atau yang dikenal dengan kota lumbung seni di Kalimantan Selatan
menyimpan beraneka ragam adat dan budaya di dalamnya. Beragam seni dan budaya di Kabupaten
Tapin dapat mendorong para pelaku seni untuk menciptakan karya melalui sebuah pengamatan dari
fenomena sosial budaya, yang kemudian dapat menimbulkan ide gagasan baru untuk menciptakan
suatu karya seni dengan maksud dan tujuan tertentu. Salah satu karya yang tercipta adalah seni “Tari
Japin Harapan” yang diperuntukkan sebagai tari penyambutan tamu di Kabupaten Tapin. Komposisi
Muhammad Nashih1, Saparius Ferdianto2. Tari Japin Harapan Sebagai Tari Penyambutan Tamu di
Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan
139
Gesture: Jurnal Seni Tari
Vol 13, No. 1, (2024), 138-149
ISSN 2301-5799 (print) | 2599-2864 (online)
https://doi.org/1 (...truncated)